F1: Bottas Akhiri Puasa Kemenangan Setahun di GP Turki 2021, Verstappen Pimpin Lagi Klasemen

Bottas Turki

ISTANBUL, Carvaganza – Seperti edisi tahun lalu, Grand Prix Turki 2021 kembali berlangsung dalam kondisi trek basah karena guyuran hujan. Selain melanjutkan persaingan kejuaraan antara Max Verstappen dan Lewis Hamilton, Turki juga menjadi tempat Valtteri Bottas kembali ke podium teratas. Bottas sukses meraih kemenangan kembali setelah satu tahun lamanya.

Pada balapan pengganti Grand Prix Jepang di kalender Formula 1 musim ini, bottas tampil cukup dominan untuk memastikan tidak ada pembalap lain yang finish di depannya. Kemenangan diraihnya setelah start dari pole position, di depan Verstappen dan Charles Leclerc. Bottas diberkahi posisi start terdepan setelah Hamilton yang tercepat di kualifikasi mendapat penalti turun 10 posisi karena mengganti mesin baru.

Start balapan mulus, Bottas mempertahankan posisi pertama di depan Verstappen dan Leclerc. Namun di tikungan pertama, tiga pembalap memperebutkan posisi keempat yaitu Sergio Perez, Pierre Gasly dan Fernando Alonso. Gasly yang berada di tengah harus menghindari Perez di sisi dalam, yang kemudian menyenggol Alonso di sisi luarnya. Alonso pun melintir dan harus kehilangan banyak posisi setelah hasil kualifikasi terbaiknya sejak 2014.

GP Turki

Hamilton di awal balapan tampil cukup agresif untuk bisa segera mengejar ketertinggalannya dari Verstappen. Di lap pertama, dua posisi berhasil diraih Hamilton, dengan menyalip Sebastian Vettel setelah melintirnya Alonso. Start dari posisi ke-11, Hamilton mengakhiri lap pertama di posisi 9.

Baca Juga: Ferrari SF90 Spider Hadir di Indonesia, Supercar Convertible Terkencang

Agresi Hamilton sempat tertahan oleh aksi bertahan Yuki Tsunoda untuk posisi ke-8 selama beberapa lap. Setelah membaca gaya membalap sang rookie dari belakangnya, Hamilton akhirnya menemukan celah dan menyalip di lap 9. Sementara itu, Carlos Sainz yang juga start dari belakang (19) karena penalti ganti mesin, mempertunjukkan banyak aksi menyalip para pembalap di depannya. Aksi Sainz paling mencuri perhatian ketika melakukan late braking untuk menyalip Sebastian Vettel di lap 13, untuk posisi ke-10.

Tidak banyak aksi ditunjukkan oleh penghuni tiga besar, meski terpisah dengan jarak yang tidak terbilang jauh. Hamilton berhasil menembus lima besar dengan menyalip Gasly di lap 15, semakin mendekat ke persaingan baris depan.

Jelang paruh kedua balapan, Bottas mantap memimpin meski sempat hampir melintir di tikungan 1 Sirkuit Istanbul Park. Namun jaraknya tetap aman di rentang 2,5-3 detik di depan Verstappen yang juga tidak menunjukkan kecepatan mengancam. Sementara Hamilton berhasil menutup jarak untuk menyerang Perez, demi mengejar satu posisi di belakang Verstappen.

GP Turki

Hamilton dan Perez sempat terlibat duel sengit. Di lap 34, memasuki tikungan 12 yang menjadi titik menyalip favorit pembalap, Hamilton mencoba menyerang Perez dari sisi luar. Perez yang di saat bersamaan sedang menjaga ban meladeni dan bertahan sekuat mungkin, bahkan sampai harus melintas jalur masuk pit sebelum tikungan terakhir. Duel berlanjut di trek lurus start/finish, dimana keduanya bersisian dan berakhir dengan Perez berhasil bertahan dari Hamilton.

Red Bull berusaha memanfaatkan pitstop untuk mengantarkan Verstappen menyalip Bottas. Di lap 37, Verstappen masuk pit untuk berganti ke ban intermediate baru dengan harapan grip dan kecepatannya meningkat. Mercedes langsung menjawab dengan memanggil Bottas juga di lap berikutnya, sama-sama mengganti ban intermediate baru. Posisi di dua besar tidak berubah.

Keputusan menarik diambil oleh Aston Martin pada Vettel, yang justru di lap yang sama dengan Bottas mengganti ke ban slick kompon medium. Keputusan ini terbukti salah karena permukaan trek masih terlalu lembab untuk ban slick. Vettel kesulitan mempertahankan mobilnya di trek, yang kemudian langsung masuk pit lagi untuk berganti ke intermediate.

GP Turki

Di saat Bottas dan Verstappen sudah masuk pit dan dapat ban baru, Ferrari mempertahankan Leclerc tidak masuk pit dan memimpin balapan, dengan harapan bisa meraih kemenangan tanpa masuk pit. Ban memang sanggup dipakai sampai finish, namun tidak cukup untuk bertahan dari serangan Bottas yang lebih kencang dengan set ban intermediate baru. Bottas rebut kembali posisi pertama di lap 47 dan Leclerc masuk pit untuk ban baru di lap berikutnya.

Posisi podium lepas dari Leclerc saat Perez menyalipnya beberapa lap jelang finish. Sedangkan Hamilton yang sempat mengejar posisi tiga besar tanpa pit, akhirnya harus masuk untuk ganti ke ban baru. Hamilton sempat mendekat dan akan menyerang Leclerc untuk posisi keempat, namun gagal karena kemudian Leclerc mampu bertahan dan menjauh. Keputusan timnya untuk masuk pit dikeluhkan Hamilton. Gasly dan Lando Norris bahkan mendekat dan mengancam posisinya jelang finish.

Tanpa ada perlawanan berarti, Bottas akhirnya finish terdepan dengan jarak 14,5 detik dari Verstappen dan 33,4 detik di depan Perez. Ini adalah kemenangan pertama Bottas sejak terakhir kali pada Grand Prix Rusia tahun lalu. Verstappen merebut lagi puncak klasemen sementara dengan total 262,5 poin dan unggul 6 poin dari Hamilton. Enam balapan tersisa akan menyajikan persaingan yang semakin sengit antara Verstappen dan Hamilton.
WAHYU HARIANTONO

Baca Juga: HSR Wheel Tawarkan Velg Custom, Bisa Pesan Ukuran hingga Ukir Nama

GP Turki Finish

GP Turki Klasemen

GP Turki Klasemen

Mobil Pilihan

  • Upcoming

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya