Beranda Updates Combi Listrik ID Buzz Diplot Jadi Pengganti VW Touran

Combi Listrik ID Buzz Diplot Jadi Pengganti VW Touran

JAKARTA, Carvaganza.com – Era mobil bertenaga listrik kian di depan mata. Para pabrikan terus menyiapkan model-model untuk dipasarkan menggantikan produk lama. Sama seperti yang dilakukan Volkswagen. Pabrikan asal Jerman itu sudah menyuntik mati Seat Alhambra dan tak lama lagi sang kembaran – VW Sharan. Mereka memang masih memiliki Touran. Namun penerusnya tengah dibangun: VW ID Buzz.

Sebagai MPV atau jenis apapun bergaya SUV, Touran sebenarnya cukup laris di Eropa. Catatan penjualan tertinggi berada pada 2004 ketika terjual sebanyak 191.414 unit. Sementara tahun lalu, MPV kompak ini terjual 75.427 unit saja. Volkswagen sendiri menggeserkan konsep people carrier mereka ke ranah SUV dengan hadirnya Tiguan Allspace. Meski begitu, Touran bakal punya penerus di masa elektrifikasi nanti.

Seperti dijelaskan Anggota Direksi untuk R&D VW, Frank Welsch kepada Autocar. “Saat ini kami memiliki konsep lain (menggantikan MPV), seperti SUV tujuh penumpang Tiguan Allspace. Kami juga sudah menyiapkan generasi penerus dengan jajaran ID, termasuk ID Buzz, yang mana tengah kami kembangkan. Inilah penerus nyata dari Touran,” Jelas Welsch.

“Buzz memiliki ruang lapang. Versi produksi bahkan lebih baik dari konsep. Inilah Touran terbaik,” tambahnya. Ya, ID Buzz terlihat menjanjikan sebagai pengganti Touran lantaran ia membawa nuansa VW tradisional. Semua mungkin setuju bila mendengar pernyataan ID Buzz mirip VW Microbus – dikenal juga dengan VW Samba, Combi, Bus, dan lain-lain.

Penggerak

Di masa depan, Buzz menggendong jantung elektrik sebagai perwakilan VW di zaman setrum. Ia dibekali satu motor listrik di tiap poros agar dapat memutar keempat roda. Masing-masing dinamo mengekstrak tenaga 204 PS, namun output kombinasi dicatatkan sebesar 374 PS. Secara teori sanggup melarikan bis mungil ini ke 100 kpj dalam tempo 5 detik saja. Namun bukan dijadikan mobil performa, top speed dibatasi pada 160 kpj agar menjaga kemampuan menempuh jarak. Juga ada opsi RWD dengan keluaran tenaga 272 PS.

Klaim tempuhan maksimum dicatatkan nyaris 600 km berdasarkan European Test Cycle. Prestasi ini dapat dicapai berkat baterai lithium-ion 111 kWh. Sumber tenaga pun dapat diisi sampai 80% secepat 30 menit saja.

Memiliki desain retro, Welsch cukup optimis dengan eksistensi Buzz di masa mendatang. “MPV belum usai meski permintaan sedikit menurun. Mereka butuh desain lebih baik untuk saat ini. Itulah mengapa ID Buzz cukup emosional dari segi rancangan.” Jadi, beberapa tahun ke depan, mungkin Touran tidak akan lagi hadir dalam portofolio MPV VW di Eropa dan Buzz kembali sebagai bus ‘hippies’ era listrik.

Sumber: Autocar

Baca Juga: VW Touran akan Diganti dengan Bus ‘Combi’ Listrik ID Buzz, ini Kata Bos R&D Volkswagen

AHMAD KARIM | RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

video

VIDEO: Mobil Toyota Paling Buas Muncul Di Trek Le Mans

SARTHE, Prancis, Carvaganza.com – Akhirnya hypercar hybrid Toyota GR Super Sport diperkenalkan untuk pertama kalinya ke publik. Padahal ini mobil sudah dijadikan bahan pemberitaan...

Velozity Chapter V – Kapur Gelar Kopdar Kemanusiaan Donor Darah

KARAWANG, Carvaganza.com -  Di tengah pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, sesama manusia harus meningkatkan saling kepedulian. Wabah Corona telah menimbulkan dampak terhadap ragam sektor...

Lengkapi Versi Hybrid, Honda CR-V PHEV Mendebut Di Pameran Beijing

BEIJING, Carvaganza.com – Ketika Indonesia masih sibuk dengan pandemi COVID-19, Cina sudah berencana menggelar pameran off-line otomotif. Bukan lagi secara virtual, melainkan sebuah kegiatan...

Karena PSBB, Daihatsu Perkecil Jumlah Karyawan Masuk Kantor

JAKARTA, Carvaganza.com – Pabrikan Daihatsu menerapkan kebijakan baru untuk menanggapi Pergub DKI mengenai penerapan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pergub DKI Jakarta itu...

TEST DRIVE: Renault Kwid Climber, Kesan yang Membekas

JAKARTA, Carvaganza.com -  Saya memarkir Renault Kwid Climber di salah satu kedai kopi di bilangan Fatmawati, Jakarta dan memilih meja di area terbuka tidak...