4 Rival Hyundai Genesis Electrified G80, Yang Bakal Dipakai KTT G20 Di Bali

Hyundai Genesis Electrified G80

JAKARTA, Carvaganza – Mobil premium Hyundai Electrified G80 telah dipilih sebagai kendaraan resmi VIP para pejabat tinggi negara-negara peserta KTT G20 di Bali tahun depan. Terpilihnya Hyundai Genesis sebagai kendaraan resmi KTT mungkin mengejutkan, karena untuk kendaraan resmi event prestisius semacam itu biasanya selalu didominasi oleh brand Eropa seperti BMW atau Mercedes-Benz.

Terpilihnya sedan sultan tersebut menjadi langkah gebrakan bagi PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), khususnya dan brand Hyundai pada umumnya.

Limousine ini mendebut di Shanghai Auto Show 2021 bulan April lalu. Sekaligus menjadi Genesis pertama yang jantung pacunya bertenaga listrik. Mengusung baterai berkapasitas 87,2 kWh yang dialirkan ke kedua motor listrik di roda depan dan belakang. Masing-masing motor listrik menghasilkan tenaga 182 hp, atau total tenaga yang dihasilkan adalah 364 hp dan torsi maksimal 700 Nm. Angka yang cukup besar untuk sedan listrik.

Hyundai Genesis Electrified G80

Dengan modal baterai terisi penuh, memiliki kemampuan jarak tempuh sampai 427 km. Berkemampuan sprint melesat dari nol km per jam ke 100 km/jam dalam waktu 4,9 detik.

Sebagai sedan limousine bertenaga listrik, siapa saja yang menjadi rival sedan sultan Hyundai Genesis Electrified G80?

Tesla Model S

Dijuluki sebagai King Of Electric (Rajanya Mobil Listrik), Tesla Model S tahun 2022 mendapatkan penambahan varian. Yaitu Tesla Model S Long Range Plus, yang memiliki jarak tempuh lebih jauh dibandingkan Long Range biasa (Tesla Model S Long Range).

Varian Model S Long Range menggunakan dua motor listrik masing-masing di depan dan di belakang dengan total tenaga yang dihasilkan 670 hp. Dikombinasikan dengan girboks dan single speed dan sistem AWD elektrik. Mampu melesat dari titik diam (Nol km/jam) ke 100 km/jam hanya dalam waktu 3,1 detik. Memiliki jarak tempuh sampai 663 km.

Tesla Model S 2022

Porsche Taycan

Kehadiran Porsche Taycan sebagai supercar listrik menjadi standar baru dalam industri mobil EV. Berkat Taycan, standar mobil listrik menjadi lebih tinggi lagi karena menurut Porsche selain menjadi mobil yang nyaman, mobil listrik juga harus punya ‘taste’ performa. Di tangan Porsche lah, barometer itu sukses ditetaskan.

Porsche Taycan 2021 terdiri dari dua varian; base varian yang merupakan entry level dengan sistem penggerak roda belakang. Hanya punya dilengkapi dengan satu motor listrik di belakang. Varian tertinggi adalah Taycan 4S, berpenggerak AWD dan didukung oleh 2 motor listrik masing-masing di depan dan di belakang.

Varian bawah mengusung baterai 79,2 kWH yang menghasilkan tenaga 321 hp (402 hp/344 Nm dengan launch control). Tapi tenaganya bisa bertambah menjadi 375 hp jika Taycan varian bawah itu mendapat penambahan Performance Battery Plus. Atau menjadi 469 hp dan torsi maksimal 357 Nm dengan launch control. Kemampuan sprintnya dari 0 km/jam – 100 km/jam lebih lama dibandingkan Tesla Model S dan Genesis G80 listrik yaitu 5,1 detik. Untuk top speed tercatat 230 km/jam.

Untuk varian 4S dilengkapi baterai dengan daya lebih tinggi 79,2 kWh yang menghasilkan tenaga 429 hp (522 hp dan torsi 640 Nm dengan launch control. Kemampuan sprint Taycan varian 4S lebih cepat yakni 3,8 detik dibandingkan varian bawah. Untuk top speed 4S tercatat 248 km/jam. Untuk Taycan 4S memiliki jarak tempuh 484 km dalam kondisi baterai penuh.

Porsche Taycan

Audi e-Tron GT

Karena berada di bawah payung grup yang sama (Volkswagen), Audi berbagi platform dengan Porsche Taycan. Dibekali dengan dua motor listrik dan berpenggerak all-wheel drive Quattro. Motor listrik depan menghasilkan tenaga maksimal 235 hp, sedangkan motor listrik yang dipasang di belakang menghasilkan tenaga hingga 429 hp.

Namun keduanya juga mampu menghasilkan tenaga kombinasi 469 hp bahkan saat menggunakan mode Launch Control tenaganya bisa meningkat hingga 522 hp dalam 2,5 detik. Sedangkan untuk kemampuan akselerasinya, Audi e-tron GT 2022 ini bisa mencapai 0-100 km/jam dalam 3,9 detik. Selain itu kecepatan maksimalnya pun bisa menyentuh angka 244 km/jam. Untuk kemampuan menempuh jarak, Audi e-Tron mencatatkan 482 km dalam kondisi baterai penuh.

Mercedes-Benz EQS

Kalau alasan dipilih Genesis G80 EV sebagai mobil resmi KTT G20 karena Ia bertenaga listrik, pilihan klasik sebetulnya bisa jatuh pada Mercedes-Benz EQS. Sedan sultan ini sudah dirilis April tahun ini dengan beberapa varian dan pasar pertama yang disasar adalah Eropa dan Amerika. Sedan mewah ini memiliki kemampuan menempuh jarak 770 km dalam kondisi baterai penuh. (EKA ZULKARNAIN)

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Hyundai Pilihan

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya