10 Fakta Menarik Tentang Mobil Listrik Toyota BZ4X Concept

JAKARTA, Carvaganza – Saat ini kita sedang hidup di era baru yang mengharuskan industri otomotif secara cepat beralih ke sistem penggerak listrik. Mau mobil listrik sepenuhnya, mobil hybrid ataupun plug-in hybrid, tiba-tiba saja mereka ini datang begitu saja tanpa aba-aba. Kalau trend pertumbungan mobil listrik bergerak secepat saat ini, bukan tidak mungkin pada 2030 nanti jumlah mobil listrik di dunia bisa hampir menyamai mobil berbahan bakar konvensional.

Toyota dulu pionir mobil hybrid lewat Priusnya. Toyota inginnya sih peralihan ke kendaraan listrik sebaiknya berlangsung secara gradual dan perlahan. Tapi iklim industri otomotif dunia punya selera yang berbeda. Makanya kini pabrikan mobil ramai kejar-kejaran untuk segera beralih ke mobil listrik secepat mungkin. Toyota yang awalnya menentang, pada akhirnya ikut terbawa arus dengan mengeluarkan mobil konsep BZ4X sebagai sinyal kedatangan mobil-mobil listrik Toyota di masa depan.

Walaupun masih berwujud konsep, tetapi mobil listrik sepenuhnya ini menjadi yang pertama dibuat Toyota di era yang serba cepat ini. Itu sebabnya dibalik penciiptaan dirinya, ada beberapa fakta menarik yang tak disadari banyak orang.

10. Eksterior

Toyota BZ4X

Toyota BZ4X punya desain atau tampilan ekterior yang sangat berbeda dari mobil Toyota lainnya. Memang sih, ada sedikit tarikan garis bodi yang mirip Toyota RAV4. Jelasnya wajah mobil ini tidak Toyota sama sekali.

Beberapa elemen desain otomotif yang kini mulai jamak dipakai mobil-mobil listrik baru bisa terlihat juga di mobil ini. Misalnya, lampu belakang segaris yang menyambung dari bagian kiri ke kanan. Kemudian fender roda juga dikasih aksen berwarna hitam. Sedangkan proporsinya sebagai crossover sekilas mirip-mirip dengan crossover elektrik lainnya seperti Tesla Model Y ataupun Jaguar I-Pace.

9. Beyond Zero

Toyota BZ4X

Banyak yang penasaran dengan nama BZ4X. Sekarang kita bedah nama mobil ini satu persatu. Angka ‘4’ menjadi posisi atau segmen kendaraan ini di lini produk kendaraan listrik nantinya. Sama halnya dengan nomenklatur BMW Seri-3, Seri-5 dan seterusnya. Huruf ‘X’ melambangkan dirinya sebagai pemilik dua motor elektris, atau kalau di mobil konvensional umumnya sering disebut AWD (All-Wheel Drive).

Lantas apa maksud singkatan BZ di depannya? Ini dia yang paling menarik. BZ singkatan dari Beyond Zero. Ternyata inilah jawaban dari misteri rencana program mobilitas berkelanjutan Toyota yang tersimpan selama ini. Artinya, Toyota bukan hanya menghasilkan mobil yang Zero Emission, tapi di masa depan Toyota berencana menyiapkan fasilitas produksi mobil listrik yang benar-benar tak menghasilkan emisi karbon sama sekali.

Rencananya Toyota akan meluncurkan 15 mobil listrik baru hingga tahun 2025. Tujuh dari 15 mobil listriknya itu nanti akan mengemban tugas memikul moniker BZ.

8. E-TNGA Platform

E-TNGA Toyota BZ4X

Berita baik lainya dari pengenalan Toyota BZ4X ini adalah digunakannya platform baru. Mungkin Anda masih ingat belum lama ini Toyota baru saja mengembangkan platform baru yang akan menjadi basis atau struktur rangka bagi mobil-mobil terbaru Toyota bernama TNGA (Toyota New Global Architecture). Platform TNGA menjanjikan fleksibilitas bagi Toyota dalam menerapkan konsep perpaduan antara fungsi, kenyamanan dan performa pada setiap kendaraannya.

Toyota BZ4X

Nah platform yang digunakan oleh Toyota BZ4X ini berbeda lagi. Bernama E-TNGA Platform, struktur rangka khusus mobil bertenaga listrik Toyota ini dikembangkan bersama dengan Subaru. Oke, bukan tidak mungkin kalau dalam watu dekat nanti, Subaru bakal merilis mobil listrik yang juga menggunakan platform ini.

E-TNGA Platform ini akan menjadi rumah bagi sistem penggerak listrik dan seluruh kelengakapan mobil listrik Toyota di masa depan. Platform ini bisa dipakai baik untuk mobil listrik dengan satu motor listrik atau dua motor listrik dengan penggerak dua atau empat roda seperti BZ4X.

7. Mobil listrik pertama Toyota

Toyota BZ4X

Sekali lagi, memang Toyota pionir mobil hybrid dengan Prius beberapa tahun lalu. Tetapi sebetulnya Toyota inginnya tak terlalu tergesa-gesa memasuki era mobil listrik sepenuhnya. Mereka ingin peralihan ini berlangsung secara perlahan, itulah mengapa Toyota belakangan ini malah memilih merilis banyak mobil plug-in hybrid.

Namun tekanan dari industri membuat Toyota ikut terbawa arus. Meskipun tanpa punya banyak waktu untuk persiapan, senang akhirnya melihat salah satu produsen terbesar di dunia ini mengikuti perkembangan jaman dengan mengenalkan BZ4X. Sayangnya saat ini Toyota belum merilis spesifikasi resmi BZ4X. Sejauh apa energi baterainya mampu membawa mobil ini melaju? Mungkin detail kemampuannya baru akan dirilis Toyota paska peluncuran versi produksi dari mobil ini pada 2022 mendatang.

6. Kolaborasi dengan Tesla

Tesla

Belum lama ini kan sempat ada rumor yang mengatakan kalau Toyota berencana untuk mengembangkan crossover ringkas bertenaga listrik dengan berkolaborasi bersama Tesla. Desas-desus ini masuk akal juga, sebab Toyota memang salah satu pemilik terbesar saham Tesla.

Namun ternyata isu ini hanyalah isapan jempol belaka. Toyota BZ4X sepenuhnya dikembangkan oleh Toyota tanpa campur tangan Tesla sedikitpun. Malah belakangan Toyota menjual sahamnya di Tesla. Jadi jelas, posisi Toyota dalam pertarungan mobil listrik terhadap Tesla.

5. Interior

Toyota BZ4X

Masuk ke dalam kabin BZ4X Concept dan anda akan disapa oleh interior yang juga sama sekali tak mirip Toyota. Mulai dari bentuk setir hingga material kabin yang seluruhnya terbuat dari material terbarukan. Ternyata, keramahan lingkungan mobil listrik terbaru Toyota ini punya misi yang lebih amanah lagi. Bukan hanya memikirkan mulai dari proses produksinya, penggunaan energi dan emisinya, tapi sampai pada residu atau paska penggunaannya pun mobil listriknya diharapkan tetap dapat memberikan dampak terhadap lingkungan seminim mungkin.

Toyota BZ4X

Bukan cuma memakai material yang berkelanjutan, tetapi instrumen dan fitur di dalam kabinnya juga sudah maju. Desain layoutnya futuristis namun tak terlalu aneh dan tetap ramah dipandang mata. Intinya meskipun barang baru, tapi siapapun yang pernah dan bisa mengendarai mobil secara intuitif pasti tahu tombol apa saja dan apa kegunaannya.

Tapi ada yang menarik, Toyota menghilangkan tuas transmisi dan menggantinya dengan gear selector berupa kenop putar (rotary dial). Selebihnya Toyota menambahkan sentuhan khas mobil konsep crossover, yakni dual-panel sunroof.

4. Bentuk setir

Toyota BZ4X

Walau tak ada sentuhan Tesla di mobil ini, tetap uniknya setir Toyota BZ4X tak bundar. Malah kalau dilihat bentuknya mirip kemudi pesawat terbang. Inspirasi sama juga dilakukan Tesla untuk generasi terbaru Model X dan Model S. Bahkan walaupun punya resiko keselamatan, tetapi Tesla sudah mendapat izin penggunaan setir seperti ini secara legal.

Punya Toyota sih memang masih dalam tahap konsep. Tetapi bentuknya sangat futuristis dan pastinya mengubah konsepsi awal tentang cara mengemudikan mobil. Paling tidak sistem steer-by-wire buatan Toyota nantinya sudah sesuai dengan standar keselamatan.

Toyota BZ4X

Belum ada keputusan apakah kemudinya ini nantinya akan ditejemahkan ke dalam versi produksinya. Karena saat ini masih banyak negara yang dalam regulasinya secara spesifik melarang kemudi mobil berbentuk seperti ini. Apalagi Toyota BZ4X juga punya kemudi konvensional layaknya lingkar kemudi pada umumnya.

3. Detail

Toyota BZ4X

Memang kita baru bisa membahas mobil ini dengan melihat dari gambar ataupun fotonya. Tetapi kalau diperhatikan, detail mobil ini sepertinya dibuat dengan penuh ketelitian. Misalnya, di penutup ruang penyimpanan di konsol tengahnya ada lampu LED warna biru yang cool! Material yang digunakan juga walaupun terbarukan, tapi tetap memberi kesan yang mewah.

Toyota BZ4X

Kalau dilihat tombol-tombol yang ada di interior mobil ini, BZ4X terlihat dijejali dengan banyak fitur. Mulai dari electric parking brake dengan mode auto hold, pemanas setir, kamera 360°, fungsi one-pedal operation, hingga kursi dengan pemanas atau pendingin.

Spesifikasi lengkap mengenai kelengkapan mobil ini juga tidak dirilis oleh Toyota. Kalau versi produksinya nanti, Toyota BZ4X diperkirakan akan dibekali banyak sistem keselamatan dan fitur otonom atau kemudi otomatis.

2. Siapa rivalnya?

Ford Mustang Mach E

Populasi dan jenis mobil listrik di dunia belum begitu banyak. Lantas kalau mobil ini mulai dijual tahun depan, siapa yang akan menjadi lawan dari Toyota BZ4X? Secara global segmen crossover elektris sudah diisi Volkswagen ID.4 dan Ford Mustang Mach E. Beberapa mobil listrik lainnya juga bisa dibandingkan secara fair, seperti Tesla Model Y dan Audi Q4 e-tron.

VW ID.4

Oke sekarang kita sudah punya lawan sebanding untuknya. Nah bagaimana kalau kita lihat spesifikasi lawannya itu? Sebagai gambaran baik Ford Mustang Mach E dan VW ID.4 mampu menjelajah sejauh 321 km sampai energi baterainya habis. Kita tak bisa berasumsi kalau Toyota BZ4X versi produksi juga bisa meraih jarak tempuh sejauh itu.

Sungguh, banyak faktor yang mempengaruhi daya jelajah mobil listrik. Mulai dari seberapa besar kapasitas baterai yang dibawa mobil ini, seperti apa konfigurasi motor elektrisnya dan masih banyak elemen lainnya. Makanya Tesla Model Y diklaim bisa melaju sejauh 482 km sekali isi penuh baterai listriknya.

1. Tanggal Peluncuran dan harga

Toyota BZ4X

Toyota tak menyebut tanggal peluncuran maupun harganya nanti. Toyota juga belum menyebut akan meluncurkan mobil ini untuk region apa saja, apakah hanya akan dijual di Eropa, Amerika Serikat atau Jepang. Pastinya, Toyota BZ4X sudah bisa dibeli pada 2022.

Beberapa melakukan estimasi harga untuk mobil ini. Kabarnya harga Toyota BZ4X berkisar US$ 40.000 atau sekitar Rp 580 jutaan. Harga ini setara dengan harga VW ID.4 di Eropa. Kalau di Indonesia mobil listrik termurah saat ini berkisar di harga Rp 500 sampai Rp 600 jutaan. Jadi kalau memang benar mobil listrik sebagus ini dijual dengan harga tersebut, bukan tidak mungkin kalau Toyota BZ4X menjadi electric crossover terlaris di dunia nantinya. RIZKI SATRIA

Artikel yang direkomendasikan untuk anda