Beranda Updates Wah, Peugeot Boxer Tawarkan Mesin Diesel dengan Emisi Euro 6.2

Wah, Peugeot Boxer Tawarkan Mesin Diesel dengan Emisi Euro 6.2

PARIS, 11 Juni 2019 – Pabrikan asal Prancis, Peugeot, memperkenalkan line-up baru model komersialnya, Peugeot Boxer. Meski masuk kategori van, Boxer punya teknologi mumpuni. Model ini punya varian all-electric powertrain (listrik) dan mesin diesel yang sudah memenuhi standar emisi Euro 6.2.

Peugeot juga menambah pilihan trim, serta perangkat keselamatan baru pada mobil ini. Mobil dengan mesin konvensional akan mulai dijual pada Juli mendatang. Sedangkan varian dengan mesin listrik baru hadir pada akhir tahun ini.

New Peugeot Boxer diperkuat mesin BlueHDi baru 2.2 liter (bukan lagi 2.0 liter). Ada tiga pilihan daya yaitu 118 hp dengan torsi 300 Nm, kemudian 138hp dengan torsi 340 Nm serta varian teratas 163 hp dengan torsi 370 Nm. Ketiganya sudah memenuhi standar emisi Euro 6 terbaru. Tambahan lain adalah sudah dilengkapi dengan tombol start stop.

Meski sudah mengungkapkan akan menghadirkan versi listrik namun Peugeot belum mengungkapkan spesifikasinya. Hanya saja kabar yang beredar menyebutkan Peugeot Boxer ini berbagi platform dengan New Vauxhall Vivaro, versi listrik Citroen Relay. Keduanya menggunakan mesin listrik yang mampu menempuh jarak hingga 169 mil atau sekitar 272 km.

Model ini akan diproduksi di pabrik Sevel di Val di Sangro, Atessa, Italia. Rencananya akan hadir pada bulan September mendatang.

Fitur Baru

Ada berbagai opsi fitur baru yang ditawarkan Peugeot, termasuk GPS 9-inci dengan teknologi sentuh-sensitif baru, yang memungkinkan transporter bisa mengakses satelit sekaligus menghindari potensi jalan-jalan kecil yang dirujuk. GPS ini juga kompatibel dengan aplikasi lalu lintas real-time seperti WAZE dan memungkinkan dua ponsel untuk dihubungkan secara bersamaan.

Fitur keselamatan juga ditingkatkan dengan Blind Spot Monitoring System yang menghasilkan informasi melalui LED pada cermin kiri atau kanan. Peralatan ini juga memiliki rear traffic alert” yang dapat mendeteksi kendaraan dalam jarak 50 meter ke kiri atau kanan saat perseneling mundur (R) diaktifkan. Informasi ini terdengar di kompartemen penumpang. Terakhir, sistem ini dilengkapi oleh trailer merge assist, yang menyediakan pemantauan blind spot dengan mempertimbangkan ukuran trailer (antara 3 dan 9 meter). Informasi disampaikan ke penerima.

Untuk memonitor armada dapat mengandalkan fitur telematik anyar Peugeot Connect yang memungkinkan untuk memantau konsumsi bahan bakar, melacak kendaraan jika terjadi pencurian atau area geografis yang ditentukan, memantau pemeliharaan, dan mendapatkan tips tentang eco driving.

RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza