Beranda Updates TMMIN Ditantang Produksi Transmisi Sendiri

TMMIN Ditantang Produksi Transmisi Sendiri

KARAWANG, 26 Juli 2016 – Hampir semua produk Toyota di Indonesia yang diproduksi oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) sudah menggunakan part lokal. Tak tanggung tanggung, produk yang di produksi mencapai 7 unit seperti Fortuner, Kijang Innova, Yaris, Etios Valco, Vios dan All New Sienta.

Kandungan lokal pada masing masing produk berbeda beda. Untuk Etios Valco sebanyak 60% sudah mengandung part lokal, Vios kandungan part lokalnya mencapai 60%, Yaris kandungan lokalnya mencapai 60%, Fortuner kandungan lokalnya mencapai 75%, Kijang Innova kandungan lokalnya mencapai 85%, sedangkan mobil terbaru Toyota yaitu All-New Sienta kandungan lokalnya mencapai 80%.

Untuk Toyota All New Sienta sendiri kandungan lokalnya sudah mencapai mesin R-NR yang tersemat dibalik bonetnya. Mesin R-NR milik sienta dibuat di pabrik baru TMMIN yang berlokasi di Karawang plant 3. Pabrik mesin milik TMMIN merupakan pabrik advance karena mulai dari proses casting hingga menjadi mesin dilakukan dalam 1 lokasi.

Namun sayangnya, transmisi yang digunakan oleh Toyota masih diimpor dari negara lain. Untuk transmisi Manual, Toyota harus mengimpor dari Filipina dan untuk transmisi otomatis dari Jepang. Menteri Perindustrian, Saleh Husin meminta TMMIN untuk memproduksi transmisi juga agar penggunaan komponen di setiap mobil Toyota semakin banyak.

“Satu yang kurang yaitu saya juga mengharapkan agar ke depannya TMMIN bisa memproduksi transmisi. Kedapan transmisi sudah dapat diproduksi transmisi di indonesia,” ujarnya.

Menjawab tantangan tersebut Yui Hastoro, Direktur teknik PT TMMIN, mengatakan rencana pihaknya untuk memproduksi transmisi secara lokal memang sudah ada.

“Kami berusaha memang untuk transmisi ini menjadi sasaran kami untuk dilokalkan dan setiap ada kesempatan dalam hal ini kalau ada top management Toyota datang kami selalu mempresentasikan keuntungan lokalisasi transmisi di Indonesia,” jawab Yui.

Untuk memproduksi transmisi, lanjut Yui yang terpenting adalah volumenya dan juga harus memenuhi cost sehingga costnya bisa ditekan.

“Mungkin kalau volumenya bisa besar misalnya transmisi otomatis yang dari Jepang bisa saja kami produksi. Kami terus mengajukan kepada Toyota Jepang untuk selalu memindahkan lokalisasi transmisi di Indonesia,” tutupnya.

TITO LISTYADI

Berita Terkait:
Toyota Targetkan Ekspor All New Sienta Akhir Tahun
Toyota Sienta, Mobil Pertama dengan Kandungan Lokal 80%
Toyota Plant Karawang 2 Resmi Lahirkan The All New Sienta

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

SPYSHOT: Ngapain Porsche 911 Dites Pakai Gaya Crossover?

NURBURG, Carvaganza.com – Basis Porsche 911 terbaru tampaknya sedang berusaha untuk dieksploitasi menjadi berbagai varian. Sejauh ini, 911 generasi terbaru sudah punya varian terkencang...

All New Honda City Meluncur di Filipina, Begini Perubahannya.

MANILA, carvaganza.com -  All New Honda City pada akhir pekan kemarin resmi diluncurkan di Filipina. Peluncuran dilakukan seminggu setelah dirilis di Malaysia. All New...

SSC Tuatara Pecahkan Rekor Mobil Tercepat di Dunia Tembus 532,8 Kpj!

Banyak yang mengira kalau Bugatti Chiron adalah mobil tercepat di dunia. Ya, mobil itu berhasil memecahkan rekor kecepatan 490 kpj. Tapi belum lama ini...

Perhatikan! Ini Pelanggaran yang Diincar Polisi Selama Operasi Zebra 2020

JAKARTA, Carvaganza -- Operasi Zebra 2020 berlangsung serentak di seluruh Indonesia mulai hari ini, Senin, 26 Oktober 2020. Operasi yang berlangsung sampai Minggu, 8...
video

VIDEO: Lihat Langsung Dua Edisi Terbatas Mitsubishi Xpander

JAKARTA, Carvaganza.com – Mitsubishi Xpander masih menjadi andalan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) untuk menegaskan eksistensinya di pasar. Untuk tahun 2020...