Beranda Updates Tesla Model S, Kecelakaan Mobil Otonom Pertama

Tesla Model S, Kecelakaan Mobil Otonom Pertama

DETROIT, 4 Juli 2016 — Kecelakaan pertama kali yang melibatkan kendaraan autonomous pada Mei lalu di Amerika Serikat, mendapat beragam respon. Pada awal kejadian, Tesla Model S yang menjadi sasaran karena fitur autonomousnya merespon objek (truk trailer) di depannya.

Namun pemerintah setempat lewat National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), menyampaikan bahwa kecelakaan fatal ini merupakan kesalahan sistem. Truk tailer melakukan gerakan mendadak di depan Tesla, dan sistem tidak merespon hal tersebut.

Sedangkan pihak Tesla Motors sendiri menyampaikan, kecelakaan tersebut merupakan kesalahan Tesla dan belum sempurna. “Fitur otonom yang kami tanamkan masih dalam tahap pengujian. Pengemudi diminta tetap menjaga kemudi dan rem, karena fitur tersebut sifatnya memberikan assist bukan tindakan sepenuhnya,” kata Elon Musk, CEO Tesla Motors.

Tesla merupakan perusahaan otomotif yang pertama dan terus melakukan ekspansi untuk kendaraan otonom. Padahal beberapa pabrikan-pabrikan lain masih melakukan penyempurnaan dan beberapa pengujian di jalan raya. Namun pada peluncuran Model S lalu, Tesla menekankan bahwa kemajuan teknologi otonom ini akan lebih baik dari perilaku berkendara manusia.

Hingga saat ini pihak-pihak terkait terus melakukan penyeledikkan terhdapa kecelakaan tersebut hingga kemungkinan-kemungkinan lain yang terjadi. Korban Joshua Brown seorang angkatan laut tewas dalam kecelakaan mobil otonom pertama itu.

ALVANDO NOYA

Subscribe to our newsletter

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Video Terbaru Youtube Carvaganza