Sekali Lagi, Mobil Klasik Pecahkan Rekor Terjual 1 Juta Dollar AS

  • 2022/05/Chevrolet-Corvette-ZR2-454-3.jpg
  • 2022/05/Chevrolet-Corvette-ZR2-454-4.jpg
  • 2022/05/Chevrolet-Corvette-ZR2-454-5.jpg
  • 2022/05/Chevrolet-Corvette-ZR2-454-7.jpg
  • 2022/05/Chevrolet-Corvette-ZR2-454-8.jpg
  • 2022/05/Chevrolet-Corvette-ZR2-454-10.jpg
  • 2022/05/Chevrolet-Corvette-ZR2-454-11.jpg
  • 2022/05/Chevrolet-Corvette-ZR2-454-12.jpg
  • 2022/05/Chevrolet-Corvette-ZR2-454-14.jpg
  • 2022/05/Chevrolet-Corvette-ZR2-454-15.jpg
  • 2022/05/Chevrolet-Corvette-ZR2-454-6.jpg

NEW YORK, Carvaganza – Dunia car enthusiast Amrik lagi heboh. Mobil Chevrolet langka pecahkan rekor penjualan karena terjual dengan harga US$ 1 juta (sekitar Rp 14 milyar)di lelang nasional. Apa yang menyebabkan mobil tersebut terjual dengan harga yang begitu tinggi?

KEY TAKEAWAYS

  • Apa pengertian 454 pada Chevrolet Corvette ZR2 454?

    Angka tersebut mengartikan tenaga kuda yang dihasilkan adalah 454 hp dan berasal dari paket mesin LS6 khusus hasil pengembangan dari LS6 425.
  • Siapa chief designer Chevrolet pencipta Corvette ZR2 454?

    Zora Arkus-Duntov. Makanya mobil ini juga diberi nama Zora’s Racer.
  • Pertama, mobil ini adalah satu dari dua Chevrolet Corvette ZR2 454 yang masih ada di dunia. Mobil tahun 1971 ini mendapat sebutan “Zora’s Racer”, yang mana sebutan itu diambil dari nama Chief Engineer Corvette, Zora Arkus-Duntov. Waktu ZR2 diproduksi untuk masuk kompetisi muscle car alasannya tak jelas. GM tidak pernah mengeluarkan pernyataan pra produksi kendaraan, tak pernah ada test drive atau pun foto-foto.

    ZR2 dengan paket mesin LS6 Special Purpose ini adalah pengganti L88 yang cukup legendaris di lintasan balap. Menurut web motortrend, ZR2 memakai resep yang sama dengan sang legenda. Mengombinasikan mesin V6 LS6 Mark IV yang menghasilkan tenaga 454 hp dengan transmisi close-ratio ‘Rock-Crusher’ Muncie M22 empat percepatan. Ditambah dengan pengapian transistorized, radiator alumunium heavy duty, cakram pengereman khusus plus suspensi F41 yang juga dirancang istimewa.

    Chevrolet Corvette ZR2 454


    Sebagai bukti bahwa Chevrolet ini memang difokuskan untuk performa, pabrikan tidak menyertakan AC atau pun radio di dalamnya. Terbukti, banyak kalangan mengakui bahwa ZR2 adalah Corvette bermesin mesin (big block) yang memiliki handling terbaik yang pernah dibuat oleh Chevrolet.

    Corvette ZR2 1971 adalah mobil yang tergolong langka. Waktu itu hanya 12 orang yang mampu membeli satu mobil dan hanya dua mobil di antaranya yang convertible. Harganya saat itu US$ 7.672. Murah banget untuk ukuran masa itu. Tapi dengan harga segitu pada tahun 1971, kita bisa membeli tiga unit Chevrolet Vega atau dua Chevy Chevelle. Ditambah lagi, jarang sekali orang yang mau mengeluarkan duit untuk membeli Corvette boros tanpa AC pula.

    Makanya satu dari 2 unit ZR2 atap terbuka tersebut menjadi satu dari sejumlah Corvette bermesin besar yang paling langka dalam sejarah brand pabrikan Amrik tersebut. Hebatnya lagi, odometernya baru 14.004,51 km (8.702 mil). Sekaligus sebagai ZR2 dengan kilometer terendah dan satu-satunya ZR2 yang belum pernah mendapat sentuhan restorasi. Corvette ini masih betul-betul orisinil pabrik.

    Chevrolet Corvette ZR2 454

    Produksi ZR2 tertunda sempat tertunda sampai tahun 1971 karena aksi mogok masal yang dilakukan oleh serikat pekerja pabrik. Mesin yang dipakai pun tidak memakai mesin LS7 seperti yang direncanakan karena tidak jadi diproduksi akibat regulasi yang lebih ketat. Akhirnya dipilih mengembangkan mesin LS6 yang sudah ada dengan membesarkan tenaga menjadi 454 hp dari yang tadinya 425 hp.

    Pada tahun 1972, pabrikan memakai ukuran tenaga kuda dari SAE gross ke SAE net. Langkah ini diambil tak lama setelah keluar aturan Clean Air Act (alias undang-undang anti polusi) tahun 1970 dan berlakunya aturan bahan bakar tanpa timbale sehingga pabrikan harus menurunkan rasio kompresi dan performa mesin. LS6 452 tahun 1971 memang memiliki rasio kompresi yang lebih rendah yakni 9,0:1 (Chevelle 11,25:1), namun karena kepala chambernya baru tenaga yang dihasilkan tetap tinggi meskipun kompresinya diturunkan. (EKA ZULKARNAIN)

    Updates

    Artikel lainnya

    New cars

    Artikel lainnya

    Drives

    Artikel lainnya

    Review

    Artikel lainnya

    Video

    Artikel lainnya

    Hot Topics

    Artikel lainnya

    Interview

    Artikel lainnya

    Modification

    Artikel lainnya

    Features

    Artikel lainnya

    Community

    Artikel lainnya

    Gear Up

    Artikel lainnya

    Artikel Mobil dari Oto

    • Berita
    • Road Test

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza