Pandemi Tak Kunjung Reda, GIIAS 2020 Surabaya Batal Digelar

JAKARTA, Carvaganza.com - Pengunjung GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) tampaknya harus kecewa tahun ini. Terutama mereka yang berada di Surabaya. Pasalnya, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), sebagai pemilik acara terpaksa harus membatalkan. Sebelumnya pameran otomotif bertaraf internasional ini dijadwalkan dihelat bulan September.

Alasannya tak lain karena faktor keselamatan. Pandemi yang meresahkan belakangan ini tak kunjung reda, terutama di wilayah Surabaya. Mengingat kesehatan peserta, pengunjung dan masyarakat menjadi prioritas, event pun ditiadakan. Sebelumnya GAIKINDO memang berencana tetap menggelar tahun ini. Namun, wilayah palagan dibatasi menjadi Surabaya dan Jakarta saja. Padahal tahun lalu turut mencakup Medan dan Makassar.

“Sebuah keputusan berat bagi kami untuk membatalkan penyelenggaraan GIIAS Surabaya 2020 karena industri otomotif saat ini telah siap untuk mulai bangkit kembali. Namun, kesehatan masyarakat khususnya di Jawa Timur tetap menjadi prioritas kami, sehingga dengan satu suara GAIKINDO mengambil keputusan ini” jelas Yohannes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO dalam keterangan resmi.

Untuk GIIAS 2020 di BSD City masih sesuai rencana. Mengambil venue di Indonesia Convention Exhibition (ICE) pada 22 Oktober hingga 1 November. Surabaya sendiri digeser ke 2021 bersama Medan, Makassar dan Jakarta. Keputusan ini dijelaskan Nangoi tak menurunkan semangat industri otomotif Indonesia. Penyelenggaraan The 28th GIIAS 2020, BSD City tetap diusung sebagai ajang dorongan yang dibutuhkan.

Pengunjung di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2015. (Foto: Guntur Panji Relawan/Carvaganza)


Kami akan tetap berupaya mendukung pemulihan industri otomotif skala nasional dengan GIIAS 2020 di BSD City. Karena kami yakin penyelenggaraannya akan menjadi momentum yang sangat tepat untuk industri otomotif menunjukkan performa mereka,” terangnya.

Rizwan Alamsjah, Ketua III GAIKINDO yang juga menjabat ketua penyelenggara GIIAS mengungkapkan, penundaan ini bukan karena ketidaksiapan pihaknya. Melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap penyebaran Covid-19 di Jawa Timur, khususnya Surabaya.

“Persiapan GIIAS Surabaya 2020 sebenarnya berlangsung sesuai dengan yang direncanakan panitia dan peserta, namun wabah yang semakin meluas, kami memutuskan lebih fokus ke GIIAS 2020 di BSD City. Agar seluruh peserta tampil maksimal dan memberikan terbaik” ungkapnya.

Nantinya protokol kesehatan ketat yang dianjurkan pemerintah bakal diterapkan. Tak hanya berlaku bagi seluruh pengunjung, tapi juga peserta dan pihak terkait; seperti pemilik venue, pekerja stand, penyedia makanan hingga transportasi.

“Protokol kesehatan sedang dipersiapkan bersama, kami ingin semua pihak melakukan persiapan dengan detil. Sehingga pameran dapat berlangsung dengan aman dan nyaman untuk seluruh pengunjung” tuturnya.

MUHAMMAD HAFID

Artikel yang direkomendasikan untuk anda