Nio ET7 Meluncur di China, Sedan Listrik Mewah Pesaing Model S

SHANGHAI, Carvaganza.com – Pasar kendaraan listrik di China merupakan salah satu yang berkembang paling pesat di dunia. Salah satu pabrikan pemain utamanya, Nio, ikut mengikuti keinginan pasar dengan memperluas segmennya. Untuk pertama kalinya, Nio resmi menghadirkan model sedan mewah alias saloon bernama ET7.


Selama ini Nio yang juga adalah pabrikan asal China lebih dikenal dengan model supercar bertenaga listrik, yaitu Nio EP9. Menjadi halo car saat ini, EP9 juga adalah model pertama yang diproduksi oleh Nio, menyusul partisipasinya di Formula E. Line up model Nio kemudian meluas diisi oleh beberapa model SUV, yaitu EC6, ES6, dan ES8.


Nah, ET7 sendiri rencananya akan mulai dipasarkan untuk tahun 2022 mendatang. Klaimnya, Nio membekali ET7 dengan kemampuan jarak tempuh sampai 600 mil atau 965 kilometer, dan fitur berkendara otonom. Segmen yang diincar Nio untuk ET7 adalah sejajar dengan Tesla Model S, sebagai salah satu benchmark utama di kelas sedan full electric.Nio ET7 (rear)


Diungkapkan saat menggelar Nio Day, mobil ini akan dibangun memanfaatkan material baja dan alumunium ringan untuk chassisnya. Selain itu, sistem penggeraknya akan mengandalkan dua unit motor listrik. Motor listrik permanen di depan disebut menghasilkan tenaga 244 hp, disertai induksi motor di roda belakang dengan tenaga 407 hp. Secara total, output tenaga ET7 mencapai 652 hp dan torsinya 850 Nm.


Sementara akselerasi 0-100 km/jam dapat dicapainya dalam waktu 3,9 detik, Nio menyebut ET7 punya sistem penggerak elektrik yang lebih efisien. Dengan chassis ringan dan coefficient of drag 0,23Cd, menjadi pendukung  jauhnya jarak tempuh yang sanggup diberikan oleh mobil ini. Apalagi baterai memanfaatkan material karbit silicon.


Setidaknya akan ada tiga opsi baterai yang ditawarkan oleh Nio untuk ET7. Varian entry level menggunakan baterai 70 kWh yang menawarkan daya tempuh sejauh hampir 500 kilometer, lalu baterai 100 KWh untuk sejauh 700 kilometer, dan yang tertinggi 150 kWh untuk bisa mencapai 999 kilometer. Angka yang ditawarkan tersebut berbasis penghitungan sistem NEDC di China.Nio ET7 (electric motor)


Satu hal menarik yang akan ditawarkan Nio adalah kemampuan bertukar baterai. Jadi dengan mendatangi stasiun pengisian khusus, pengguna bisa menukar baterai yang kosong dengan unit baru yang sudah penuh. Jadi dengan skema ini, waktu pengisian baterai (charging) yang memakan waktu lama bisa dihindari untuk mereka yang dikejar waktu.


Sementara soal autonomous driving, ET7 dibekali sebanyak 33 unit sensor high performance yang tertanam di dalam body tanpa kompromikan desain cantiknya. Rangkaian sensor tadi terhubung ke sistem computer canggih, yang dapat mengolah data sampai 8GB setiap detiknya. Namun sejauh ini belum diungkap apa saja fitur dari sistem autonomous driving yang tersimpan dalam ET7.


Dengan harga jual sekitar US$ 68.902 atau setara Rp 975 jutaan, ET7 baru akan dipasarkan oleh Nio mulai awal tahun 2022 mendatang. Ada opsi untuk bisa mendapatkan harga lebih terjangkau, yaitu dengan mengambil layanan berlangganan baterai. Sementara 19 fitur pendukung pengemudi pada ET7 bisa menjadi standar, bila mengambil paket langganan khusus setiap bulannya.


Sumber: Autocar




WAHYU HARIANTONO

Artikel yang direkomendasikan untuk anda