Mercedes-Benz EQG akan Muncul Bulan September, Versi Listrik untuk G-Class?

STUTTGART, Carvaganza – Gelandewagen alias G-Class kini telah menjadi entitas tersendiri dari keluarga Mercedes-Benz. SUV bertampang klasik ini bahkan dijadikan sub-merek oleh pabrikan Jerman tersebut. Untuk menegaskan eksistensi G-Class yang semakin digemari oleh khalayak di dunia, sebuah revolusi akan dilakukan oleh Mercedes-Benz, yaitu merilis G-Class versi listrik.

Mercedes-Benz pernah menyampaikan rencananya untuk menghadirkan versi full electric untuk G-Class, agar bisa mengikuti tren dan tuntutan regulasi. Rencana tersebut kabarnya akan diwujudkan tidak lama lagi, bahkan tahun ini. Versi elektrik Mercedes-Benz G-Class terbuka kemungkinan untuk muncul tahun ini, saat digelarnya IAA Mobility di Munich, Jerman.

Prediksi laman mbpassion mengatakan bahwa Mercedes akan lebih dulu menampilkan versi konsep dari G-Class berpenggerak tenaga listrik pada pameran tersebut. SUV listrik yang diyakini akan Bernama EQG itu tampil untuk bulan September 2021, sebagai basis pengembangan calon model produksi. Sepertinya Mercedes-Benz akan membuat versi konsep seperti saat membuat SLS AMG Coupe Electric Drive.

AMG G63

Namun meski mengusung nama EQG, Mercedes tidak akan membangun G-Class listrik dengan platform yang didedikasikan khusus untuk powertrain listrik. Saat ini sub merek Mercedes-EQ khusus mobil listrik diisi line up seperti EQA, EQC, EQB, dan menyusul EQS. Untuk EQG, sepertinya Mercedes akan menggunakan platform yang masih memungkinkan dipasang mesin konvensional untuk memenuhi kebutuhan pasar global, khususnya penikmat performa pada AMG G63.

Opsi varian untuk G-Class versi listrik bahkan sudah bisa terbaca. Pada bulan April lalu, telah didaftarkan pada European Union Intellectual Property Office (EUIPO) dua nama untuk EQG. Pertama adalah EQG 560 4Matic dan satu lagi yaitu EQG 580 4Matic.

Ekspektasi sejauh ini, G-Class versi bertenaga listrik akan memiliki penggerak all-wheel drive (AWD) memanfaatkan dua unit motor listrik. Konon untuk EQG 580, akan punya output tenaga 517 hp dan torsi 855 Nm, karena mengadopsi powertrain dari EQS 580. Belum diketahui apakah EQG dengan arsitektur berbeda akan mengadopsi baterai yang sama, yaitu 108 kWh. Jika iya, maka tentu jarak tempuh tidak akan sejauh EQS mengingat bobot EQG akan jauh lebih berat.

Tahun lalu pernah disampaikan bahwa Mercedes-Benz ingin membuat G-Class menjadi sub-merek terpisah, seperti AMG dan Maybach. Dan pada IAA Mobility alias Munich Motor Show 2021, diperkirakan Daimler AG sebagai induk perusahaan akan mengumumkan ketiga entitas tadi akan menjadi satu grup bisnis di bawah Mercedes-Benz.

G-Class

Sebelumnya pernah dikatakan oleh Ola Kallenius, CEO Daimler, bahwa sub-merek akan bisa beroperasi lebih baik bila dikelola oleh satu badan manajemen sekaligus. Bahkan sosok yang kabarnya akan ditunjuk  untuk memimpin strategi baru ini sudah muncul. Sosok tersebut adalah Philipp Schiemer yang saat ini menjabat sebagai CEO Mercedes-AMG.

Baik AMG, Maybach dan G-Class melalui strategi bisnis baru ini akan mempertahankan masing-masing “kemandirian, identitas yang kuat, dan kultur perusahaan yang berkembang”. Lebih lanjut, struktur dari grup baru ini untuk sekarang masih belum difinalisasi.
WAHYU HARIANTONO

Sumber: Paultan, mbpassion

Artikel yang direkomendasikan untuk anda