Kisah Tragis Pembalap Gagal Pecahkan Rekor Mobil Melompat Terjauh di Dunia

Tignes, Carvaganza – Bagi kebanyakan atlet yang sukses pasti terdapat ambisi yang besar sebagai bahan bakarnya. Nama-nama seperti Michael Jordan dan Aryton Senna adalah beberapa di antaranya, mencapai puncak karir dengan bekal ambisi yang tinggi. Namun demikian tidak mudah mencapai puncak kesuksesan seperti mereka, tentunya banyak juga kegagalan yang dilaluinya. 

Ambisi yang tinggi juga ada di salah satu atlet multi talenta Guerlain Chicherit yang memulai karirnya sebagai pembalap reli sekaligus ia juga apik sebagai pemain ski salju.  Pada 2014 ia berambisi untuk memecahkan rekor dunia lewat lompatan mobil terjauh dan terlama. Sayangnya cita-cita tersebut harus berakhir dengan tragis lewat kecelakaan serius. 

Chicherit melakukan persiapan yang sangat matang sebagai seorang pembalap professional. Ia ingin mencatatkan rekor lompatan tersebut dengan Mini yang sudah dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan seperti roll bar, modifikasi suspensi dan mesin. Intinya ia menginginkan MINI Cooper tuningannya ini dapat melompat setinggi 360 kaki atau sekitar 110 meter di atas tanah. Bahkan untuk menambahkan tantangannya ia melakukannya di atas jalanan yang tertutup salju dan tentu saja licin.

Rekor Guerlain Chicherit

Pada saat melakukan aksinya, Chicherit yang disponsori oleh merk kamera aksi Gopro dan menyediakan tampilan dari berbagai sudut mulai tampilan kendaraannya hingga kamera yang mengarah pada dirinya untuk menampilkan ekspresinya. Setelah melakukan perhitungan dan persiapan, Chicherit dan tim mematok kecepatan 160 km/jam yang dibutuhkan untuk melewati jarak lompatan yang mencapai 110 meter.

Setelah semua dianggap siap, sang pembalap memulai aksinya, ia tampak berkecamuk antara senang dan tegang alih-alih khawatir aksi ini gagal. Suara raungan dari knalpot MINI Countryman yang sudah dimodifikasi terdengar sangat brutal dan disusul dengan akselerasinya untuk mencapai kecepatan 160 km/jam di ujung papan lompatan. Chicherit melakukannya dengan sangat mulus, putaran rodanya bergerak mulus di atas permukaan salju hingga ke papan lompatan dan sukses menerbangkan MINI Countryman. 

Chicherit melakukannya dengan baik, MINI Countryman miliknya sukses melewati jarak yang diinginkan sampai akhirnya terjadi gerakan yang tidak sesuai rencana. Fascia depan MINI Countryman miliknya menukik terlalu dalam hingga membuatnya roda depannya tidak dapat mencapai landasan dengan baik. Selama mobil itu melompat sebelum mendarat sang pembalap tidak dapat berbuat apa-apa hanya berserah diri pada kerja alamiah dari gaya gravitasi bumi.

Guerlain Chicherit

Gerakan terakhir sebelum menyentuh daratan yang tidak stabil itu membuatnya gagal mendarat. MINI Countryman yang dikendarai Chicherit berguling dengan keras hingga menghasilkan suara dentuman yang mengheningkan penonton dan tim. Sayangnya tim penyelamat agak telat bergerak, pada video tersebut kebanyakan dari mereka menunggu mobil Chicherit berhenti berguling.

Sayangnya Chicherit gagal melakukan aksinya dengan mulus tapi beruntungnya ia masih selamat dari kematian. Tapi seluruh aksi dari Chicherit terekam dengan baik mulai sejak ia melesatkan MINI Countryman di garis start hingga ia digulung oleh kendaraannya sendiri yang nyaris menjadi peti mati untuknya. 

Guerlain Chicherit menjalani karir olahraga motor profesionalnya pada tahun 2003 dan dengan cepat naik di antara jajaran Reli Dakar. Dia melakukan debutnya di Dakar pada tahun 2005, dan di musim keduanya ia berhasil memenangkan salah satu perlombaan gurun pasir yang terkenal paling sulit di dunia.
ALVANDO NOYA / WH

Sumber: Hotcars

Artikel yang direkomendasikan untuk anda