Kendaraan Listrik Ini Bisa Dipakai Tanpa Perlu Dicas

JAKARTA, Caravaganza,com – Impian untuk memiliki kendaraan listrik yang tak perlu charging sudah di depan mata. Aptera, produsen mobil listrik beroda tiga mulai menerima pesanan untuk kendaraan elektrik dengan panel surya. Kendaraan elektrik ini bisa berjalan sejauh lebih dari 1.600 km sampai energi baterainya habis.

Mobil dua penumpang ini memiliki bentuk mirip pesawat terbang yang sangat aerodinamis. Katanya koefisien drag mobil ini hanya 0,13 saja yang memungkinkan konsumsi energi listriknya bisa sehemat 0,1 kWh per 160 km. Baterai mobil beroda tiga ini mampu memuat 100 kWh energi listrik sehingga jarak tempuhnya menjadi sekitar 1.600 km. Bahkan bisa lebih.



Karena Aptera dibekali dengan oanel surya yang terpasang di atap dan kap bagasinya. Saat matahari bersinar cerah, panel surya ini dapat menambah 40 persen jarak tempuh atau sekitar 38 km. Jadi kalau Anda tinggal di negara yang cerah, besar kemungkinannya tak perlu repot cari fasilitas pengisian energi listrik umum. Sampai di tujuan cukup parkir di bawah terik matahari maka baterai akan mengisi kembali dengan sendirinya.

Aptera menyebut setiap jamnya panel surya dapat menambah jarak tempuh sekitar 8 km. Meskipun Aptera bisa mengisi ulang energi baterainya lewat panel surya namun mobil beroda tiga ini belum bisa disebut sebagai kendaraan bertenaga surya. Tapi kemampuan mengisi ulang baterainya yang sangat cepat dengan tenaga sinar matahari layak untuk mendapat dua jempol.



Menariknya lagi, performanya tak bisa dipandang sebelah mata. Bagi mobil umum, akselerasi 0-100 km/jam dalam 5,5 detik sudah terbilang luar biasa. Hebatnya mobil ini diklaim bisa melesat dari posisi diam sampai 100 km/jam dalam tempo 3,5 detik saja. Tak kalah menarik, pengisian ulang dengan mencolokkan kabel ke jaringan listrik rumah bisa dilakukan secara fast charging. Aptera menyebut kemampuan charging menggunakan plug-in bisa mencapai 800 km untuk satu jam pengecasan.

Kendaraan elektrik beroda tiga ini sudah mulai bisa dipesan dengan biaya pemesanan US$ 100 saja atau sekitar Rp 1,4 juta. Deposit ini bisa dikembalikan nantinya. Harganya sendiri mobil ini dijual mulai sekitar Rp 365 juta sampai Rp 650 juta kalau dikurskan ke Rupiah. Ada dua varian yang ditawarkan yakni, Paradigm dan Paradigm+. Belum ada keterangan resmi mengenai perbedaan kedua varian tersebut.



Meski baru berwujud kendaraan beroda tiga dengan dua penumpang, tapi ada secercah harapan bagi warga bumi terntang mobilitas bertenaga surya. Aptera menunjukkan bahwa tak ada batasan dari perkembangan teknologi transportasi untuk masa depan.
RIZKI SATRIA



Sumber: Car and Driver

Artikel yang direkomendasikan untuk anda