Beranda Updates Kebongkar! Dodge Charger di Film Fast And Furious Itu Palsu

Kebongkar! Dodge Charger di Film Fast And Furious Itu Palsu

JAKARTA, Carvaganza.com — Well, sebaiknya kita jangan dulu tersihir oleh film Fast and Furious. Tidak semua mobil yang dipakai di dalam film action populer itu asli. Kalau adegan action antara Dominic ‘Dom’ Toretto (Vine Diesel) dengan Brian O’Conner (mendiang Paul Walker) yang memakai stuntmant itu hal biasa. Bahkan adegan-adegan perkelahiannya editan komputer juga wajar.

Namun, kalau mobil yang dipakai itu tidak asli, kedengarannya gila. Enggak masuk akal. Bisa bikin baper banyak orang.

Informasi soal Dodge ini meluncur langsung dari mulutnya Technical Advisor Fast and Furious, Craig Lieberman. Dia ngaku di channel YouTube pribadinya. Pengakuan ini tentu mengejutkan ribuan fans. Katanya Dodge Charger 1969 yang dipakai oleh Toretto (Vin Diesel) di film The Fast and The Furious pertama 1 (2001) itu palsu. Mobil yang dipakai bukan Charger tahun 1969, melainkan tahun 1970 tapi memakai suku cadang tahun 1969.

Komen-komen fans Craig di channelnya bikin ngeri. Ada yang mengaku kecewa, ada yang bersikap masa bodoh. Yang mereka inginkan hanya nonton film yang menghibur. Urusan mobil itu urusan sekian. Tapi bagi kalangan car enthusiast, pasti bikin kaget. Soalnya, yang bikin film ini menguasai Blockbuster adalah faktor line-up mobil yang dipakai. Ditambah adegan-adegan mobil terbang yang bikin imajinasi melayang.

Cuma Satu Scene

Lieberman juga membuat pengakuan yang mengejutkan lagi. Mesin besar yang dibenamkan pada ‘Charger 1969’ itu hanya diambil pada satu kali scene saja. Scene pada saat Dom untuk pertama kalinya memperlihatkan Charger pada Brian (Paul Walker) di dalam garasi. Tapi sehabis scene itu kelar, tim film langsung mencopot mesin besar itu dan menggantinya dengan mesin yang lebih payah. Bahkan superchargernya pun ‘bodong’.  Padahal penonton sudah terlanjur terbuai.

Kebohongan yang dibongkar Lieberman bukan cuma disitu. Ia juga bilang, mobil American Muscle tersebut tidak bisa wheelie dan burnout dalam waktu bersamaan. Buat mengakalinya, tim stuntman harus memasang wheelie bar hidrolik pada mobil. Biar lebih dramatis lagi ditambah efek asap yang diatur oleh komputer. Pantesan pada saat nonton kelihatannya hebat banget. Wah…

Padahal film ini sangat terkenal. Sejak pertama ditayangkan pada 2001, film ini diikuti sekuel lainnya. Total sudah ada 9 film. Bahkan rencananya aka nada satu film lainnya yang akan ditayangkan di bioskop pada 2021.

Mau tahu lebih lengkap? Tonton saja channel YouTube Lieberman. Disitu Ia bercerita banyak soal keterlibatannya sebagai Technical Advisor di Fast and Furious, terutama yang pertama. Ia menyajikan potongan-potongan scene di dalam film tersebut.

KARIM | RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Gaikindo Gaungkan Keselamatan Berkendara di Ajang GIICOMVEC 2020

JAKARTA, Carvaganza.com – Topik keselamatan menjadi fokus yang diserukan GAIKINDO. Tak hanya di kendaraan penumpang, tema ini juga digaungkan lewat penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International...

Turnamen Bulutangkis Daihatsu Astec Open 2020 Diawali dari Medan

MEDAN, Carvaganza.com – Daihatsu kembali menggandeng Alan & Susy Technology (ASTEC) menyelenggarakan turnamen bulutangkis yaitu Daihatsu Astec Open 2020. Kompetisi ini yang dibuka di...

Toyota Bantu 20 Atlet Muda Potensial Lewat Program SATRIA

JAKARTA, Carvaganza.com – Toyota mengumumkan 20 nama atlet muda potensial Indonesia yang tersaring dalam program athlete scouting bertajuk SATRIA (Satukan Bakat Negeri Kita). Mereka akan mendapat...

Astra Auto Fest 2020 Catat 3.500 SPK dan Transaksi Rp 700 Miliar

JAKARTA, Carvaganza.com – Gelaran Astra Auto Fest 2020 yang berlangsung 19 – 23 Februari di Astra Biz Center BSD City lalu berakhir manis. Penyelenggara...

Perkuat Brand, Wuling Motors Sponsori Tim Sepak Bola Bali United

DENPASAR, Carvaganza.com – Pabrikan otomotif Wuling Motors resmi menjadi salah satu sponsor utama tim sepak bola Bali United. Kolaborasi itu, menargetkan perluasan merek dan...