Beranda Updates Ini Perbedaan All New Suzuki Ertiga Dengan Versi Lama

Ini Perbedaan All New Suzuki Ertiga Dengan Versi Lama

JAKARTA, 26 April 2018 — PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) telah meluncurkan All New Ertiga di ajang Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2018. Mobil ini juga dipajang sejak 19-29 April di booth Suzuki Hall A, JIExpo Kemayoran, Jakarta. Banyak pertanyaan pengunjung mengenai perbedaan antara Ertiga baru dengan yang lama. Apa saja perbedaan Ertiga lama dan yang baru?

Harold Donnel selaku Head of Brand Development & Marketing PT SIS mengatakan New Ertiga mendapat perubahan besar dibandingkan generasi sebelumnya. “All New Ertiga hadir dengan perubahan signifikan dari generasi sebelumnya. Secara desain mobil ini lebih panjang 130mm, lebih lebar 40mm, lebih tinggi 5mm dan lebih ringan. Mobil bergaya premium ini juga menggunakan platform heartect mempertegas konsepnya yang kuat sekaligus elegan,” ujar Harold Donnel, Kamis (26/4).

Berbagai fitur baru disematkan Suzuki. Pada eksterior kini sudah dilengkapi dengan adanya keyless entry, lampu proyektor dan desain bodi kini menggunakan garis lebih tegas agar lebih sporty.

Untuk interior, sudah dilengkapi tombol telpon pada setir, start/stop button dan ventilated air pada cup holder yang membuat minuman tetap dingin saat dibawa berpergian. Jika dilihat juga pada desain dashboard lebih baru dan mewah dengan adanya wood panel.

Sedangkan pada baris ketiga, Ertiga terbaru ini sudah bisa direclaining dan tentunya karena dimensi lebih panjang dan lebar maka mobil ini diklaim lebih luas dan lega. Selain itu, jok juga bisa dilipat menjadi rata dan pada lantai belakang bisa dilipat untuk mendapat ruang lebih luas ketika membawa barang yg besar seperti galon air.

Bagaimana dengan mesin? Harold Donnel mengatakan untuk mesin juga diganti baru dengan penggunaan K15B sedangkan dahulu K14B. Tenaga pun kini menjadi lebih besar 102hp dan torsi 138nm. Dari emisi gas buang pun ia diklaim lebih irit dengan pengujian BT2MP yang menghasilkan 16,73 km/l untuk transmisi otomatis dan 18,09 km/l untuk transmisi manual.

VALDO PRAHARA