Bidik Pertumbuhan, Mandiri Tunas Finance Buka Jaringan di Ungaran

UNGARAN, 12 Oktober 2018 – Perkembangan pembiayaan kendaraan bermotor yang cukup menjanjikan di Jawa Tengah mendorong PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melebarkan sayapnya. MTF melakukan perluasan jaringan layanan di wilayah Jawa Tengah, khususnya Ungaran.

Acara peresmian kantor Cabang MTF Ungaran  dilaksanakan pada hari Jumat, 12 Oktober 2018 dihadiri oleh Direktur Utama MTF Arya Suprihadi, Regional Manager Region VI Puji Biso Santoso, Corporate Secretary & Legal Business Division Head Vivid Zulprimiadanni, Branch Manager MTF Ungaran Doddy Pratidina serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Arya Suprihadi menjelaskan sebagai kota yang sangat potensial, dengan kegiatan perdagangan sebagai motor pertumbuhan ekonomi kota Ungaran, kebutuhan pembiayaan kendaraan bermotor pun terus meningkat. “Untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan fasilitas pembiayaan tersebut, kami memperluas jaringan dengan membuka kantor cabang di Ungaran,” katanya.

Perkembangan bisnis pembiayaan MTF di wilayah Jawa Tengah selama Januari - September 2018 cukup bagus. MTF berhasil mencapai lending Rp 1,374 triliun atau naik 10,96% dibandingkan periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp 1,238 triliun. Sedangkan komposisi pembiayaan per Agustus 2018 adalah 86,8% di sektor retail, dan sisanya kredit KKB retail 9,3% dan multiguna sebesar 3,8%.

”Melihat pencapaian tersebut, kami optimistis MTF di wilayah Jawa Tengah dapat mencapai kenaikan pembiayaan kendaraan bermotor sekitar 15% dari pencapaian tahun 2017,” Arya menambahkan.

Kantor Cabang MTF Ungaran yang berlokasi di Ruko Mutiara Square No.6, Jl Gatot Subroto 133, Ungaran. Dengan lokasi kantor yang strategis dan mudah dijangkau, MTF yakin dapat melayani konsumen di Ungaran dengan baik. Untuk melayani kebutuhan nasabah dalam pembiayaan kendaraan bermotor, MTF Ungaran bekerjasama dengan sejumlah brand terkemuka, antara lain Toyota, Honda, Daihatsu, Mitsubishi, Suzuki, Nissan, Datsun, dan Wuling.

RAJU FEBRIAN

Artikel yang direkomendasikan untuk anda