Beranda Updates Antisipasi Kebutuhan BBM, Pertamin Siapkan Kiosk di Tol Trans Jawa

Antisipasi Kebutuhan BBM, Pertamin Siapkan Kiosk di Tol Trans Jawa

SURABAYA, 25 Desember 2018 – Pembukaan Tol Trans Jawa akan digunakan masyarakat yang merayakan momen Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Untuk memenuhi kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) para pengguna jalan tol tersebut, Pertamina melakukan langkah antisipasi.

Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur (LSCI) Pertamina Gandhi Sriwidodo, mengatakan optimalisasi sarana dan fasilitas telah diupayakan melalui penambahan armada mobil dispenser sebanyak 5 unit serta pendirian Kiosk Pertamax di 7 lokasi sepanjang jalur tol trans jawa.

“Kami menyadari bahwa dengan beroperasinya jalur tol trans jawa ini, Pertamina memandang perlunya antisipasi masyarakat yang ingin membeli BBM di titik-titik tertentu, sehingga dengan dioperasikannya Kiosk Pertamax ini masyarakat dapat melaksanakan perjalanan dengan lebih nyaman tanpa khawatir kesulitan untuk memperoleh BBM,” kata Gandhi.

Hal ini disampaikan Gandhi di sela-sela kunjungan Menteri ESDM Ignasius Jonan ke Terminal BBM Surabaya Grup pada Senin (24/12) kemarin. Gandhi mengatakan  Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan BBM & LPG masyarakat pada momen Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 yang salah satunya dengan mensiagakan satgas selama 24 jam.

Tim tersebut beroperasi mulai 18 Desember hingga 8 Januari 2019. Tim Satgas ini bertugas memantau penyaluran BBM dan LPG mulai dari penguatan stok, kelancaran distribusi di jalan raya hingga pemantauan kondisi di lapangan, sehingga ketersediaan BBM dan LPG di masyarakat dapat terus terpenuhi.

Sementara itu, Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam kunjungannya ke Terminal BBM Surabaya Grup menekankan pentingnya kelancaran pasokan BBM dan LPG pada dua hari besar di akhir tahun ini. “Perlu kesiapan pasokan khususnya di jalur-jalur perlintasan pemudik, tol trans jawa serta bandara-bandara yang menjadi destinasi wisata masyarakat,” kata Ignasius Jonan.

Ia didampingi Kepala Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas Fashurullah Asa dan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Dwi Harry Soeryadim dan Direktur Logistik.

Pertamina telah membentuk tim satgas Natal dan Tahun Baru 2019 yang beroperasi mulai 18 Desember hingga 8 Januari 2019. Tim Satgas ini bertugas memantau penyaluran BBM dan LPG mulai dari penguatan stok, kelancaran distribusi di jalan raya hingga pemantauan kondisi di lapangan, sehingga ketersediaan BBM dan LPG di masyarakat dapat terus terpenuhi.

Kenaikan konsumsi BBM dan LPG di wilayah Jatim Bali Nusa Tenggara selama masa libur akhir tahun ini diprediksi akan mengalami kenaikan. Untuk BBM jenis Gasoline (bensin) kenaikan diprediksi mencapai 10%. Sementara itu BBM jenis Gasoil (Diesel) diprediksi mengalami penurunan konsumsi sebesar 2%. Konsumsi LPG selama Natal dan Tahun Baru pun diprediksi meningkat, dimana LPG bersubsidi diperkirakan meningkat 12%, sedangkan LPG Non Subsidi meningkat sebesar 9%.

Produk Avtur pun tidak luput dari kenaikan konsumsi sepanjang libur Natal dan Tahun Baru ini, dimana kenaikan diperkirakan mencapai angka 4% dibandingkan tahun 2017-2018. Peningkatan kebutuhan avtur tertinggi terjadi pada 21 Desember 2018 (menjelang libur Natal 24-25 Desember) dan pada tanggal 28 Desember 2018 (menjelang libur tahun baru 2019).

Masyarakat juga dapat berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan pelayanan Pertamina dan melaporkan apabila terjadi kendala dan hambatan distribusi produk Pertamina melalui Contact Pertamina 1500-000. Pertamina juga akan terus melakukan update apabila terdapat program promo pelanggan dan laporan satgas terbaru melalui akun media sosial yaitu @pertaminamor5 dengan hashtag #MORHIT5.

RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza