7 Mobil Ini Super Kencang Tapi Interiornya Membosankan

JAKARTA, CARVAGANZA - Mobil-mobil dengan performa tinggi biasanya punya banderol yang tinggi pula. Makanya bisanya mobil sport berperforma tinggi punya interior yang mewah untuk menyesuaikan maharnya yang mahal itu. Tetapi ternyata ada beberapa mobil super kencang yang interiornya biasa saja. Bahkan terkesan terlihat membosankan dan bahkan cenderung mengcewakan. Masalahnya konsumen sudah mengeluarkan tidak sedikit uang. Interior yang lengkap dan mewah sudah sepatutnya menjadi satu paket. Nah berikut ini kami adalah tujuh mobil sport berperforma tinggi yang punya interior membosankan.

1. Nissan GT-R Nismo

Nissan GT-R Nismo

Pertama kali diperkenalkan pada 2013, Nissan GT-R Nismo adalah versi tercepat dari GT-R standar. Pada 2020 Nissan meluncurkan GT-R Nismo terbaru yang lebih kencang lagi. Kecepatan maksimalnya bisa menyentuh 330 km/jam. Mobil ini sanggup mencapai 100 km/jam dari posisi diam dalam tempo 2,48 detik saja.

Nissan GT-R Nismo

Sedihnya, Nissan tak membuat interiornya sehebat performanya. Desainnya membosankan dan punya fitur yang tak luar biasa. Tombol-tombol berserakan di konsol tengah dan beberapa komponen di dalamnya tak melambangkan dirinya sebagai mobil sport berperforma tinggi.

2. Alfa Romeo 4C

Alfa Romeo 4C

Alfa Romeo 4C menyapa publik untuk pertama kali di 2013. Kecepatan maksimalnya yang tembus 260 km/jam membuatnya layak menyandang predikat sebagai mobil sport berperforma tinggi. Apalagi desain eksteriornya penuh gaya dan bobot keseluruhannya yang sangat ringan. Jadi mobil ini jelas ditujukan untuk mereka yang senang mengemudi.

Alfa Romeo 4C

Meskipun punya performa yang luar biasa, ternyata bagian dalam mobil ini biasa saja. Material plastik terlihat murahan dan minim ruang penyimpanan di dalamnya. Lihat saja kisi-kisi AC membulat yang tak jauh berbeda dari yang dpakai oleh mobil berharga jauh lebih murah. Panel AC juga masih menggunakan knob putar manual ala ‘kompor gas’. Alfa Rome sepertinya hanya fokus dalam mengembangkan detail eksterior dan performa mobil ini saja.

3. McLaren 570S

McLaren 570S

McLaren 570S yang dilengkapi mesin 3,8 liter V8 menghaslkan tenaga 562 hp. Performanya sanggup membawa 570S melesat hingga kecepatan maksimum 320 km/jam. Bukan cuma kencang, mobil yang diluncurkan perdana pada 2015 itu juga menawarkan kesenangan mengemudi.

McLaren 570S

Namun bagian dalamnya tak dilengkapi dengan sistem berteknologi terbaik. Bahkan banyak yang komplain dengan jahitan pada interiornya yang konon sering gampang copot. Sebetulnya ada banyak fitur di interiornya yang bisa dimiliki konsumen. Namun kalau mau memiliki semua fitur berteknologi tinggi, semua opsional harus ditebus dengan harga yang sangat tinggi. Padahal harga dasar mobil ini tanpa semua ekstra fiturnya saja sudah lebih dari Rp 2,6 miliar.

4. Chevrolet Camaro

Chevrolet Camaro

Mobil yang kita bahas ini bukanlah versi terbaru dari Chevrolet Camaro, yakni generasi kelimanya. Walaupun begitu, di masanya Camaro punya nama besar yang patut dilengkapi dengan interior mewah. Memang interiornya berkualitas dan tak bisa dibilang jelek. Namun desain maupun peletakan instrumen di dalamnya seluruhnya tak begitu jauh berbeda dari sedan Chevrolet yang lebih murah.

Chevrolet Camaro

Camaro hanya kurang sentuhan detall istimewa saja yang dapat mengangkat kabinnya layak bersandar sejajar dengan mobil berperforma tinggi bermesin V8 sekelasnya. Pasalnya versi facelift tahun 2014 Camaro yang memakai mesin V8 sanggup melesat hingga kecepatan maksimum 273 km/jam. Apalagi, tampilan luar mobil ini sangat tapan dan popularitasnya semakin diangkat lagi karena tampil di film box office Transformers.

5. Lotus Evora GT

Lots Evora GT

Lotus bukan produsen mobil sembarangan. Lotus bahkan salah satu brand yang cukup sukses di balap jet darat Formula 1. Makanya mobil hasil karya mereka tak bisa dianggap remeh. Tak terkecuali dengan salah satu produknya ini, Lotus Evora GT. Meluncur di 2020, mobil sport 2-pintu ini dibekali mesin 3,5 liter V6 yang bertenaga 416 hp. Hasilnya, performa mobil ini sanggup menyentuh kecepatan maksimal 303 km/jam. Tentu saja selain kencang, Lotus Evora GT menawarakan rasa kesenangan mengemudi.

Lotus Evora GT

Meskipun Lotus termasuk salah satu produsen mobil dengan pengembangan teknologi yang terdepan, tetapi interior mobil ini jauh dari yang diharapkan. Beberapa are di kabin terlihat murahan. Dashboardnya juga sama sekali tak menunjukkan dirinya sebagai mobil sport mewah. Kabinnya juga sangat sempit. Untungnya kabin yang kurang sedap ini menjadi satu-satunya hal yang mengecewakan dari keseluruhan mobil ini.

6. Mercedes-AMG SL 55

Mercedes-AMG SL55

Penggemar mobil pasti kenal dengan nama AMG. Divisi performa dari Mercedes-Benz yang menjamin setiap produknya pasti bakal sukses mengocok perut penumpangnya. Pertama dirilis pada 2002, siapa yang sangka kalau Mercedes-AMG SL 55 langsung meraih predikat sebagai mobil bertrasnmisi otomatis paling kencang di dunia saat itu Mobil berkode bodi R230 itu dibekali mesin V8 6,2 liter yang sanggup membuatnya melesat hingga kecepatan 300 km/jam dengan atap terbuka.

Mercedes-AMG SL55

Tapi siapa yang sangka juga kalau mobil yang pernah dimiliki oleh Jeremy Clarkson ini juga punya interior yang biasa saja. Apalagi ketika mobil ini diluncurkan, Mercedes-Benz sedang dirundung masalah kualitas interior. Desain interior mobil ini memang mendapat tamahan oramen panel kayu dan joknya sudah berlapis kulit. Tetapi penataan dashboard dan instrumen kabinnya tidak menarik. apalagi mobil beratap terbuka seharusnya memamerkan kemewahan interiornya yang telanjang.

7. Porsche 911 GT3

Porsche 911 GT3

Lahir di lintasan balap, Porsche 911 GT3 pada tahun 1999 dibuat untuk mengikuti kejuaraan balap GT3 FIA. Tak perlu sangsikan performanya yang sanggup menyentuh keceptan maksimal 305 km/jam. Tak cuma itu, punya tugas khusus berlaga di lintasan balap, mobil ini dibuat agar mampu bermanuver selincah mungkin.

Porsche 911 GT3

Tapi gara-gara misi mulia tersebut, mobil ini diciptakan agar memiliki bobot seminim mungkin. Makanya banyak komponen di dalam Porsche 996 yang harus rela tak dipasang di dalam kabinnya. Contohnya, Porsche tak memasang kursi belakang, speaker di kabin belakang bahkan sampai menjadikan head unit audio sebagai fitur opsional. Jadi kalau waktu itu Anda beli mobil ini dalm versi standarnya, gak dapat head unit audio. Lantaran semua itu, mobil yang diciptakan agar berprestasi di lintasan balap ini jadi punya interior yang sangat membosankan bagi mereka yang membeli mobil ini untuk digunakan harian di jalan umum.
RIZKI SATRIA

Artikel yang direkomendasikan untuk anda