VIDEO: Adu Performa Ferrari F8 Tributo vs McLaren 720S, Siapa Unggul?

JAKARTA, Carvaganza.com – Nama Ferrari dan McLaren sudah hadir sejak lama, dan terkenal lewat persaingan kerasnya di balap Formula 1. Hampir satu dekade terakhir, persaingan tersebut ikut meluas ke ranah supercar. Sejak McLaren melahirkan MP4-12C, seolah memetakan ulang persaingan segmen supercar, yang sudah lama dihuni oleh Ferrari.

Di era saat ini, McLaren memiliki 720S di kelas Super Series, yang banyak menganggapnya sebagai supercar terbaik di segmennya. Kemampuannya telah berhasil menaklukkan performa banyak supercar yang ada di pasar saat ini. Bahkan, Porsche 911 Turbo S juga telah ditundukkan, bintang tahun ini yang dijuluki The Supercar Killer.

Tapi bagaimana dengan persaingannya bersama Ferrari? Di segmen 720S saat ini, Ferrari memiliki F8 Tirbuto sebagai sesama supercar bermesin V8 turbo. Jika 720S sudah beredar sejak tahun 2017, F8 Tributo baru meluncur pada tahun lalu, sebagai pengganti 488 GTB.

Penasaran siapa yang lebih baik di atas lintasan, YouTuber asing dengan nama 888MF melakukan komparasi kedua supercar tersebut. 720S dan F8 Tributo diadu performanya mentahnya lewat drag race alias balapan lintasan lurus. Runway alias landasan udara menjadi medan pertempuran dua supercar dari merek yang memiliki heritage kuat di dunia motorsport ini.

Drag race dilakukan dengan menggunakan jarak lintasan ¼ mile atau 402 meter. Dua kali gilrian drag race dilakukan dalam pengujian ini. Di atas kertas, spesifikasi 720S dan F8 bisa dibilang seimbang. Walapun dari kapasitas mesin, McLaren sedikit unggul 100cc dengan 4,0 liter, sementara mesin Ferrari hanya 3,9 liter.

720S sebagai incumbent atau target yang ingin ditaklukkan, menyimpan tenaga 710 hp dan torsi 770 Nm pada mesin V8 4,0 liter turbo. Sementara F8 dengan mesin V8 3,9 liter turbo, menghasilkan angka output yang benar-benar sama, baik tenaga maupun torsi. Apalagi saat menilik transmisi dual-clutch 7-speed dan penggerak roda belakang yang sama-sama diandalkan 720S dan F8 Tributo.

Yang menarik adalah mesin F8 diadopsi dari model hardcore dan track ready dari generasi sebelumnya, yaitu 488 Pista. Mesin pada 720S juga dipercaya untuk model hardcore McLaren lainnya, yaitu Senna, Speedtail, dan yang terbaru 765LT.

Melihat wujudnya, F8 tampak tidan banyak basa-basi sebagai mobil kencang. Seluruh pahatan body dibuat sedemikian rupa untuk mengalirkan udara, disertai intake besar di sejumlah bagian. Semnetara 720S, dibuat anggun dengan menyembunyikan seluruh saluran udara di balik body. Dua pendekatan berbeda ini sepertinya yang memberi pengaruh terhadap performa dan hasil drag race 720S dan F8.

Sumber: 888MF

WAHYU HARIANTONO

Artikel yang direkomendasikan untuk anda