Beranda Community SWDKLLJ Pada STNK, Apakah Fungsinya?

SWDKLLJ Pada STNK, Apakah Fungsinya?

JAKARTA, 2 Februari 2017 — Saat kita membayar pajak kendaraan, otomatis kita akan dikenai biaya SWDKLLJ yang tertera di Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK). SWDKLLJ adalah kependekan dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Nah, apa fungsinya?

Fungsi SWDKLLJ yaitu kita memperoleh perlindungan asuransi bila terjadi kecelakaan saat Anda mengemudi di jalan raya.

“Dengan Anda Membayar SWDKLLJ, secara otomatis pembayar tercatat ikut asuransi yang dikelola oleh perusahaan BUMN yang bernama Jasa Raharja,” ujar Dadang Suharto, Kepala Dinas Pendapatan (KaDisPen) Provinsi Jawa Barat kepada Carvaganza saat ditemui di kantornya.

Besarnya tarif SWDKLLJ tergantung dari tipe kendaraan. Untuk motor berkapasitas mesin 50 cc s. d. 250 cc akan dikenai tarif Rp 35.000. Sedangkan untuk mobil dikenakan biaya sebesar Rp 143.000. Besarnya santunan yang diperoleh oleh Jasa Raharja berdasar pada Ketetapan Menteri Keuangan RI No 36/PMK. 010/2008 dan 37/PMK. 010/2008 tanggal 26 Februari 2008.

Proses Klaim Asuransi SWDKLLJ

Membayar tarif SWDKLLJ berarti Anda mendapatkan santunan saat terjadi kecelakaan di jalan raya. Besarnya santunan yang diperoleh dari Jasa Raharja berdasarkan pada Ketetapan Menteri Keuangan RI No 36/PMK. 010/2008 dan 37/PMK. 010/2008 tanggal 26 Februari 2008.

Besar Santunan

Untuk Meninggal Dunia mendapat santunan sebesar Rp 25 juta. Cacat Tetap mendapat santunan sebesar Rp 25 juta. Biaya Rawat di Rumah Sakit sebesar Rp 10 juta. Sedangkan untuk biaya penguburan sebesar R. 2 juta.

Cara Mendapatkan Santunan

Prosesnya pun tidaklah sulit. Anda cukup menghubungi kantor Jasa Raharja terdekat. Selanjutnya, Anda diwajibkan mengisi formulir pengajuan klaim dengan memasukkan laporan kecelakaan dari pihak kepolisian, surat keterangan dari dokter, dan KTP korban atau ahli waris korban. Jika korban luka-luka, Anda harus melampirkan kwitansi biaya perawatan dan pengobatan yang asli. Sedangkan jika meninggal dunia, dibutuhkan Kartu Keluarga atau Surat Nikah.

Hak santunan jadi tidak berlaku bila mengajukan lebih dari 6 bulan. Terhitung sejak terjadinya musibah atau tidak diakukan penagihan kurun waktu 3 bulan, sejak hak santunan di setujui oleh Jasa Raharja. Santunan ini diberikan tidak cuma pada seseorang atau si pengemudi, tapi juga berlaku pada berapa penumpang yang turut jadi korban kecelakaan saat itu.

Jadi kita harus tahu hak kita dan jangan pernah terlambat dalam memprosesnya.

Semoga bermanfaat….

VALDO PRAHARA

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Perluas Jangkauan, MG Resmikan Outlet Baru di Makassar

MAKASSAR, Carvaganza -- MG Motor Indonesia kian agresif menjangkau lebih banyak konsumen Tanah Air dengan meresmikan kehadirannya di daerah dan pulau lain. Untuk pertama...

F1: Terus Digosipkan Pindah ke Ferrari, Ini Jawaban Hamilton

BRACKLEY, Carvaganza.com – Selama bertahun-tahun, rumor tentang Lewis Hamilton akan hengkang dari Mercedes ke Ferrari terus bergema. Apalagi Bersama Mercedes, dirinya dianggap sudah cukup...

Suzuki Ignis Raih Penghargaan City Car Pilihan Kaum Millenial

JAKARTa, Carvaganza -- Suzuki New Ignis sebagai salah satu city car andalan dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali meraih penghargaan. Kali ini pengakuan...

McLaren Resmikan Nama Supercar Hybrid Terbarunya

JAKARTA, Carvaganza.com – McLaren sedang mempersiapkan mobil terbaru. Supercar bermesin hybrid itu rencananya akan mulai dipasarkan tahun depan. Belum lama ini, McLaren mengumumkan nama...

Bukan Obat Nyamuk, Hyundai akan Rilis SUV Murah Sekelas Sonet

SEOUL, Carvaganza.com – Pabrikan Korea Selatan sepertinya semakin gandrung dengan segmen SUV yang trennya terus naik saat ini. Setelah Kia merilis Sonet, kini giliran...