Rocky Riwayatmu Kini, Dari SUV Kotak Pelumat Lumpur Menjadi Mobil Urban Kekinian

JAKARTA, CARVAGANZA - PT Astra Daihatsu Motor dipastikan akan segera menjual Daihatsu Rocky ke Tanah Air. Daihatsu Rocky akan berduet bersama dengan Toyota Raize dan meramaikan segmen SUV (Sport Utility Vehicle) kompak lima penumpang.

Jujur ketika mendengar nama Daihatsu Rocky, sontak yang muncul di bayangan adalah sosok SUV kaku yang gagah. Kini Daihatsu Rocky tidak menggunakan tampilan seperti itu lagi.

Rocky adalah salah satu dari turunan Daihatsu Taft yang eksis di era 1970-an hingga 2007. Selain tampangnya yang seksi pada jamannya, komentar positif pun tak jarang melabeli kemampuannya baik di medan aspal maupun off-road. Berikut sekilas tentang perjalanan Daihatsu Taft yang merupakan nenek moyang Rocky hingga perubahannya yang cukup out-of the box di 2021.

1.Daihatsu Taft 1974 - 1988

Daihatsu Taft

Pada tahun 1974 Daihatsu merilis SUV yang didesain untuk melumat medan-medan berat dengan penggerak 4x4. Sedangkan Taft sendiri merupakan kenpedekan dari Tought Almight Fourwheeldrive Transport. Sungguh, kata-kata Fourwheeldrive tersebut benar-benar bukan cuma sekedar nama pada generasi pertama Taft. Pertama kali mendebut di Jepang, Daihatsu Taft dibekali dengan mesin 4-silinder 1,0-liter yang mampu menghasilkan tenaga 57 hp dan torsi 78,5 Nm. Tenaganya dialirkan melalui transmisi manual 4-percepatan dan terdapat transfer case untuk mengubah mode penggerak saat dibutuhkan.

Beberapa tahun berselang, Taft hadir di Indonesia dan langsung mendapat respon positif dari konsumen di Indonesia. Maklum dengan kondisi jalan yang belum sebagus saat ini, Daihatsu Taft bisa dianggap cocok untuk konsumen Indonesia. Pada 1977, Daihatsu Taft mendapat mesin baru, yakni mesin 4-silinder 1,6-liter dengan tenaga 79 hp dan torsi 123 Nm. Tentu ini lebih bertenaga dari model pertamanya. Sayang, model ini tidak masuk ke pasar Indonesia, disinyalir saat itu Daihatsu masih fokus pada penjualan Taft generasi pertama.

2. Daihatsu Rocky / Feroza (1988-2007)

Daihatsu Feroza

Generasi Daihatsu Rocky dimulai pada 1988 ketika pabrikan menghadirkan versi terbaru dari Taft. Tampilannya kemudian diubah dari semula empat pintu, kini menjadi dua pintu dengan konfigurasi 5-penumpang. Di beberapa negara ia juga dikenal sebagai Sportak, Feroza dan Taft.

Kemudian nama Rocky dikenal dengan desain atap removable atau dapat dibuka-tutup dengan basis medium-wheelbase. Generasi pertama Daihatsu Rocky menggunakan mesin 4-silinder 1,6-liter DVVT dengan transmisi manual 5-percepatan. Terdapat tuas transfer case untuk mengubah mode penggerak menjadi 2WD, 4WD low, dan 4WD high. Daihatsu Rocky kemudian menjadi salah satu SUV mini pertama yang diperkenalkan oleh pabrikan Jepang selama 1980-an.

Di Indonesia PT Astra Daihatsu Motor memboyongnya ke Indonesia pada era 1988 sekaligus menggantikan eksistensi dari Daihatsu Taft saat itu. Beberapa kali mendapatkan penyegaran kemudian Daihatsu merilis generasi terbaru dari Rocky yakni Daihatsu Feroza. Berdiri di atas platform yang sama, Feroza mengubah sedikit alat tempurnya yang terdapat pada Rocky sebelumnya.

Salah satunya, suspensi independen yang tidak lagi digunakan dan diganti dengan per keong. Sebenarnya yang menjadi pembeda utama antara Daihatsu Rocky dan Feroza adalah jantung pacunya, mesin bensin 1,6-liter HD-C yang dikawinkan dengan transmisi manual 5-percepatan. Tenaga yang dihasilkan mencapai 94 hp dan torsi 127 Nm dengan sistem penggerak semua roda AWD.

Feroza diproduksi di Indonesia hingga tahun 1999 dan digantikan oleh Daihatsu Taruna yang juga menggendong mesin yang sama. Namun Taruna hanya dibekali dengan penggerak dua roda dan punya genre yang berbeda sepenuhnya dari pendahulunya itu.

Daihatsu Indonesia dikabarkan masih menjual Daihatsu Taruna hingga 2007 dan kemudian digantikan oleh Daihatsu Terios yang kini juga mengisi segmen SUV kompak 7-penumpang.

Daihatsu Rocky

Empat belas tahun berselang, Daihatsu kembali menghidupkan nama Rocky yang legendaris itu meskipun tampilan jauh dari kesan boxy. Daihatsu Rocky generasi terbaru ini dikabarkan akan dijual pada 2021 bersama dengan Toyota Raize.

Pertama kali diperkenalkan di Tokyo Motor Show 2019 lalu Rocky anyar ini bukan lagi sebuah SUV tangguh di medan off-road. Di balik kap, Daihatsu Rocky 2021 akan menggendong dua pilihan mesin yakni 3-silinder 1,0-liter DOHC Turbo yang menghasilkan tenaga 96 hp dan torsi 140 Nm dan 1,2-liter non turbo yang belum diungkap data performanya. Kedua mesin tersebut hanya ditawarkan dengan transmisi otomatis CVT (Continuous Variable Transmission).

Daihatsu Rocky berdiri di atas sasis baru, yakni platform Daihatsu New Global Architecture (DNGA). Platform tersebut diklaim untuk mengakomodasi kendaraan melalui medan-medan aspal dan tidak sepenuhnya sebagai pelumat lumpur. Meski demikian, Rocky memiliki desain dengan ground clearance yang cukup tinggi.

PT Astra Daihatsu Motor dipastikan akan memasarkan Daihatsu Rocky di Indonesia dengan rentang harga Rp 180 juta sampai Rp 250 juta. Bahkan kabarnya Daihatsu Rocky versi terbaru ini masuk dalam kategori mobil yang mendapat relaksasi PPnBM dari pemerintah. ALVANDO NOYA / RS

Artikel yang direkomendasikan untuk anda