New Honda City Hybrid Hadir di Malaysia, Bisa Hasilkan 22,22 km/liter

JAKARTA, Carvaganza.com - Honda City terbaru dengan teknologi hybrid akhirnya resmi diungkap. Malaysia menjadi negara pertama yang dihampiri, dengan rencana peluncuran resmi pada kuartal empat tahun ini. Bertampang layaknya generasi terbaru City, mobil ini dibenamkan powertrain hybrid yang punya tatanan sama dengan Jazz/Fit hybrid terbaru.

Jantung mekanis berteknologi Intelligent Multi-Mode Drive (i-MMD). Unit pembakaran bensin memiliki kapasitas 1,5 liter, mampu menyemburkan daya puncak 98 PS dan torsi 127 Nm. Sementara terpasang dua motor elektrik yang punya fungsi berbeda. Pertama, bertindak sebagai integrated starter-generator (ISG), untuk kebutuhan start/stop. Dinamo kedua menyuplai daya dorong langsung ke roda depan, ber-output 109 PS dan momen puntir tertinggi 253 Nm lewat girboks single fixed-gear ratio.

Melihat konfigurasi itu, Honda menerapkan hybrid terfokus pada motor elektrik. Artinya, output listrik menjadi penggerak roda saat kecepatan rendah. Cocok untuk penggunaan dalam kota. Sedangkan dapur pacu konvensional menyuntik ekstra tenaga saat mobil melesat di kecepatan tinggi. Momen paling efisiensi baginya.



Walau begitu, disediakan pula mode berkendara, terdiri dari EV yang membiarkan motor elektrik bekerja sepenuhnya. Lalu opsi yang mengandalkan mesin bensin beroperasi sendiri. Serta mode hybrid, kombinasi kedua sumber energi.

Belum ada informasi lengkap soal performanya. Berkaca pada Honda Jazz Hybrid, kemampuan akselerasi dari nol ke 100 km/jam membutuhkan 9,2 detik. Efisiensi konsumsi bahan bakar 22,22 km per liter berdasarkan pengujian WLTP. Mengingat City lebih besar dan berat, kemungkinan angka yang dihasilkan akan mirip.

Di Malaysia, Honda City Hybrid dikenalkan dalam trim tertinggi RS. Punya tampilan sangat sporty. Kemungkinan fitur juga lengkap, sama layaknya terpasang di versi mesin bensin. Interior berbalut aksen premium, berimbuh sunroof. Perangkat auto AC dan panel instrumen semi digital pun kemungkinan terpatri.

Fitur keselamatan diperkirakan menganut Honda Sensing. Kumpulan komponen keselamatan dan pembantu pengemudian. Terdiri dari Collision Mitigation Braking System (CMBS) yang memperingatkan pengemudi ketika terdeteksi potensi benturan di depan. Sistem juga mengintervensi dengan mengencangkan sabuk pengaman dan rem secara bertahap.



Kemudian Adaptive Cruise Control (ACC), bekerja memanfaatkan millimeter wave radar di bagian depan. Mampu membaca jarak kendaraan lain, dan secara otomatis mengontrol kecepatan. Pengemudi tak perlu menginjak pedal gas, mobil akan tetap melaju. Cocok untuk penggunaan di jalur bebas hambatan.

Ada pula Lane Keeping Assist System (LKAS) yang aktif pada kecepatan tertentu. Memanfaatkan monocular camera yang membaca marka jalan. Mobil dijaga tetap pada lajurnya. Saat terbaca kendaraan keluar arah, LKAS mengeluarkan peringatan suara dan menambah torsi kemudi untuk mengembalikan haluan.



Bermanuver di persimpangan juga makin aman, berkat Lane Watch. Mengandalkan kamera di spion sebelah kiri. Menampilan daerah blind spot lewat i-Multi Information Display ketika mau berbelok. Terakhir Multi-Angle Rearview Camera yang memudahkan proses parkir. Lantaran situasi sekitar mobil diproyeksikan di head unit, lengkap dengan dynamic guideline.

Unit anyar Honda tampaknya bakal diluncurkan pula di India, tapi pada tahun depan. Terkait harga, masih ditutup rapat pabrikan otomotif asal Jepang ini. Bila melihat banderolnya di India, sedan Honda City model mesin standar dilego sekitar 1,445 juta Rupee atau Rp 287 jutaan. Varian hybrid sewajarnya dipatok lebih mahal, mengingat teknologi yang dibenamkan pabrikan.

Sumber: Cardekho



MUHAMMAD HAFID

Artikel yang direkomendasikan untuk anda