Bburago Bakal Lebih Serius Garap Pasar Indonesia, Fokus Lokalisasi dan Ekspansi Skala

Model Ferrari dan F1 masih menjadi segmen utama yang punya pasar terbesar.

  • 2026/02/Bburago-F1-Ferrari-4.jpg
  • 2026/02/Bburago-F1-Ferrari-3.jpg
  • 2026/02/Bburago-F1-Ferrari-2.jpg
  • 2026/02/Bburago-F1-Ferrari-5.jpg
  • 2026/02/Bburago-F1-Ferrari-1.jpg

JAKARTA, Carvaganza - Para kolektor miniatur atau dicast mobil di Indonesia bersiap dimanjakan oleh koleksi terbaru dari Bburago pada tahun 2026. Merek yang identik dengan koleksi Ferrari dan Formula 1 (F1) ini berencana lebih aktif lewat gelombang inovasi barunya. Bburago akan lebih aktif untuk lebih mendekatkan diri dengan karakteristik unik kolektor lokal di Indonesia.

KEY TAKEAWAYS

  • Apa strategi utama Bburago di Indonesia untuk tahun 2026?

    Strategi utamanya adalah lokalisasi yang lebih mendalam dan diversifikasi produk untuk memenuhi kebutuhan kelompok kolektor yang berbeda, mulai dari pemula hingga senior.
  • Berapa banyak model baru yang akan diperkenalkan?

    Secara global Bburago memiliki lebih dari 100 SKU. Untuk Indonesia, jumlah pastinya sedang dieksplorasi berdasarkan model yang paling menarik bagi target pasar lokal.
  • Eris Yang, General Manager Bburago Indonesia, mengungkapkan bahwa tahun 2026 akan menjadi titik balik bagi mereka untuk bergerak lebih dalam ke strategi lokalisasi. Tidak hanya menjual produk global, dikatakannya Bburago ingin menjadi "teman" bagi para kolektor di Indonesia, mulai dari tingkat pemula hingga kolektor.

    Langkah ini sejalan dengan sedang meningkatnya tren dan popularitas segmen Formula 1, bukan cuma di Indonesia tapi juga secara global. Serangkaian produk dari lini Formula 1 menjadi salah satu fokus untuk Bburago ke depannya.

    Eris Yang Eris Yang, General Manager Bburago Indonesia
    Foto: CV / Wahyu

     

    Lokalisasi dan Diversifikasi Produk

    Eris menekankan bahwa kata kunci untuk tahun 2026 adalah "Localized" dan "Deeper". Bburago menyadari bahwa pasar Indonesia sangat dinamis, didominasi oleh generasi muda yang aktif di media sosial dan senang bertukar ide mengenai tren otomotif.

    Baca Juga: Michelin Ingatkan Pentingnya Perhatikan Ban untuk Perjalanan Ramadan dan Lebaran

    “Strategi utama kami untuk peluncuran tahun 2026 adalah menjadi lebih terlokalisasi dan masuk lebih dalam ke model-model ini. Kami ingin memastikan semuanya mapan sehingga pelanggan dapat melihat bahwa inilah produk yang benar-benar mereka inginkan,” jelas Eris dalam sesi wawancara eksklusif di Jakarta, belum lama ini.

    Dibandingkan tahun 2025, Bburago akan menghadirkan portofolio yang jauh lebih beragam. Jika sebelumnya fokus hanya pada beberapa produk utama, tahun 2026 akan menyaksikan kehadiran model-model baru yang dirancang untuk mendukung kolektor tingkat entri (entry level) sekaligus memenuhi selera spesifik para kolektor senior.

    Bburago Red Bull Max Verstappen Foto: CV / Wahyu

     

    Menjawab Penantian Skala 1:64 dan Koleksi F1

    Salah satu yang paling dinantikan adalah ekspansi model F1 skala 1:64. Skala ini sangat populer di Indonesia karena ukurannya yang ringkas namun tetap detail. Eris memberikan sinyal kuat bahwa inovasi pada skala ini akan menjadi bagian dari upaya Burago mengikuti tren kolektor yang terus berkembang.

    Secara global, Bburago memiliki lebih dari 100 SKU (Stock Keeping Unit) dan berbagai varian model. Untuk pasar Indonesia, Eris dan timnya di Bburago sedang melakukan kurasi ketat untuk menentukan model mana yang paling memicu antusiasme.

    “Indonesia adalah pasar inovasi yang sangat dasar bagi kelompok pelanggan yang baru muncul. Kami memiliki kemampuan untuk memproduksi banyak model, namun tantangannya adalah bagaimana mencocokkannya dengan inovasi pelanggan lokal. Inilah yang coba kami lakukan dengan lebih baik,” tambah Eris.

    Bburago Ferrari F1 Foto: CV / Wahyu

     

    Potensi Line Up Road Car dan Supercar

    Meski saat ini Bburago sangat populer berkat lisensi eksklusif Ferrari dan F1, tahun 2026 akan menjadi panggung bagi perluasan portofolio ke model mobil jalan raya (road car) dan kendaraan lainnya. Eris melihat potensi besar di luar segmen F1 karena keberagaman minat komunitas otomotif di Indonesia.

    Menurutnya, generasi muda Indonesia tidak hanya terpaku pada satu jenis kendaraan. Ada kelompok-kelompok spesifik yang mencintai motor sport, supercar merek lain, hingga kendaraan ikonik tertentu.

    “Kami melihat potensi yang sangat besar di luar lini F1. Bburago akan terus memperluas matriks dan portofolio lisensi kami, membawa warisan yang kami miliki untuk mencocokkan karakter wilayah dan alam Indonesia saat ini dengan lebih baik,” ungkap Eris kemudian.

    Merujuk pada website resmi Bburago, terlihat saat ini selain Ferrari dan F1 mereka cukup banyak memegang lisensi untuk merek pabrikan besar. Sebut saja McLaren, Lamborghini, Porsche, Mercedes-Benz, Ducati, Alfa Romeo, Fiat, Renault, Bugatti, BMW dan MINI.
    (WAHYU HARIANTONO)

    Baca Juga: Ferrari SF-26 Buka Selubung Sambut F1 2026, Langsung Shakedown di Fiorano

    Featured Articles

    Read All

    Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

    Mobil Pilihan

    • Upcoming

    Updates

    Artikel lainnya

    New cars

    Artikel lainnya

    Drives

    Artikel lainnya

    Review

    Artikel lainnya

    Video

    Artikel lainnya

    Hot Topics

    Artikel lainnya

    Interview

    Artikel lainnya

    Modification

    Artikel lainnya

    Features

    Artikel lainnya

    Community

    Artikel lainnya

    Gear Up

    Artikel lainnya

    Artikel Mobil dari Oto

    • Berita
    • Artikel Feature
    • Advisory Stories
    • Road Test

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature