Mobil Listrik Mercedes-Benz EQS Bakal Pakai Layar Raksasa, Sampai 56-Inci

JAKARTA, Carvaganza – Perang teknologi semakin gemuruh di tengah era kendaraan listrik. Para produsen mobil tak hanya beramai-ramai mengembangkan teknologi penggerak elektrik dengan daya jelajah yang jauh. Namun masing-masing juga sibuk mengembangkan teknologi yang terdapat di dalam kaban.

Zaman virtual melahirkan banyak teknologi pintar. Mulai dari sistem otonom hingga sistem hiburan canggih. Tak ayal mobil modern jadi butuh satu wadah yang dapat mengoperasikan semua fungsi tersebut dengan mudah. Solusi paling tepat ketimbang menempatkan banyak tombol di dashboard adalah dengan memasang layar sistem multimedia dan infotainment berukuran besar yang dapat menjadi pusat operasi sekaligus hiburan di dalam kendaraan.

Makanya tak aneh kalau salah satu raksasa otomotif asal Jerman, Mercedes-Benz, memilih untuk memasang layar raksasa di bagian dashboard mobil listrik terbarunya. Produsen mobil mewah yang bermarkas di Stuttgart itu belum lama merilis gambar interior sedan bertenaga listrik, Mercedes-Benz EQS.

EQS Interior

Layar sentuh raksasa berukuran 56-inci terpasang di sepanjang dashboard. Layar tersebut terintegrasi dengan dashboard dan tampil menyatu serasi dengan desain interiornya yang berkesan sangat futuristis. Gara-gara layar raksasa ini, desain interior Mercedes-Benz EQS jadi terlihat bak interior mobil futuristis yang sering tampil di film-film science fiction Hollywood.

Jadi sebetulnya layar raksasa itu terbagi menjadi tiga media visual, panel meter digital untuk menampilkan informasi berkendara berukuran 12,3-inci, layar sistem multimedia berukuran 17-inci dan layar hiburan berukuran 12,3-inci di depan penumpang depan. Seluruhnya bisa dipakai untuk melakukan banyak hal. Mulai dari menampilkan navigasi satelit, mengatur suhu pendingin kabin, hingga pengaturan sistem multimedia seperti musik dan lainnya. Uniknya, saat tak digunakan layar tadi bisa mengubah tampilannya sebagai lampu suasana yang warnaya menyelaraskan diri dengan warna lampu kabin yang dipilih.

Anda tak suka gimmick yang berlebihan seperti ini di dalam mobil Anda? Jangan takut! Fitur ini sifatnya opsional. Tentu saja varian standarnya hanya menyediakan dua layar saja. Satu layar digital cockpot di depan belakang kemudi yang berukuran 12,3-inci dan satu layar infotainment vertikal berukuran 12,8-inci.

Versi yang ini tak kalah unik. Karena layar vertikal berukuran besar di tengah dashboard yang menyambung dengan konsol tengah itu didesain seolah melayang terangkat dari dashboard. Layout ini mirip dengan yang digunakan Mercedes-Benz pada S-Class terbaru mereka.

Mercedes EQS Interior

Selain membuat layar raksasa, Mercedes-Benz juga tak melupakan desain kabin bagian belakangnya. Jelas material yang digunakan di interiornya merupakan perpaduan kulit terbaik dan ada penggunaan material Neotex. Aksen ambient light LED juga mengalir dari depan hingga ke belakang. Meski belum resmi dirilis, Mercedes-Benz mengaku kabinnya juga tersedia dalam beberapa opsi pilihan warna yang masing-masing punya elemen keunikan tersendiri.

Terakhir yang tak kalah penting, penataan suara di dalam kabin. Sebagai mobil listrik sepenuhnya, jelas mobil ini punya keheningan yang tertandingi saat melaju dibanding mobil listrik bermesin besar. Makanya Mercedes-Benz menyiapkan suara buatan yang sistem pengeras suaranya ditata rapih di dalam kabin oleh Burmeister. Jadi saat melaju ada dua pilihan suara berkendara yang bisa dipilih. Pertama ‘Silver Waves’ yang dideskripsikan memiliki karakter yang halus dan lembut. Sementara pilihan kedua, ‘Vivid Flux’ dideskripsikan sebagai suara artifisial yang penuh kehangatan. Kalau Anda, pilih suara yang mana?
RIZKI SATRIA

Artikel yang direkomendasikan untuk anda