Beranda Updates Mitsubishi Harapkan Aturan Mobil Listrik Bisa Turunkan Harga

Mitsubishi Harapkan Aturan Mobil Listrik Bisa Turunkan Harga

JAKARTA, 4 September 2019 – Pemerintah baru saja mengeluarkan Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan Penyelenggaraan yang diterbitkan pada 15 Agustus 2019 lalu. Lewat aturan ini diharapkan pertumbuhan mobil listrik di Tanah Air bisa tumbuh lebih cepat.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menanggapainya dengan positif. Pemegang merek Mitsubishi Motors di Indonesia itu sudah memulai dengan memasarkan Outlander PHEV di ajang GIIAS 2019 lalu. SUV dengan teknologi Plug-In Hybrid Electric Vehicle ini menjadi model massal pertama yang dijual di Indonesia.

Hanya saja banderol mobil ini masih cukup mahal yaitu Rp 1,289 miliar. Mahalnya harga Outlander PHEV merupakan imbas dari aturan pajak yang belum menguntungkan mobil listrik. “Harga itu termasuk 40 persennya PPnBM (pajak penjualan atas barang mewah), 10 sampai 11 persen impor duty, dan 12 persen BBN (Bea Balik Nama),” kata Irwan Kuncoro, Director of Sales and Marketing Division PT MMKSI di sela-sela pameran Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Baca juga: Mitsubishi Outlander PHEV dan i-MiEV Pamer Teknologi di IEMS 2019
Baca juga: Ragam Teknologi Mobil Listrik Toyota Hadir di IEMS 2019

Menurut Irwan, aturan yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo tersebut pada akhirnya dapat menurunkan harga jual kendaraan listriknya. “Keppres ini tentu menguntungkan bagi kita sebagai APM, tanpa ini mungkin (industri) tidak pada bergerak. Yang jelas bagaimana harganya agar bisa terjangkau,” ujarnya di sela-sela pameran Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Meski begitu, menurut Irwan sampai sekarang pihaknya belum ada kejelasan mengenai banyak hal salah satu soal insentif yang akan diberikan pemerintah.

“Angka-angkanya saat ini memang belum ada. Harusnya dengan keluarnya Keppres, ini kan arahan, nanti semua akan bergerak. Tujuan (insentif) memang untuk menurunkan harga mobil listrik, dan juga pengembangan infrastruktur,” jelasnya.

RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza



Last Updates

GALERI FOTO: Mahindra Scorpio Pikup, Mobil 4×4 Termurah

BOGOR, 17 Oktober 2019 - Menyusul Tata Motors, Mahindra kini resmi hadir di Indonesia sebagai pabrikan asal India untuk meramaikan segmen pasar kendaraan niaga....

10 Program Unggulan Siap Ramaikan IIMS Surabaya 2019

SURABAYA, 17 Oktober 2019 – Pameran otomotif di penghujung tahun akan digelar yaitu Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2019 pada...

Jadi 4×4 Paling Murah, Harga Mahindra Scorpio Geser Jimny

BOGOR, 17 Oktober 2019 – Mahindra menandakan kebangkitannya kembali di pasar Indonesia dengan meluncurkan Scorpio Pikup, sebagai mobil 4x4 dengan harga paling terjangkau di...

Toyota Yaris Terbaru Sudah Meluncur di Jepang, Ini Penampakannya

TOYOTA CITY, 17 Oktober 2019 – Pabrikan Toyota Motor Corporation (TMC) telah meluncurkan Yaris model terbaru pada hari Rabu kemarin...

Gandeng RMA, Merek India Mahindra Bangkit Lagi di Indonesia

BOGOR, 17 Oktober 2019 – Pabrikan asal India kini bertambah di pasar otomotif Indonesia, dengan resmi datangnya merek Mahindra. Kehadiran...