Mercedes-Benz Bicara Soal Mobil Presiden RI dan Paspampres Jadi Mobil Listrik

Mercedes-Benz Jokowi

JAKARTA, Carvaganza - Pemerintah Indonesia diinstruksikan oleh Presiden RI Joko Widodo untuk berganti mobil dinas menjadi mobil listrik. Tujuannya untuk mendukung terwujudnya kualitas udara yang lebih baik, khususnya di ibukota. Inpres (Instruksi Presiden) ini kemudian mendapat tanggapan dari sejumlah pabrikan otomotif di Indonesia.

Inpres ini disambut baik oleh beberapa produsen otomotif, tak terkecuali PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI). Seperti yang diketahui Mercedes-Benz sudah beberapa kali jadi langganan mobil dinas kepresidenan, kini Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin pun menaiki S600 Guard.

Head of Marketing Communications and Public Relations PT MBDI, Kariyanto Hardjosoemarto mengatakan pihaknya antusias menyambut Inpres Nomor 7 Tahun 2022. Hal ini berpeluang besar bagi Mercedes-Benz untuk menjual mobil listrik kepada instansi pemerintahan.

Rombongan Paspampres Foto: Detik

"Tentu dengan adanya Inpres tersebut akan membuka peluang baru untuk menjual kendaraan listrik kami kepada instansi pemerintah. Saat ini volume penjualan kami kepada instansi pemerintah masih sangat kecil, dengan keluarnya Inpres tersebut tentu akan membuka peluang baru bagi kami," kata Kari, panggilan karibnya kepada redaksi kami, Senin (19/9/2022).

Baca Juga: Presiden Putin Lolos Dari Usaha Pembunuhan, Ini Mobil Anti Bom Yang Menyelamatkannya

Terkhusus untuk mobil kepresidenan bertenaga listrik, MBDI lewat pernyataan Kari juga menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi kebutuhan yang diperlukan oleh pemerintah. Bahkan dijelaskan akan jadi sebuah kehormatan jika nantinya Presiden memilih dan menggunakan mobil listrik besutan pabrikan Jerman tersebut.

Namun hingga Inpres Nomor 7 Tahun 2022 resmi diundangkan, belum ada pembicaraan spesifikasi soal permintaan mobil listrik berbasis baterai untuk presiden. Kendati demikian MBDI memastikan kesiapannya karena di tahun ini memang akan ada peluncuran mobil listrik baru dari Mercedes-Benz.

Mercedes-Benz EQS

"Kendaraan listrik kami akan diluncurkan ke pasar Indonesia akhir tahun ini yang tentunya hal itu akan memberikan opsi tambahan bagi kalangan pemerintah untuk kendaraan listrik yang bisa di beli. Memang belum ada pembicaraan spesifik menyangkut permintaan mobil presiden dengan EQ. Inpresnya kan baru keluar beberapa hari lalu jadi masih perlu waktu untuk sosialisasi dan tindak lanjutnya," imbuh Kari.

Diyakini jika mobil listrik Mercedes-Benz yang akan meluncur itu adalah EQS dan EQG Guard. Beberapa bulan lalu Kari sempat menyatakan khusus untuk varian EQG bakal dirilis pada 2024 atau paling lambat di 2025. Momen peluncurannya juga tepat dengan rencana waktu pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Timur, yakni di 2024 mendatang.

Anti Peluru dan Keamanan Tingkat Tinggi

Karena nantinya berpeluang jadi mobil listrik kepresidenan, sudah pasti soal safety atau keamanan jadi fokus utama. Misalnya adalah bodi dan kaca yang anti peluru (bullet proof), ini pun diaplikasikan pada mobil Mercedes-Benz S600 Guard yang dipakai oleh Jokowi sekarang.

Namun menurut Kari, saat ini Mercedes-Benz EQS dan EQG belum dilengkapi dengan spesifikasi serta standar fitur keselamatan mobil pemimpin negara. Meski begitu peluang EQS dan EQG Guard bakal dihadirkan bisa saja terjadi sesuai permintaan Istana.

Mercedes EQG

Di pasar global, Mercedes-Benz EQS dihadirkan dengan 2 opsi. Pertama EQS 450+ yang dibekali dengan motor listrik berdaya 329 daya kuda serta torsi 550 Nm. Kedua adalah EQS 540 4Matic yang memiliki tenaga maksimal 516 daya kuda dan torsi 828 Nm.

Keduanya sama-sama dibekali baterai Lithium-Ion dengan spesifikasi 108,7 kWh, yang mana diferensiasinya untuk EQS 560+ pakai penggerak belakang dan EQS 580+ 4Matic menggunakan penggerak 4 roda. Klaim pabrikan, dengan spesifikasi sistem kelistrikan itu, mobil ini bisa menjelajah sampai 770 km.

Adapun untuk EQG memiliki desain gagah layaknya G-Class. Kabarnya SUV listrik berdesain mewah itu akan dibekali dengan 4 buah motor listrik yang bisa diatur secara individual. Tujuannya agar bisa memberikan kontrol yang powerful ketika berkendara, bahkan klaimnya performa model ini  jauh lebih baik dibandingkan AMG G63.
(BANGKIT JAYA / WH)

Baca Juga: Instruksi Jokowi Pemerintah Ganti Pakai Mobil Dinas Listrik Didukung Perklindo

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Mercedes Benz Pilihan

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Road Test

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Review
  • Artikel Feature