Mengenal Spesifikasi dan Fitur Wuling Binguo EV

Memiliki dimensi yang lebih lapang dan fitur yang lebih lengkap dari Wuling Air EV.

Test Drive Wuling BinguoEV

JAKARTA, Carvaganza - Wuling Binguo EV memiliki dimensi yang tetap kompak. Sedikit lebih besar dari Brio Satya dan Toyota Agya, tapi sedikit lebih kecil dari rivalnya sesame mobil listrik Neta V. Sebagai perbandingan, Binguo EV memiliki panjang 3.950 mm, lebar 1.708 mm, tinggi 1.580 mm dan wheelbase 2.560 mm. Honda Brio Satya (3.795 x 1.680 x 1.485 mm), Toyota Agya (3.760 x 1.665 x 1.505 mm) dan Neta V (4.070 x 1.690 x 1.540 mm).

KEY TAKEAWAYS

  • Ada berapa varian Wuling Binguo EV di Indonesia?

    Terdiri dari dua varian yang dibedakan berdasarkan kapasitas baterai. Yakni baterai 31,9 kWh dengan daya jelajah 333 km dan baterai 37,9 dengan daya jelajah 410 km.
  • Berapa lama waktu pengisian daya (charging) Wuling Binguo EV?

    Charing arus AC butuh waktu sekitar 5,5 jam sampai 6,5 jam. Untuk fast charging (DC charging) membutuhkan 30 - 35 menit untuk mengisi dari 30% hingga 80%.
  • Dengan dimensi yang lebih melar, Binguo menawarkan akomodasi yang lebih lega daripada Wuling EV. Sehingga memberikan tempat yang lebih nyaman dan membawa barang lebih banyak dibandingkan Air EV. Binguo bisa menjadi jawaban bagi konsumen pencari mobil listrik seukuran city car pada umumnya.

    Secara desain Binguo berbeda dengan Air EV yang lebih futuristik. Binguo mengambil gaya modern classic. Cenderung simpel membulat dan feminim, tanpa elemen futuristik. Lampu utama dan belakang berpola X sudah LED. Ukuran rodanya umum banyak dipakai compact hatchback maupun city car. Pakai pelek 15-inci dibalut ban 185/60 yang banyak pilihan di pasaran. Namun masih jenis pelek kaleng yang ditutup wheel cap bentuk tetesan air.

    Wuling Binguo EV

    Dalam hal  kabin, memeluk aliran minimalis minim tombol pengaturan. Untuk area konsol tengah, pabrikan menyebutnya floating island. Mungkin karena diberi pewarnaan berbeda brown dan white, sehingga nampak seperti area tersendiri yang seolah mengambang.

    Dalam hal lingkar kemudi, persis mengadopsi punya Air ev, begitu pula transmisi model knop putar termasuk rem parkir otomatis. Bagian high-tech tentu berasal dari monitor TFT berukuran 10,25-inci. Model dual screen sekaligus berfungsi sebagai panel instrumen di hadapan pengemudi. Sayang Wuling belum memberikan WIND (Wuling Indonesian Command).

    Baca juga: First Drive: Begini Rasanya Nyetir Wuling BinguoEV

    Semua jok dibalut kulit sintetis yang kontras dengan dashboard dan door trim. Khusus kursi pengemudi, pengaturannya sudah elektrik 6-way. Headroom dan legroom untuk penumpang jok belakang terbilang lapang. Kursi memiliki konfigurasi 50:50 yang dapat dilipat untuk memperluas ruang bagasi. Dalam kondisi normal, kapasitas bagasi seluas 310 liter. Jika kursi dilipat bertambah jadi 790 liter. Disebut juga, terdapat 15 kompartemen di seluruh kabin.

    Seperti kebanyakan mobil listrik, Wuling Binguo EV juga ditawarkan dalam 2 varian. Dibedakan dari kapasitas baterai yang berpengaruh ke jarak tempuh. Paling standar memiliki daya jelajah 333 km. Motor penggerak menghasilkan tenaga 50 kW (68 PS) dengan torsi 150 Nm. Baterai berkapasitas 31,9 kWh dan klaim top speed 120 km/jam.

    Wuling Binguo EV

    Untuk varian 410 km, juga digerakkan drive motor 50 kW (68 PS). Menariknya, torsi malah lebih kecil hanya 125 Nm, tapi punya kecepatan puncak 130 km/jam. Wuling meracik final gear berbeda supaya kekurangan torsi mampu terkompensasi. Kapasitas baterai tentu lebih besar yaitu 37,9 kWh. Semua memiliki 4 mode berkendara: ECO, ECO+, Sport dan Normal.

     

     

    Varian

    333 km

    410 km

    Kapasitas Baterai

    31,9 kWh

    37,9 kWh

    Drive Motor

    50 kW (68 PS)

    50 kW (68 PS)

    Torsi

    150 Nm

    125 Nm

    Top Speed

    120 km/jam

    130 km/jam

    Baterai telah tersertifikasi IP67 yang berarti tahan air dan debu. Sudah banyak tes dilakukan untuk memastikan kekuatan baterai di segala kondisi. Mulai dari pengetesan elektrikal, thermal, fungsi software, tes di segala cuaca dengan temperatur beragam hingga usia pakai. Wuling menyebut, sudah lebih dari 1 juta pengguna Wuling EV aman tanpa terjadi kebakaran.

    Pengisian baterai mudah. Bisa dilakukan di rumah pakai Charging Pile atau di charging station umum. Pengisian arus AC butuh waktu sekitar 5,5 jam sampai 6,5 jam. Binguo EV pun sudah didukung fast charging (DC charging) yang hanya membutuhkan 30 - 35 menit untuk mengisi dari 30% hingga 80%. Efisiensi energi termasuk tinggi, melebihi 10 km per kWh dari hasil pengetesan CLTC.

    Baca juga: Sepekan Debut, Wuling BinguoEV Langsung Laku Seribu Unit

    Test Drive Wuling BinguoEV

    Binguo EV sudah dilengkapi cruise control. Model mengaktifkan mobil sudah Smart Start, serta mendapat tambahan kamera belakang. Untuk keselamatan buah hati Anda juga tersedia ISOFIX untuk menambatkan child seat. Jadi, berapa harga yang pantas untuk Binguo EV? Kami berharap tidak terlampau mahal dibanding Air ev.

    Walau belum ada hasil resmi uji tabrak dari lembaga ternama, Wuling mengklaim Binguo EV punya tingkat keamanan dan keselamatan tinggi. Struktur bodi dirancang kuat menerima benturan. Sebanyak 74% rangka menggunakan high strength steel (HSS) dan ultra high strength steel (UHSS) di 25 titik penting. Ditambah fitur-fitur keselamatan standar sebagai berikut:

    • Dual airbag
    • Electronic Stability Control (ESC)
    • Anti-lock Braking System (ABS)
    • Electronic Brakeforce Distribution (EBD)
    • Traction Control System (TCS)
    • Hill Hold Control (HHC)
    • Electric Parking Brake (EPB)
    • Auto Vehicle Hold (AVH)
    • Emergency Stop Signal (ESS)
    • Rear Wheel Anti-lock 

    (ANINDIYO/EK)

    Baca juga: Generasi Ketiga Wuling Hongguang Mini EV Dilego Mulai Rp98 Jutaan

    Pelajari lebih lanjut tentang Wuling Binguo EV

    • Tampak Depan Bawah Wuling Binguo EV
    • Tampak Grille Binguo EV
    • Lampu depan Binguo EV
    • Wuling Binguo EV Drivers Side Mirror Front Angle
    • Tutup tangki Binguo EV terbuka
    • Tampak depan medium Wuling Binguo EV
    Wuling Binguo EV
    Rp 317 - 372 Juta Cicilan mulai dari : Rp 7,23 Juta

    Mobil Wuling Lainnya

    • Wuling Almaz RS
      Wuling Almaz RS
    • Wuling Alvez
      Wuling Alvez
    • Wuling Binguo EV
      Wuling Binguo EV
    • Wuling Confero S
      Wuling Confero S
    • Wuling EV
      Wuling EV
    • Wuling Formo
      Wuling Formo
    • Wuling Almaz RS
      Wuling Almaz RS
    • Wuling Cloud
      Wuling Cloud
    • Wuling Cortez
      Wuling Cortez
    • Wuling Cortez S
      Wuling Cortez S
    • Wuling Formo Max
      Wuling Formo Max
    • Wuling Almaz Hybrid
      Wuling Almaz Hybrid
    • Wuling Confero
      Wuling Confero
    • Wuling E100
      Wuling E100
    • Wuling E200
      Wuling E200

    Featured Articles

    Read All

    Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

    Mobil Wuling Pilihan

    • Upcoming

    Pilihan mobil untuk Anda

    • Mazda 2
      Mazda 2
      Rp 348,8 Juta
      • Petrol
      • Hatchback
      • 1496 cc
      • Otomatis
    • Volkswagen Polo
      Volkswagen Polo
      Rp 315 Juta
      • Petrol
      • Hatchback
      • 1197 cc
      • Dual Clutch
      • 18 kmpl
    • Toyota Yaris
      Toyota Yaris
      Rp 326,1 - 345 Juta
      • Petrol
      • Hatchback
      • 1496 cc
      • Manual, CVT
      • 18 kmpl
    • Honda City Hatchback
      Honda City Hatchback
      Rp 352,5 - 382,5 Juta
      • Petrol
      • Hatchback
      • 1498 cc
      • Manual, CVT
    • Wuling EV
      Wuling EV
      Rp 190 - 275 Juta
      • Electric
      • Hatchback
      • Otomatis

    Updates

    Artikel lainnya

    New cars

    Artikel lainnya

    Drives

    Artikel lainnya

    Review

    Artikel lainnya

    Video

    Artikel lainnya

    Hot Topics

    Artikel lainnya

    Interview

    Artikel lainnya

    Modification

    Artikel lainnya

    Features

    Artikel lainnya

    Community

    Artikel lainnya

    Gear Up

    Artikel lainnya

    Artikel Mobil dari Oto

    • Berita
    • Artikel Feature
    • Road Test

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Review
    • Artikel Feature