Laporan Eksklusif: Road Trip Rendah Emisi di Thailand Bersama Nissan Kicks e-Power

Kami mengikuti road trip untuk mengeksplorasi potensi dari Nissan Kicks e-Power di Thailand, dari Chiang Rai ke Chiang Mai.

  • 2023/11/Nissan-Kicks-e-Power-Asean-Media-Drive-Thailand-5.jpg
  • 2023/11/Nissan-Kicks-e-Power-Asean-Media-Drive-Thailand-2.jpg
  • 2023/11/Nissan-Kicks-e-Power-Asean-Media-Drive-Thailand-6.jpg
  • 2023/11/Nissan-Kicks-e-Power-Asean-Media-Drive-Thailand-8.jpg
  • 2023/11/Nissan-Kicks-e-Power-Asean-Media-Drive-Thailand-9.jpg
  • 2023/11/Nissan-Kicks-e-Power-Asean-Media-Drive-Thailand-10.jpg
  • 2023/11/Nissan-Kicks-e-Power-Asean-Media-Drive-Thailand-7.jpg
  • 2023/11/Nissan-Kicks-e-Power-Asean-Media-Drive-Thailand-1.jpg
  • 2023/11/Nissan-Kicks-e-Power-Asean-Media-Drive-Thailand-11.jpg
  • 2023/11/Nissan-Kicks-e-Power-Asean-Media-Drive-Thailand-3.jpg
  • 2023/11/Nissan-Kicks-e-Power-Asean-Media-Drive-Thailand-4.jpg

CHANG MAI, Carvaganza - Nissan Kicks e-Power memang bukan barang baru untuk pasar Indonesia, karena sudah dipasarkan sejak 2020 silam. Namun di tengah transisi era ke elektrifikasi, teknologi e-Power menawarkan solusi yang praktis bagi pengendara yang ingin berkontribusi mengurangi emisi CO2 dari aktivitas mobilitasnya. Pabrikan sendiri masih aktif mengembangkan teknologi powertrain ini sampai nantinya beralih produksi sepenuhnya ke mobil listrik.

Indonesia dan negara-negara di Asia Tenggara menjadi pasar yang dibilang ideal untuk mengaplikasi sistem hybrid seri ini. Di saat peralihan ke kendaraan full electric masih terlalu dini dengan masih perlu ditingkatkannya infrastruktur pendukung. Dengan misi meningkatkan awareness pada potensi e-Power, Nissan ASEAN mengajak kami untuk mengulik lagi kemampuan yang dimiliki Kicks.

Seperti diberitakan sebelumnya, Oto Media Group ikut serta dalam acara Nissan e-Power Experience yang digelar di Thailand. Bersama beberapa media lain baik sesama dari Indonesia, lalu dari Thailand, Vietnam, dan Filipina kami mengeksplorasi Kicks e-Power sambil road trip dari Chiang Rai ke Chiang Mai, yang berada di sisi utara Thailand.

Nissan Kicks e-Power

Sebagai pusat produksi di ASEAN, Nissan menghadirkan beberapa varian Kicks untuk pasar Thailand. kami mendapat unit varian tertinggi dalam kesempatan ini, yaitu Kicks e-Power Autech. Secara spesifikasi powertrain tidak ada perbedaan, karena sudah mengadopsi e-Power generasi kedua, yang tersedia sejak 2022. Lantas yang membuat varian Autech berbeda adalah dari trim eksterior dan kelengkapan fitur dari varian E, V, dan VL.

Baca Juga: Nissan Kicks e-Power Punya Versi Autech di Thailand, Ini Bedanya Dengan Versi Indonesia

Dari Hotel Riverie di Chiang Rai, perjalanan dimulai di pagi hari dengan suasana cuaca sejuk karena kota ini berada di dataran cukup tinggi. Kota yang dikenal dengan situs-situs bersejarah dan museum ini ternyata lalu lintasnya lengang, meski aktivitas kota cukup hidup. Jadi memungkinkan untuk melaju lebih kencang untuk mempersingkat waktu perjalanan, namun dengan tetap menghormati batas kecepatan setempat.

Tujuan pertama adalah Choui Fong Tea, sebuah tea house yang terletak di perkebunan teh. Lepas pusat kota, jalan berubah menanjak dengan kelokan. Dengan kecepatan moderat, Kicks nyaman diajak cruising karena karakter motor listriknya tidak eksplosif. Meski torsi padat namun responsnya linear, memberikan rasa akselerasi yang natural. Karakter ini cocok untuk transisi pengendara yang biasa pakai mobil bermesin konvensional ke model elektrifikasi. Ada tiga pilihan Drive Mode tersedia, namun kami rasa di mode Normal sudah cukup.

Nissan Kicks e-Power

Medan jalan tidak begitu menantang, hanya sempat ada tanjakan lurus sekitar 100 meter di jalan masuk ke pemberhentian pertama. Bukan perkara sulit, cukup pertahankan momentum dan input pedal akselerator. Pemandangan kebun teh yang menawan menyambut setibanya di Choui Fong Tea, dengan hamparan bukit hijau yang luas.

Usai menikmati hidangan F&B khas dengan berbagai olahan teh, kami lanjutkan perjalanan. Suasana di tempat ini unik, meski matahari terik tapi tidak terasa menyengat kulit karena udara yang sejuk seperti di Puncak, Bogor. Rute lanjutan masih cenderung sama, namun menuruni bukit. Kesempatan untuk memanfaatkan e-Pedal Step, untuk menghemat pemakaian baterai lewat rem regeneratif.

Jalan menurun cukup dihadapi dengan satu pedal saja, karena saat pedal gas dilepas gradual akan memberikan efek menahan seperti engine brake. Jadi selain lebih efisien dalam pemakaian energi dan aktivitas kaki di satu pedal saja, bisa ikut memperpanjang umur kampas rem yang berkurang intensitas aplikasinya. Tapi terasa berbeda, Kicks e-Power sekarang tidak berikan efek regen-brake sekuat sebelumnya. Saya yang sudah cukup terbiasa dengan fitur ini di mobil full EV harus adaptasi lagi dengan karakternya. Meski tidak ada pilihan level seperti EV umumnya, tapi tetap bisa mengurangi laju mobil sampai berhenti total.

Dengan E-Pedal Step jadi lebih nikmat mengarungi jalan berkelok, sambil menekan pemakaian bensin untuk mesin alias generator 3 silinder 1.2 liter. Mesin ini jadi lebih jarang menyala untuk charging baterai 2,06 kWh di dasar sasis. Saya kembali rasakan perbedaan dari powertrain e-Power. Versi sekarang ternyata dikembangkan agar mesin bakar beroperasi lebih halus, di putaran lebih rendah. Ini bagian dari peningkatan NVH (noise, vibration, harshness) menyeluruh demi kenyamanan penumpang.

Nissan Kicks e-Power

Harus diakui kalau bantingan suspensi Kicks cukup keras dan kaku. Beruntung kondisi aspal di Thailand secara umum mulus. Lebih baik kualitasnya dan terawat dibanding di Tanah Air malah. Jadi karakter sasis yang kaku tidak begitu jadi masalah. Justru jadi nilai plus saat dihadapi jalanan berkelok, membuat handling terasa mantap. Ayunan bodi tidak berlebih, laju stabil, setir presisi.

Pemberhentian kedua adalah Mae Suai Dam, lokasi untuk makan siang di pinggir waduk dan bendungan, 90 km dari pemberhentian pertama. Berdiskusi dengan rekan media senegara lain, kami sepakat bahwa memang ada perubahan karakter dari powertrain Kicks e-Power. E-Pedal jadi lebih halus, serta mesin tidak aktif sekencang versi awal. Kabin yang lebih kedap juga jadi pembahasan di sela istirahat dengan pemandangan waduk yang tenang.

Baca Juga: Laporan Eksklusif: Pabrik Nissan di Thailand Jadi Tulang Punggung Pasar Elektrifikasi ASEAN

Rute perjalanan menjadi lebih menarik setelah ini, karena memungkinkan kami untuk lebih kencang memacu Kicks e-Power. Pengetesan pun berubah fokus menjadi lebih ke performa dan handling. Kebetulan juga medan jalannya dominan menuruni pegunungan dengan lintasan berkelok antar kota. Lagi-lagi kondisi lalu lintasnya sangat lengang, paling hanya beberapa kali terhenti lampu merah.

Nissan Kicks e-Power

Sempat terpikir kalau Kicks dengan dimensinya di antara lini model berteknologi e-Power kurang ideal untuk berkendara jarak jauh. Sempat terbayang senyaman apa bila pakai Serena atau X-Trail terbaru yang juga punya opsi e-Power. Tapi toh kalau cuma untuk diisi dua orang sudah cukup, performa dan kenyamanannya cukup akomodatif. Mungkin untuk penumpang tertentu yang akan kurang nyaman duduk di baris belakang.

Jalanan yang lengang bukan cuma memberi kesempatan untuk tingkatkan kecepatan, dan melaju konsisten. Alhasil di MID Kicks yang kami pakai dapatlah rata-rata konsumsi BBM di 19 – 20 km/liter. Pada kecepatan tinggi, motor listrik di roda depan tidak ragu untuk kasih luapan maksimal saat diajak menyalip kendaraan lain. Kalau kurang yakin, bisa aktifkan mode Sport.

Soal fitur keselamatan dari Safety Shield 360, beberapa yang benar-benar terasa fungsinya selama perjalanan yaitu Blind Spot Warning (BSW), Around View Monitor (AVM) with Moving Object Detection (MOD), dan Lane Departure Warning (LDW). Selebihnya cukup jadi pelengkap karena saking lancarnya perjalanan seperti Intelligent Cruise Control (ICC), High Beam Assist (HBA), dan Intelligent Rear View Mirror (IRVM). Tentu kami tidak berharap ada situasi yang sampai memicu Intelligent Forward Collision Warning (IFCW) dan Intelligent Emergency Braking (IEB) untuk aktif.

Nissan Kicks e-Power

Sepanjang perjalanan ini saya melihat cukup banyak kemiripan suasana jalan antar kota di Thailand dengan Indonesia, sebut saja jalur Pantura. Selain iklim dan tampilan landscape, mayoritas kendaraan yang melintas juga mirip seperti di Tanah Air. Perbedaan paling signifikan yaitu permukaan jalan yang lebih mulus dan terawat, lalu lintas lengang, dan para pengendara yang lebih menghormati aturan di jalan.

Rangkaian road trip selama satu hari ini akhirnya berakhir di Chiang Mai. Kota yang lebih padat daripada Chiang Rai, salah satu tujuan turis yang ingin menikmati suasana kota modern. Otomatis kepadatan lalu lintasnya lebih tinggi, yang tidak jarang terjadi kemacetan seperti di Bangkok atau Jakarta. Karena masih di dataran tinggi, kita bisa melihat gunung dengan cukup jelas di balik jajaran gedung bertingkat.

Kesimpulan dari perjalanan ini, meski e-Power bukan sesuatu yang baru namun masih punya potensi untuk dikembangkan lebih jauh. Untuk pasar negara berkembang, model Nissan e-Power seperti Kicks bisa jadi alternatif ideal yang jembatani transisi ke era elektrifikasi. Apalagi jika Nissan bisa mengolah peluang manfaat dari biofuel yang bisa membuat emisi karbon e-Power yang sudah rendah menjadi lebih ramah lingkungan.
(WAHYU HARIANTONO)

Baca Juga: Awal Mula Teknologi Nissan e-Power, Langsung Laris Begitu Dirilis di Jepang

Pelajari lebih lanjut tentang Nissan Kicks e-Power

  • Tampak Depan Bawah Nissan Kicks e-Power
  • Tampak Grille Kicks e-Power
  • Fog lamp depan Kicks e-Power
  • Lampu depan Kicks e-Power
  • Nissan Kicks e-Power Drivers Side Mirror Front Angle
  • Pelek Kicks e-Power
  • Tampak belakang Kicks e-Power
  • Nissan Kicks e-Power Front Side View
  • Tampak depan medium Nissan Kicks e-Power
  • Nissan Kicks e-Power Front Cross Side View
  • Nissan Kicks e-Power Drivers Side Mirror Rear Angle
Nissan Kicks e-Power
Rp 519 Juta Cicilan mulai dari : Rp 11,84 Juta

Mobil Nissan Lainnya

  • Nissan Magnite
    Nissan Magnite
  • Nissan Livina
    Nissan Livina
  • Nissan Leaf
    Nissan Leaf
  • Nissan Ariya
    Nissan Ariya
  • Nissan Kicks
    Nissan Kicks
  • Nissan Kicks e-Power
    Nissan Kicks e-Power
  • Nissan Note e-Power
    Nissan Note e-Power
  • Nissan Serena
    Nissan Serena
  • Nissan Terra
    Nissan Terra
  • Nissan X Trail
    Nissan X Trail

Don't Miss

Featured Articles

Read All

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Nissan Pilihan

  • Upcoming

Pilihan mobil untuk Anda

  • Toyota Fortuner
    Toyota Fortuner
    Rp 564,2 - 730,85 Juta
    • Diesel
    • SUV
    • 2393 cc
    • Manual, Otomatis
  • Suzuki Jimny
    Suzuki Jimny
    Rp 443,9 - 460,5 Juta
    • Petrol
    • SUV
    • 1462 cc
    • Manual, Otomatis
  • Nissan X Trail
    Nissan X Trail
    Rp 576 Juta
    • Petrol
    • SUV
    • 2488 cc
    • CVT
  • Mazda CX-30
    Mazda CX-30
    Rp 568,8 Juta
    • Petrol
    • SUV
    • 1998 cc
    • Otomatis
  • Mazda CX3
    Mazda CX3
    Rp 379,9 - 475,5 Juta
    • Petrol
    • SUV
    • 1496 cc
    • Otomatis

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Road Test

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Review
  • Artikel Feature