Honda Dan Sony Resmi Umumkan Kerjasama Buat Mobil Listrik

Kerjasama Honda dengan Sony

TOKYO, Carvaganza – Sebetulnya kabar kemitraan antara Honda dengan Sony memproduksi mobil listrik bukan hal baru. Kerjasama ini sudah diplan sejak lama dan sudah dipublikasi sejak awal tahun 2022. Tapi waktu itu, kemitraan belum bersifat resmi dan belum ada nama perusahaan hasil kerjasama.

KEY TAKEAWAYS

  • Negara mana yang pertama menjadi tujuan pasar mobil listrik buatan Sony Honda Mobility?

    Amerika Serikat pada tahun 2026, baru setahun kemudian pasar Jepang.
  • Apa fokus kerjasama Sony Honda Mobility?

    Umumnya dalam hal pengembangan software kendaraan.
  • Tapi mulai hari ini, Honda dan Sony telah secara resmi mengumumkan kontrak kerjasama itu dan menamai perusahaan patungannya Sony Honda Mobility. Keduanya juga sepakat bahwa mobil listrik yang bakal mereka produksi bakal terlebih dulu dijual di Amerika Serikat pada musim semi 2026. Lantas setahun kemudian, dijual di Jepang.

    Kenapa harus pasar Amerika Serikat lebih dulu, baru menyusul pasar Jepang? Pasalnya, Amerika Serikat adalah pasar mobil terbesar di dunia dan paling sulit ditaklukkan. Hampir semua pabrikan mobil sejagat, jika memproduksi model baru mereka umumnya memasarkan mobil itu lebih dulu di Amrik. Apalagi model-model yang nantinya diproyeksikan untuk pasar mancanegara.

    Sony Vision-S

    Sebenarnya , kesepakatan kerjasama itu sudah ditandatangani kedua konglomerasi bulan Maret lalu, tapi diumumkannya baru sekarang. Perusahaan dari hasil kerjasama digambarkan sebagai ‘Perusahaan Teknologi Mobilitas Yang Berorientasi Perangkat Lunak”. Nah, karena software (perangkat lunak) itu bakal terpasang electric vehicle produksinya, maka perusahaan juga menjadi perusahaan yang memproduksi perangkat keras (hardware).

    Kerjasama ini juga akan memperkuat proyek kerjasama Honda lainnya dengan LG untuk membangun pabrik baterai untuk mobil listrik di Ohio, Amerika Serikat. Sekaligus bakal menjadikan basis produksi mobil listrik Honda untuk pasar Amerika Serikat dan kawasan Amerika Utara. Proyek baterai mobil listrik itu dikabarkan menelan investasi sebesar US$ 3,5 milyar.

    Sony sendiri telah memperkenalkan mobil listrik konsep produksinya yakni sedan Vision-S dan SUV Vision-S 02. Kedua mobil itu bukan untuk produksi massal, hanya sebagai mobil pamer dan prototipe untuk memperkuat keinginan Sony masuk ke dalam industri mobil listrik. Terutama sebagai suplier softaware dan sistem. Artinya, Sony akan terlibat dalam infrastruktur non fisik dalam hal pengembangan mobil-mobil dengan teknologi software canggih.

    Interior Sony Vision-S

    Kerjasama ini secara otomatis akan mempertinggi experience Honda di dalam membuat mobil, menambah skill dalam hal penjualan, terutama dalam hal jaringan penjualan, supply chain dan lain-lain. Honda juga akan mendapatkan pengalaman dan teknologi baru dalam hal pengembangan dan aplikasi gambar, sensing, jaringan telekomunikasi dan teknologi entertainment. Sony pun begitu yang akhirnya kedua raksasa bakal saling mengisi.

    Apakah desain EV Sony Honda Mobility bakal menyerupai mobil konsep yang sudah diperkenalkan Sony? Pasalnya, dashboard Vision-S sangat mirip dengan punyanya Honda E. Bisa jadi karena faktor kebetulan. Namun secara umum, desain EV yang disuguhkan Sony betul-betul baru dan berbeda. (EKA ZULKARNAIN)

    Baca juga: Susul GM dan Hyundai, Honda Gandeng LG Bangun Pabrik Baterai EV

    Sumber: motortrend

    Featured Articles

    Read All

    Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

    Mobil Honda Pilihan

    • Upcoming

    Updates

    Artikel lainnya

    New cars

    Artikel lainnya

    Drives

    Artikel lainnya

    Review

    Artikel lainnya

    Video

    Artikel lainnya

    Hot Topics

    Artikel lainnya

    Interview

    Artikel lainnya

    Modification

    Artikel lainnya

    Features

    Artikel lainnya

    Community

    Artikel lainnya

    Gear Up

    Artikel lainnya

    Artikel Mobil dari Oto

    • Berita
    • Artikel Feature
    • Road Test

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Review
    • Artikel Feature