Gara-Gara Standar Emisi, Audi Stop Pengembangan Mesin Pembakaran Baru

Audi R8

INGOLSTADT, Carvaganza – Era mesin pembakaran konvensional untuk mobil produksi mainstream sepertinya dianggap sudah tidak punya masa depan oleh sejumlah pabrikan otomotif. Dengan berani, Audi mengumumkan dengan resmi tidak lagi akan mengembangkan mesin pembakaran baru mulai saat ini. Tren industri dan tuntutan standar emisi menjadi faktor utama di balik diambilnya keputusan ini.

Artinya, meski masih akan melakukan produksi untuk mobil-mobil barunya, Audi sudah tidak akan mengembangkan mesin yang sekarang ada. Jadi, mesin-mesin pembakaran yang diproduksi sekarang, baik bensin dan diesel, adalah generasi terakhir dari rangkaian mesin konvensional dari Audi. Pasar kendaraan listrik akan sangat diseriusi oleh pabrikan berlogo empat cincin itu.

Keputusan ini diumumkan langsung oleh CEO Audi, Markus Duesmann yang mengonfirmasinya kepada Automobilwoche, sebuah media asal Jerman. Sesegera mungkin segala kegiatan pengembangan mesin berbahan bakar fosil ini akan dihentikan.

Audi A6

“Rencana UE (Uni Eropa) untuk standar Euro 7 yang lebih ketat merupakan tantangan teknis yang sangat besar dan pada saat yang sama memiliki sedikit manfaat bagi lingkungan,” kata Duesmann.

Baca Juga: Lamborghini Siapkan Dua Supercar V12 Baru nan Misterius untuk Tahun Ini

“It sangat membatasi mesin pembakaran. Kami tidak akan lagi mengembangkan mesin pembakaran internal baru, tetapi akan menyesuaikan mesin pembakaran internal kami yang ada dengan pedoman emisi baru.”

Industri otomotif, khususnya di Eropa akan diharuskan memenuhi standar emisi Euro 7 yang semakin ketat dalam beberapa tahun ke depan. Inilah alasan utama dari keputusan besar dari pabrikan Jerman ini. Artinya, kemungkinan besar kita tidak akan disajikan generasi baru R8 dengan mesin V10 yang menggelegarnya itu.

Saat ini, lini varian mesin pembakaran dari Audi terbagi dalam 13 varian bensin mulai dari 1,2 liter sampai 6,3 liter dan 6 varian diesel dengan rentang 1,6 liter sampai 6,0 liter. Rangkaian mesin tersebut dipakai oleh seluruh model, mulai dari Seri A dan Q, serta model performa dengan label S dan RS. Sementara untuk segmen elektrik, kini sudah hadir melalui sub merek e-tron.

Audi e-Tron GT

Setidaknya sudah ada dua model yang diluncurkan dan diproduksi di bawah naungan label e-tron. Pertama adalah e-tron berwujud SUV dengan dimensi indentik seperti Q7, yang meluncur pertama pada 2020 lalu. Kemudian model kedua, adalah sedan sport 4 pintu e-tron GT pada Februari lalu, yang merupakan produk kembaran dari Porsche Taycan.

Ke depannya, line up model Audi e-tron akan semakin dikembangkan dan diperluas, untuk menjangkai lebih banyak segmen. Lalu akan terbuka kemungkinan juga kalau model performa dari Audi Sport akan mengadopsi teknologi hybrid, seperti yang dilakukan Mercedes-AMG dalam waktu dekat. Audi, BMW dan Mercedes-Benz sebagai pabrikan mainstream dari Jerman tampak semakin kompak menentukan arah masa depannya.
WAHYU HARIANTONO

Baca Juga: Fitur Mitsubishi Xpander yang Bantu Kenyamanan Pengemudi, Seberapa Penting?

Sumber: Drivetribe

Pelajari lebih lanjut tentang Audi R8

  • Tampak Depan Bawah Audi R8
  • Tampak belakang serong R8
  • Tampak Depan Audi R8
  • Tampak atas R8
  • Fog lamp depan R8
  • lampu belakang R8
  • Pelek R8
  • Tampak belakang R8
  • Audi R8 Front Cross Side View
  • Tampak kanan Audi R8
Audi R8
Rp 7,5 - Rp 8,5 Milyar Cicilan mulai dari : Rp 171,12 Juta

Mobil Audi Lainnya

  • Audi A4
    Audi A4
  • Audi R8
    Audi R8
  • Audi A3
    Audi A3
  • Audi A5
    Audi A5
  • Audi A6
    Audi A6
  • Audi A7
    Audi A7
  • Audi A8 L
    Audi A8 L
  • Audi Q3
    Audi Q3
  • Audi Q5
    Audi Q5
  • Audi Q7
    Audi Q7
  • Audi Q8
    Audi Q8
  • Audi Q8 RS
    Audi Q8 RS
  • Audi RS 4 Avant
    Audi RS 4 Avant
  • Audi RS5
    Audi RS5
  • Audi TT Coupe
    Audi TT Coupe
  • Audi TTS Coupe
    Audi TTS Coupe

Mobil Audi Pilihan

  • Upcoming

Pilihan mobil untuk Anda

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya