Ford Pernah Punya Program Rahasia Untuk Menghabisi Ferrari (Bagian 1)

Ford GN34

NEW YORK, Carvaganza – Mungkin Anda sudah nonton film Ford vs Ferrari yang dibintangi Matt Damon dan Christian Bale yang mengisahkan tentang persaingan Ford dengan Ferrari di ajang Le Mans. Ternyata, persaingan antara kedua pabrikan besar beda negara itu bukan hanya di ajang motorsport Le Mans, di mana Ford melahirkan GT.

Masih ada kisah persaingan antar mereka yang belum diketahui banyak orang. Baru oleh Steve Saxty hal itu terkuak lewat buku yang Ia tulis berjudul “Secret Fords Volume Two”. Ternyata dulu Ford juga punya program rahasia mengembangkan mobil untuk mengalahkan Ferrari. Proyek pengembangan mobil kencang dengan layout coupe mesin tengah dan untuk pasar mobil massal. Yaitu proyek Ford GN34, tapi mobil itu tidak pernah diproduksi massal, baru prototipe.

Sang penulis, Steve Saxty, adalah bekas karyawan Ford yang pernah bekerja di kantor desain Ford Eropa tahun 1980-an. Setelah itu Ia pindah ke bagian marketing di pabrikan Mazda, Jaguar dan Porsche. ‘Secret Ford Volume Two’ bukanlah buku pertama Steve yang berkisah tentang Ford. Ia sebelumnya pernah menuliskan buku “The Cars You Always Promised Yourself” dan “Secret Fords Volume Two”. Kedua buku itu mengisahkan tentang program-program desain dan pengembangan mobil Ford di Eropa tahun 1970-an dan 1980-an. Bercerita tentang lika-liku yang harus dilewati oleh departemen desain dan engineering di pabrikan mobil sebelum mobilnya diproduksi menjadi mobil jadi utuhan.

Pada Secret Fords Volume Two, Saxty menceritakan banyak hal. Mulai dari pengembangan Focus pertama, Escort Cosworth dan proyek-proyek Ford yang dihentikan mulai dari Pontiac Fiero dan Acura NSX versi orisinil. Juga berkisah tentang persaingan pabrikan dengan Ferrari.

Ford GN34

“Waktu itu saya lagi di Maine, lagi di jalan menuju New England,” kisah Saxty dengan aksen Inggrisnya yang kental. “Lagi di parkiran supermarket dan telepon bordering. Lalu saya angkat. Kemudian terdengar suara, ‘saya Ron Muccioli, saya sedang bersama Tom Scott,” katanya. Ternyata Ron dan Tom dapat nomor saya dari John Coletti.

Siapakah Ron, Tom dan John Coletti? Ron Muccioli adalah Program Planning Manager Ford selama 16 tahun dari 1979 sampai 1995. Ia adalah anggota tim Special Vehicle Operations (SVO) yang sangat legendaris di internal Ford. Sedangkan Tom Scott adalah senior planner yang menjadi anak buah Muccioli. Nah John Coletti adalah tokoh legendaris Ford yang pernah memimpin tim Special Vehicle Team (SVT) dan bertanggung jawab atas pengembangan Focus SVT, F-150 Lightning (bukan yang versi elektrik) dan proyek menghidupkan kembali Ford GT pada tahun 2003. John ini orang yang disebut-sebut sangat berjasa dalam menyelamatkan Mustang pada awal 1980-an karena waktu itu proyek Mustang hampir saja ditutup.

“Jadi ini tim yang akhirnya menghidupkan kembali Mustang,” tulis Saxty. “Tapi sebelum itu, di tahun 1985 ketika semuanya masih di umur 30an, lagi semangat-semangatnya mereka punya cita-cita tinggi mengalahkan Ferrari,” tambahnya.

Tapi rencana mereka mendapat respon ‘Big NO’ dari korporasi. “Mendingan bikin Escort yang lebih kencang, Continental yang lebih kencang atau Thunderbird yang lebih cepat,” bilang perusahaan. Namun dibalik penolakan itu, rencana tim ini mendapat dukungan penuh dari Michael Kranefuss, orang yang sangat berpengaruh di Ford dan memimpin divisi motorsport pabrikan, Ford Motorsport.

Baca juga: Ford v Ferrari: Kisah Ford GT40 Balas Dendam dan Taklukkan Ferrari

Steve Saxty

Ford G-segment

“Kita memang diberi kebebasan mendesain dan merekayasa teknik mobil yang kita inginkan, tapi kalau tak mendapat dukungan dari Big Boss, itu proyek ngak bisa kemana-mana.Yang menjadi ganjalan bagi tim adalah soal sales dan profit dari segmen G ini,” aku Saxty. Segmen G ini adalah segmen untuk mobil sportscar.

G-segmen ini waktu itu menyasar pasar dari mulai mobil performa rendah Toyota MR2 sampai dengan Lamborghini Countach. Dan pasar segmen ini di Amerika Serikat cukup menarik dengan banderol harga antara US$ 50.000 sampai dengan US$ 60.000. Waktu itu, segmen tersebut didominasi oleh dua kendaraan Corvette dan Porsche 944. Sekarang pun masih dikuasai Corvette dan Porsche Boxster serta Porsche Cayman.

Mobil G-segment itu memiliki layout coupe, dua penumpang dengan mesin tengah dan barometer untuk pengembangan kendaraan Ford itu adalah Ferrari 328. Kalau dikaitkan bahwa pengembangan supercar ini akan mirip dengan Honda NSX bisa betul juga. Meskipun proyek G-segment ini terjadi di tahun 1985, tapi Ford sudah dapat gosip bahwa Honda sedang mengerjakan NSX. Lantas mungkin atas alasan itu pula GN34 lahir.

Mazda RX-7 Mazda RX-7

Waktu mau dikembangkan, Ford pun mencari mitra. Yang pertama mendekati Lotus karena kedua pabrikan sebelumnya sudah pernah punya jalinan kemitraan. Tapi kondisi Lotus di pertengahan 1980-an sedang kurang menguntungkan, jadi dibatalkan. Ford juga pernah mendekati Mazda dan ingin memanfaatkan platform coupe RX-7 yang bermesin depan, penggerak roda belakang. Tapi planning itu batal karena Mazda tidak mengijinkan platform itu dikembangkan lebih luas lagi. Akhirnya diputuskan untuk dikembalikan ke internal Ford sendiri, yakni mengembangkan chassis orisinil mesin tengah.

Seiring berjalannya waktu, kebebasan tim mulai dipenggal. Langkah-langkah birokratif diterapkan. Kalangan petinggi pernah mengusulkan agar memakai platform Sierra Cosworth spek Eropa. Tim GN34 enggak mau, karena program itu pun tak sukses dengan Merkur XR4Ti. Akhirnya benchmark alias barometer rival diturunkan, bukan lagi Ferrari tapi BMW. Akhirnya keluar ide memakai mesin Yamaha V6 SHO. (Bersambung…) - EKA ZULKARNAIN

Baca juga: 5 Film Ini Dianggap Punya Adegan Kejar-Kejaran Mobil Terbaik, Fast & Furious Gak Masuk!

Sumber: thedrive dan ragam sumber

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Ford Pilihan

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Road Test

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza