Ferrari Mulai Bangun Pabrik Khusus Mobil Listrik di Maranello

Pabrik Ferrari Maranello

MARANELLO, Carvaganza – Ferrari dikabarkan akan melakukan ekspansi terhadap fasilitas pabriknya di Maranello, Italia, untuk mempersiapkan divisi elektrifikasi. Fasilitas baru ini kabarnya akan menjadi basis produksi dari mobil hybrid dan calon mobil listrik Ferrari, yang akan diumumkan tidak lama lagi. Ini menunjukkan keseriusan Ferrari untuk bergerak ke arah elektrifikasi.

Hal ini diketahui karena Ferrari telah membeli lahan di dekat pabrik mereka, yang saat ini dalam proses untuk dikosongkan sebelum pembangunan. Era elektrifikasi semakin tidak terelakan oleh para pabrikan di Eropa, terlebih dengan rencana jangka panjang untuk melarang peredaran mobil bermesin pembakaran internal.

Dikutip oleh Carscoops, sumber yang disebut mengetahui soal ini mengatakan bahwa fasilitas baru ini bukan hanya akan menjadi tempat produksi mobil hybrid dan elektrik. Tapi juga menjadi basis R&D (research & development) teknologi baterai yang akan dipakai model-model baru Ferrari di masa mendatang.

Ferrari 296 GTS

Dalam line up mereka saat ini, Ferrari punya dua basis model yang telah mengadopsi teknologi hybrid, yaitu SF90 dan 296. Teknologi hybrid di road car pertama kali Ferrari kembangkan melalui prototipe 599 HY-KERS. Teknologi tersebut kemudian diterapkan ke model produksi LaFerrari, hypercar yang diproduksi dalam jumlah terbatas. Lalu baru pada tahun 2019, hibridisasi berkembang dan dihadirkan melalui SF90 Stradale yang mengadopsi teknologi plug-in hybrid.

Baca Juga: Versi Produksi MG Cyberster EV Mulai Terungkap, Siap Kembali ke Segmen Sportscar

Ekspansi pabrik ini akan menjadi langkah nyata Ferrari untuk semakin serius terjun ke pasar mobil elektrifikasi. Bahkan, disebut bahwa model full electric pertama Kuda Jingkrak akan diluncurkan pada tahun 2025.

Kemungkinan pengumuman soal proyek ekspansi pabrik mobil listrik ini akan dilakukan Ferrari pada tanggal 16 Juni 2022, bertepatan dengan hari pasar modal. CEO baru Ferrari, Benedetto Vigna akan memberikan presentasi dan insight strategi mobil listriknya kepada para investor, yang meliputi rencana bisnis empat tahun. Vigna direkrut dari perusahaan teknologi bersamaan restrukturisasi besar internal Ferrari, yang salah satunya bertujuan mempersiapkan diri untuk bergerak ke pasar mobil listrik.

Ferrari Purosangue

Setelah 296 yang menjadi model terbaru, Ferrari dalam waktu dekat diyakini akan meluncurkan model SUV pertamanya yang dinamakan Purosangue. Pembahasan rencana tersebut juga cukup membuat penasaran para penggemar Ferrari, apakah pabrikan akan menambah model crossover dan SUV nantinya. Bisa jadi juga nama atau teaser soal mobil listrik Ferrari diumumkan juga pada konferensi ini.

Soal mobil listriknya, beberapa bocoran sempat beredar yang sekaligus menunjukkan konsep desain mobil ini. Paten desain yang kuat diyakini milik Ferrari itu, menunjukkan desain sportscar dua penumpang, dengan satu motor listrik di masing-masing sisi depan dan belakang, untuk menghasilkan penggerak 4-wheel drive.

Tahun lalu, chairman Ferrari, John Elkann sempat menyampaikan keterbukaannya untuk membawa teknologi baru bagi perusahaannya. “Interpretasi dan penerapan kami terhadap teknologi ini baik di balapan dan road car adalah peluang yang besar untuk membawa keunikan dan passion dari Ferrari generasi baru,” kata Elkann saat hadiri rapat tahunan.
(WAHYU HARIANTONO)

Baca Juga: Deretan Pabrikan Ini Segera Ganggu Dominasi Toyota di Le Mans

Sumber: Carscoops

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Artikel Feature