Alonso Merasa Senang Comeback ke F1 Meski Kurang Kompetitif

BAKU, Carvaganza – Tahun ini menjadi momen comeback bagi Fernando Alonso di Formula 1, setelah memutuskan cuti dan mengikuti balapan lain selama dua tahun belakangan. Sejauh ini, penampilan Alonso bersama Alpine F1 Team belum bisa dibilang kompetitif. Namun ternyata Alonso mengaku kini bisa lebih menikmati waktunya membalap di F1 lagi.

Alonso memutuskan comeback ke F1 bersama Alpine, yang sebelumnya Bernama Renault, tim yang pernah mengantarkannya menjadi juara dunia dua kali. Selama meninggalkan F1 dua tahun, 2019 dan 2020, Alonso mengikuti sejumlah balapan lain yaitu WEC, Reli Dakar dan IndyCar. Pada periode tersebut, Alonso berupaya mengejar gelar Triple Crown di motorsport, namun gagal karena belum beruntung di Indy 500.

Bersama Alpine, kini Alonso bisa dibilang cukup terseok untuk bersaing di papan tengah F1 2021. Mobil Alpine A521 yang merupakan pengembangan dari Renault RS20 tahun lalu belum bisa cukup konsisten dan kencang untuk tembus sepuluh besar secara reguler. Meski begitu, situasi ini diakui Alonso tidak mengganggunya untuk menikmati setiap momennya berlaga di F1 lagi.

Alonso Alpine

Salah satu alasan Alonso sempat meninggalkan F1 adalah karena dirinya mengaku tidak bisa lagi menikmati balapan F1, ketika terakhir kali membela tim McLaren. Membela McLaren pada periode 2015 sampai 2018, ketidakmampuan paket mobil McLaren untuk bersaing membuat Alonso frustrasi. Apalagi setelah McLaren berpisah dengan Honda sebagai pemasok mesin, situasi semakin meyakinkan Alonso untuk hengkang.

“Dalam hal kebahagiaan atau apa yang saya rasakan selama kembali, rasanya lebih baik dair yang saya perkirakan, jujur saya,” ujar pembalap Spanyol itu jelang Grand Prix Azerbaijan 2021, di Baku.

“Saya sangat menikmati setiap akhir pekan, sangat menikmati balapan. Bahkan saat akhir pekan yang kami tidak balapan, saya merindukan grand prix. Jadi sekarang kita akan ada tiga balapan, Perancis dan dua seri (di) Austria, saya akan menikmatinya karena suka balapan beruntun.”

Sepanjang lima seri balapan yang telah digelar musim ini, Alonso belum mampu unggul dari Esteban Ocon rekan setimnya, pada empat seri yang mereka semua berhasil finish balapan. Hasil yang sama juga terjadi untuk sesi kualifikasi pada empat seri terakhir. Sementara untuk hasil balapan, Alonso baru berhasil dua kali finish untuk meraih poin.

Alonso Ocon

Soal performanya sejauh ini, pembalap yang pernah membela Ferrari selama empat tahun itu mengaku sudah pada level yang membuatnya cukup puas, khususnya di sesi balapan hari Minggu. Namun, di saat yang sama dirinya juga merasa masih perlu memperbaiki kecepatannya dan lebih beradaptasi dengan mobil Alpine A521. Kelemahannya saat ini disebut ada pada kemampuan membuat ban mencapai suhu ideal pada sesi kualifikasi.

“Ada beberapa hal yang perlu kami perbaiki. Satu adalah persiapan ban, bagaimana mengoptimalkan ban, khususnya di hari Sabtu. (Untuk) hari Minggu, saya kurang lebih senang dengan performa di balapan-balapan tersebut,” lanjut Alonso dikutip Motorsport.

“Saya pernah meraih poin dua kali, tapi tiga kesempatan saat kami gagal dapat poin, kami finish dengan jarak sepersekian detik dari poin, karena kami ada di grup yang menahan beberapa mobil terakhir antara posisi 10dan 13 atau semacamnya.”

Memasuki seri keenam di Azerbaijan, saat ini Alonso berada di posisi ke-13 pada klasemen pembalap dengan total 5 poin, sementara Ocon unggul di posisi ke-10 dengan koleksi 12 poin. Untuk Alpine sendiri, dengan total 17 poin sementara ini, bertengger di posisi ke-7 pada klasemen konstruktor.
WAHYU HARIANTONO

Sumber: Motorsport

Artikel yang direkomendasikan untuk anda