Tahun Ini, MG akan Lahirkan Mobil Sport Listrik

LONDON, Carvaganza.com – Dalam beberapa tahun ke depan, Morris Garage (MG) akan genap berusia 100 tahun. Usia spesial tersebut akan diwarnai dan dirayakan oleh MG dengan menghadirkan range produk yang semakin luas. Salah satu produk yang siap dilahirkan adalah mobil listrik dalam bentuk coupe yang sporty.

Rencana ini sebenarnya sudah pernah diumumkan oleh MG pada tahun 2020 lalu, yang diawali dengan memamerkan konsep E-Motion oleh SAIC. Seperti diketahui, MG saat ini adalah bagian dari keluarga SAIC yang berbasis di China, seperti Wuling. Mobil sport bertenaga listrik ini akan dirancang sebagai mobil halo alias mobil penegas identitas MG.

MG menagetkan untuk bisa memperluas segmen dan meningkatkan volume penjualannya sampai dengan 1 juta unit dalam setahun. Target tersebut ingin dicapai saat tahun 2024, tahun yang menjadi perayaan 1 abad MG berlangsung. Strategi tersebut sudah dijalankan secara bertahap sejak tahun 2019 lalu, diiringi hadirnya model facelift dan baru.

Sejauh ini versi produksi dari konsep E-Motion belum mendapat nama dari MG, sejak pertama kali dipamerkan di Shanghai Motor Show 2017 lalu. Untuk masuk ke lini produksi, bos product planning MG, Zhang Liang mengatakan akan melihat apakah respons dan reaksi publik positif. Namun kabar terbaru menyebut bahwa E-Motion tetap terus dikerjakan pengembangannya, meski sempat terkendala pandemi COVID-19 tahun lalu.

Pada bulan Juni tahun lalu, sempat tersebar paten desain versi produksi dari E-Motion. Paten tersebut bocor tersebar di internet setelah MG megnajukan homologasi untuk E-Motion, sebelum nantinya dipasarkan di China. Terlihat ada sejumlah evolusi dan ubahan desain diterapkan pada versi produksi yang ditunjukkan pada paten.

Fascia depannya mengadopsi desain grille yang tertutup, namun memiliki bentuk wajah yang mirip dengan gaya desain Aston Martin. Tentunya desain ini diikuti oleh garis body yang lebih sporty, namun dengan bentuk yang membuat kabin lebih akomodatif. Bagian belakang dihiasi fender dan stance yang lebar, diikuti atap yang landai. Namun kemungkinan kecil pintu gunting dari versi konsep untuk dibawa ke versi produksi.

Sampai saat ini, MG masih menutup rapat informasi soal ppwertrain yang akan dipakai untuk calon mobil sport elektriknya itu. Namun sempat beredar informasi bahwa teknologi yang dipakai akan sanggup dibawa menempuh perjalanan 500 kilometer. Sementara akselerasi 0-100 km/jam dicapai tidak sampai 4 detik dari motor listrik yang konon masih terus dikembangkan itu.

Sebagai acuan, teknologi drivetrain listrk yang dimiliki MG saat ini ada pada ZS EV, mode SUV listrik. Pada versi listrik dari SUV kompak itu, baterai dan motor listriknya bisa memberikan jarak tempuh sejauh 262 kilometer dalam sekali isi penuh. Sejauh ini kabarnya E-Motion versi produksi akan dilabeli harga jual mulai dengan £ 30.000 atau setara Rp 568 jutaan.

Harga yang terbilang terjangkau untuk mobil sport wajar karena MG bukan merek yang bermain di segmen premium, walaupun menelurkan mobil sport coupe. Mobil ini rencananya akan diluncurkan ke negara-negara yang menghasilkan volume penjualan terbesar MG, seperti Inggris dan Australia.di Eropa sendiri, pasar utamanya adalah negara yang menerapkan posisi setir di kanan.

MG berencana merilis E-Motion versi produksi pada akhir 2021. Dan belum lama ini, MG juga telah resmi merilis sebuah rendering berwujud konsep roadster 2 pintu, yang dinamakan Cyberster. Entah model yang sama dari E-Motion atau model terpisah, yang jelas MG punya rencana besar dalam menyambut usianya yang ke-100 tahun.

Sumber: Autocar

WAHYU HARIANTONO

Artikel yang direkomendasikan untuk anda