Sabine Schmitz, Wanita Penakluk Nurburgring Meninggal Dunia

JAKARTA, Carvaganza – Kabar duka datang bagi kalangan para pecinta motorsport di dunia, dengan dikabarkan telah meninggal dunianya Sabine Schmitz, wanita pembalap asal Jerman. Dikabarkan meninggal pada hari Selasa, 16 Maret 2021, sirkuit legendaris Nurburgring telah kehilangan salah satu sosok terhebatnya. Schmitz berpulang pada usia 51 tahun.

Pembalap dan juga presenter Top Gear itu berpulang setelah dikabarkan mengidap penyakit kanker. Penyakit tersebut telah dideritanya sejak tahun 2017, yang akhirnya harus merenggut nyawa Schmitz. Di kalangan para pecinta otomotif dan motorsport, Schmitz dikenal dengan julukan “Queen of The Nurburgring” alias “Ratunya Nurburgring”.

“Sabine Schmitz (14.5.1969 – 16.3.2021) meninggal dunia kemarin (hari Selasa) setelah perjuangannya yang gigiih melawan kanker. Dia berusia 51 tahun. Klaus Abbelen dan semua kerabat serta teman-temannya sangat sedih atas kehilangan yang mendalam ini,” tulis pernyataan resmi Frikadelli Racing, tim balap yang didirikan Schmitz bersama suaminya, Klaus Abbelen.

Sabine Schmitz Nurburgring

Pencapaian paling ikonik dari seorang Sabine Schmitz adalah dirinya sampai saat ini satu-satunya pembalap wanita yang berhasil memenangkan balapan ketahanan 24 jam di Nurburgring, Jerman. Tidak hanya satu, Schmitz dua kali berhasil menang balapan tersebut pada tahun 1996 dan1997, bersama timnya yang saat itu menggunakan mobil BMW M3.

Semasa hidupnya, Schmitz tumbuh sangat dekat dengan Nubrugring yang mendapat sebutan The Green Hell. Bahkan dirinya dipercaya untuk menjadi pengemudi ‘Taxi’ di Nurburgring, untuk wisatawan yang ingin berkeliling di sirkuit sepanjang lebih dari 20 km itu. Bahkan sempat dikatakannya sendiri, Schmitz setidaknya sudah pernah mengelilingi Nurburgring Nordschleife sebanyak 20.000 kali.

Kemudian pada satu kesempatan tampil di sebuah episode Top Gear thun 2004, dirinya ditantang oleh Jeremy Claarkson untuk melahap kencang Nurburgring dengan minivan Ford Transit. Melawan lap time Clarkson yang memakai Jaguat S-Type bermesin diesel, Schmitz kemudian dengan yakin mengolok Clarkson bahwa dia sanggup mencatat waktu lebih baik dengan van lansiran Ford tersebut.

Sejak 2016, Schimtz lalu bergabung menjadi salah satu di antara jajaran presenter Top Gear di  era baru, meski tidak tampil secara reguler. Reputasinya sebagai salah satu pembalap wanita terbaik di zamannya membuat Schmitz semakin dikenal di dunia. Soal gelar, dirinya adalah wanita pertama di dunia yang sukses merebut gelar juara VLN Endurance Championship di Jerman, tahun 1998.

Sabine Schmitz BMW M5

Setelah menyatakan dirinya diserang kanker payudara pada tahun 2017, Schmitz lalu berupaya untuk kembali ke lintasan balap pada tahun 2020. Pada saat itu juga, dirinya mengatakan bahwa penyakit yang dideritanya itu kembali menyerang dan lebih kuat. Kesedihan atas kepergian Schmitz turut diungkapkan oleh pihak Nurburgring.

“Nurburgring telah kehilangan pembalap wanitanya yang paling terkenal. Sabine Schmitz teleah meninggal dunia terlalu dini setelah sakit yang berkepanjangan. Kami akan merindukannya dan sifat cerianya. Beristirahatlah dalam damai Sabine!” tulis Nurburgring melalui media sosial.
WAHYU HARIANTONO

Sumber: Motorsport

Artikel yang direkomendasikan untuk anda