Porsche Buka Pameran Bertema Masa Depan di Changi Airport

SINGAPURA, Carvaganza.com – Negara Singapura sudah menjadi salah satu negara dengan karakteristik konsumen yang unik di segmen premium. Apalagi dengan banyaknya ekspatriat yang bermukim di negara tetangga Indonesia itu. Memanfaatkan uniknya Bandara Internasional Changi, Porsche menggelar pameran pop-up bertajuk #DrivingTomorrow mengisi akhir 2020 dan awal tahun 2021.

Bertempat di Jewel Changi yang menjadi salah satu daya tarik para wisatawan yang datang ke Singapura, Porsche memperlihatkan visi dan komitmennya pada masa depan. Yang ditunjukkan adalah masa depan berkelanjutan dan menarik, dipamerkan secara lebih mendetail. Pameran #DrivingTomorrow telah dibuka pada 18 Desember 2020 lalu, dan akan berlangsung sampai dengan 16 Januari 2021.

Perpaduan klasik dan futuristik dihadirkan oleh Porsche, lewat dipamerkannya Porsche 356 dan Porsche Taycan, yang pertama kali dilakukan oleh Porsche Asia Pasifik. 356 adalah mobil pertama yang menggunakan lambing Porsche, sedangkan Taycan merupakan mobil full electric pertama yang meneruskan warisan Porsche ke masa depan.

“Pola pikir untuk membentuk masa depan mobil sport, dengan antusiasme dan keyakinan, selalu mendorong Porsche maju sepanjang sejarah kita. Oleh karena itu, pameran #DrivingTomorrow merupakan undangan untuk bergabung dengan kami saat kami melihat kembali inovasi paling membanggakan kami dalam elektromobilitas, dan menyatukan tradisi kami dengan masa depan yang berkelanjutan,” kata Arthur Willmann, Chief Executive Officer Porsche Asia Pasifik.

Ferdinand Porsche mengawali kiprah pabrikan Jerman ini salah satunya dengan merancang mobil Egger-Lohner Phaeton C.2 pada 1898. Mobil ini sepenuhnya bergerak memakai tenaga listirk dan revolusioner, menjadi breakthrough di masanya. Sekarang, Porsche terus menetapkan standar mobilitas elektriknya yang sporty, diterjemahkan pada Taycan.

Taycan adalah mobil sport dengan pengalaman berkendara yang tak tertandingi yaitu Porsche murni - tetapi ditenagai oleh penggerak listrik canggih, dan baterai dengan energi tinggi dan kepadatan daya yang dapat diisi dengan cepat dan dapat didaur ulang.

Pengunjung di #DrivingTomorrow juga akan melihat sekilas pola pikir merek yang berorientasi masa depan dan proses desain melalui kutipan dari “Porsche Unseen”, sebuah buku yang membuka gerbang ke studi konsep yang sebelumnya sangat rahasia yang dipublikasikan hanya sebulan yang lalu.

Berbeda dengan mayoritas pabrikan lain, Porsche berambisi untuk menjadi merek paling berkelanjutan untuk mobilitas eksklusif dan sporty. Pendekatan ini mencakup aspek dan sudut pandang ekonomi, ekologi dan sosial, menempatkan Porsche sebagai merek mobil sport yang fokus pada strategi produk sesuai dengan inti brand.

Dengan statistik 70 persen dari semua kendaraan yang pernah diproduksi oleh Porsche masih ada di jalan raya di seluruh dunia, semakin mendorong Porsche untuk terus bertahan. Porsche bahkan menghadirkan inisiatif Porsche Impact untuk membantu mengimbangi emisi karbon. Langkah ini dilakukan dengan mendanai langsung proyek-proyek yang berkomitmen untuk dunia yang lebih hijau. Lewat pameran #DRivingTomorrow ini Porsche Asia Pasifik sudah memulai rangkaian Porsche Impact.

Selama pameran yang gratis dikunjungi siapa saja di Changi ini, hadir pula dua mascot Porsche yang akan berinteraksi dengan anak-anak di masa libur akhir tahun. Yaitu Tom Targa dan Tina Turbo yang selain akan menghibur, juga akan berbagi pengetahuan terkait Porsche.

“Kami senang Porsche telah memilih Bandara Changi sebagai tuan rumah pameran #DrivingTomorrow, yang memamerkan inovasi terbaru. Pameran di Jewel Changi Airport ini akan menjadi pengalaman tambahan yang menarik bagi pengunjung bandara,” kata Lee Seow Hiang, Chief Executive Officer Changi Airport Group.

WAHYU HARIANTONO

Artikel yang direkomendasikan untuk anda