Polisi Hongkong Razia Puluhan Supercar Karena Kebut-Kebutan di Tol

HONG KONG, Carvaganza – Beberapa waktu lalu Kepolisian Indonesia melakukan razia besar-besaran pada kendaraan roda dua yang melakukan modifikasi knalpot. Hal tersebut didasari oleh Undang-undang (UU) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 285 Ayat 1. Sejumlah kendaraan roda dua sukses digiring ke kantor polisi bahkan ada yang mendapat hukuman di tempat.  Berbeda lagi dengan yang dilakukan oleh Kepolisian Hongkong dalam merazia kendaraan bermotor. 

Kepolisian Hongkong baru saja menangkap 45 supercar yang dikemudikan pada kecepatan tinggi di wilayah Island Eastern Corridor(IEC), kota  Wan Chai, Hong Kong. Pihak berwenang memulai operasi razia pada Minggu pagi dan memberhentikan sejumlah supercar tersebut di ujung jalan tol IEC. Sebanyak 45 kendaraan super mewah dan super kencang ini terparkir di pintu tol tersebut dan menghasilkan pemandangan yang menarik. 

Hal tersebut dilakukan polisi setempat karena berawal dari keluhan warga Wan Chai yang sering terganggu oleh suara dari supercar yang melintas. Diketahui, kendaraan-kendaraan tersebut merupakan supercar dengan modifikasi ilegal dan tidak memiliki izin untuk melintas di jalan raya. Selain itu beberapa di antaranya juga melanggar batas kecepatan jalan raya yang sudah ditentukan.

Sebelumnya warga mengeluhkan hal ini ke Anggota Dewan Kota, Derek Ngai Chi-ho dan menyatakan akan menindak pengendara tersebut.

“Ini telah berlangsung selama beberapa waktu, dan terutama menjadi lebih serius setelah tengah malam atau pada jam-jam kecil selama akhir pekan atau hari libur. Masalahnya juga diangkat dalam rapat dewan distrik, ”kata Ngai.

Anggota dewan distrik timur Derek Ngai Chi-ho mengatakan kepada South China Morning Post bahwa penduduk yang tinggal di dekat jalan tol mengeluhkan kebisingan yang "diyakini disebabkan oleh mobil balap". Ini telah berlangsung selama beberapa kali terutama saat tengah malam di akhir pekan atau hari libur. 

Supercar-supercar yang terjaring dalam razia tersebut di antaranya adalah Lamborghini Aventador, Mercedes-AMG GT S, Nissan GT-R dan sejumlah supercar keluaran Ferrari dan Porsche. Beberapa kendaraan tersebut memang dikenal memiliki tenaga badak dan raungan suara yang khas. 

Sebut saja Lamborghini Aventador yang dibekali dengan mesin V12 6,5 liter, tenaganya mencapai 690 hp dan memiliki kecepatan maksimal hingga 350 km/jam. Belum lagi Nissan GT-R yang juga disebut sebagai Godzilla, ia menggendong mesin V6 3,8 liter yang menghasilkan tenaga hingga 565 hp. Jika semua supercar ini melakukan “paduan suara” di jalan tol bisa jadi malah mengganggu warga sekitar. 

Media lokal melaporkan bahwa salah satu Nissan GT-R disita karena ada kecurigaan kepolisian bahwa mobil itu telah dimodifikasi secara ilegal. Polisi mengeluarkan surat penilangan pada sembilan mobil lain yang mengharuskan mereka menjalani pemeriksaan sebelum diizinkan kembali ke jalan. 

Menurut laporan Polisi Hongkong tentang balapan ilegal terdapat kenaikan setiap tahunnya. Pada 2020 lalu terdapat 139 kasus di 11 bulan pertama. Sedangkan pada 2019 hanya terdapat 99 laporan yang dibuat masyarakat tentang balapan illegal.
ALVANDO NOYA / WH

Sumber: Carscoops

Artikel yang direkomendasikan untuk anda