Maserati Turun Balap Di Formula E Musim Ini Gandeng DS Automobile

Maserati MC-20

CARVAGANZA – Setelah absen cukup panjang dalam laga balapan single-seater, Maserati memilih untuk menurunkan timnya pada ajang Formula E tahun ini. Pengembangan mobilnya nanti Maserati akan bekerja sama dengan DS sebagai merk yang berada di bawah payung yang sama Stellantis. Pilihan Maserati untuk berlaga di ajang Formula E ini sejalan dengan rencana pabrikan yang mulai fokus pada pengembangan mobil listrik mulai 2021.

Saat ini Maserati dan DS tengah melakukan sejumlah penyesuaian pada kendaraan yang turunkan di Formula E musim ini. Mulai dari pengerjaan desain, perangkat keras berbagi teknologi untuk kendaraan yang digunakan meskipun di ajang Formula E nantinya kedua tim ini juga akan berkompetisi. Mengingat DS Automobile juga memiliki tim balap yang turut dalam ajang Formula E sejak musim lalu.

Diketahui, terakhir ikut dalam balapan single seater pada 1957 saat Juan Manuel Fangio memenangkan gelar Formula1 lima kali dengan kendaraan terakhir 250F. Hingga saat ini, Maserati 250F masih populer di kalangan privateer dan masih digunakan hingga era 1960-an dengan dukungan mesin 2.5-liter.

“Merek Maserati hari ini akan kembali ke masa depan, kembali ke akar balapnya. Saya sangat senang dan bersemangat untuk mengumumkan bahwa Maserati adalah merek Italia pertama yang bergabung dengan Kejuaraan Formula E mulai 2023, musim kesembilan. Ini bukan cara yang lebih baik untuk memulai tahun baru,” kata CEO Maserati, Davide Grasso.

Formula E

Setelah bergabung dengan Stellantis nantinya seluruh model Maserati akan hadir dalam versi elektrifikasi pada 2025 mendatang. Stellantis dikabarkan telah menggelontorkan investasi senilai 30 Miliar Euro untuk pengembangan kendaraan listrik Maserati termasuk keterlibatan dalam ajang motorsport internasional. Maserati sendiri akan mengembangkan powertrain Gen3 yang menghasilkan tenaga 350kW untuk roda depan dan 250kW untuk menggerakan roda belakang.

Keterlibatan Maserati pada ajang Formula E juga mendapatkan sambutan yang positif dari ketua penyelenggara. Ia menilai kehadiran Maserati ini dapat memberikan nuansa yang ikonik mengingat pabrikan tersebut memiliki warisan balap yang cukup panjang di dunia single seater.

“Ini mungkin salah satu hari terbesar dalam sejarah ABB Formula E Championship, untuk memiliki merek yang ikonik seperti Maserati dengan warisan balap. Sejarah luar biasa yang dimiliki Maserati, membawa merek ini ke Kejuaraan Formula E ABB, ke dalam revolusi listrik yang kami dorong, benar-benar momen luar biasa bagi Formula E. Sangat menyenangkan memiliki tim Italia di ABB Formula E Championship. Dan Anda tahu, ini sudah beberapa musim, butuh beberapa tahun, tapi saya pikir itu tidak bisa menjadi merek yang lebih baik, tim yang lebih baik untuk datang ke kejuaraan daripada Maserati,” tambah Formula E Founder and Chairman, Alejandro Agag.

Selain balapan single seater, Maserati juga pernah mengembangkan MC12 untuk ikut serta dalam kejuaraan FIA GT pada tahun 2004 dan berhasil memenangkan gelar Kejuaraan FIA GT1 pertama pada tahun 2010. ALVANDO NOYA / RS

Baca juga: Mobil-Mobil Baru Suzuki 2022, Wow Ada Jimny 5-pintu Bermesin Turbo!

Mobil Maserati Pilihan

  • Upcoming

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya