Investasi US$ 7,4 Miliar Hyundai di AS Untuk Mobil Otonom Apple Car?

JAKARTA, Carvaganza – Industri otomotif nol emisi dipastikan tidak dapat dibendung lagi. Hampir seluruh produsen mobil berlomba-lomba untuk memproduksi kendaraan ramah lingkungan. Salah satunya adalah Hyundai yang dipastikan menjalin kerja sama dengan pemerintah AS dan berinvestasi hingga USD 7,4 Miliar di Amerika Serikat untuk pengembangan mobil ramah lingkungan.

Invetasi tersebut nantinya akan digunakan untuk membangun pusat suplai baterai dan hidrogen untuk kendaraan ramah lingkungan baik di Amerika dan negara lainnya. Hyundai memang dikenal cukup serius dalam soal pengembangan kendaran listrik, saat ini model kendaraan nir emisi tersebut mulai dijual tidak hanya di pasar AS tetapi juga masuk ke negara berkembang seperti Indonesia. Sebelumnya Hyundai pernah melakukan invesati pada 2017 di Amerika yang digunakan untuk membangun pabrik produksi kendaraan listrik.

Hyundai Ioniq 5

Selain itu pengembangan ini juga akan digunakan untuk kendaraan produksi Kia yang satu payung dengan Hyundai Group. Rencana ini juga didorong oleh situasi industri di Amerika yang semakin mengarah ke arah kendaraan bebas emisi. Namun baik Hyundai maupun Kia tetap melihat kebijakan dan perkembangan situasi bisnis di Amerika soal kendaraan listrik ini agar dapat melanjutkan mega proyek tersebut. Namun perlu diketahui, investasi tersebut tidak termasuk dalam proyek pengembangan mobil otonom Apple Car yang sempat ramai dibicarakan sebelumnya.

"Investasi ini menunjukkan komitmen kami yang dalam terhadap pasar AS, dealer, dan pelanggan kami. Hyundai akan memimpin masa depan mobilitas di Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Upaya kami merupakan bukti positif bahwa Hyundai akan terus mengejar keunggulan di masa kini dan masa depan kami,” José Muñoz, ujar CEO Hyundai Motor Company.

Hyundai Ioniq 5

Investasi tersebut merupakan komitmen Hyundai dengan pemerintah AS untuk meningkatkan infrastruktur sel bahan bakar hidrogen di Amerika. Penandatanganan nota kesepahaman dengan departemen energi sudah dilakukan pada Februari 2020 untuk pengembangan teknologi sel bahan bakar hidrogen, termasuk memasang stasiun pengisian bahan bakar H2 serta menjalankan skema percontohan menggunakan truk sel bahan bakar tahun ini.

Bahkan Hyundai juga akan berencana untuk melakukan pengembang di segmen lain salah satunya adalah Urban Air Mobility (UAM) yang akan memproduksi mobil terbang. Proyek tersebut akan menghasilkan kendaraan seperti helikopter namun dengan teknologi yang lebih ringkas. Selain itu, akan ada investasi Hyundai dalam memproduksi robot anjing polisi dengan berbasis Android yang bekerja sama dengan Boston Dynamic. Di mana saham Hyundai di perusahaan robotik tersebut diklaim mencapai 80%.
ALVANDO NOYA / RS

Artikel yang direkomendasikan untuk anda