Hyundai Seven Concept Pamer Kecanggihan, Punya Sunroof Digital Sampai Kulkas Di Dalam Kabin

  • Hyundai Seven Concept
  • Hyundai Seven Concept
  • Hyundai Seven Concept
  • Hyundai Seven Concept

SEOUL, Carvaganza – Belum lama ini Hyundai resmi mengenalkan Seven Concept yang merupakan salah satu punggawa jajaran kendaraan listrik pabrikan dan siap diproduksi pada 2024 mendatang. Dengan ukurannya yang cukup besar Hyundai Seven Concept akan dinobatkan menjadi pesaing dari pengganti Volvo XC90. 

Seven Concept ini juga disebut sebagai SUV listrik yang istimewa, hal tersebut terlihat dari gaya desain eksteriornya yang sangat kental dengan garis aerodinamika dan jarak sumbu yang cukup panjang di kelasnya. Namun kabarnya beberapa sentuhan pada eksteriornya akan dipermanis pada versi produksinya nanti, kita bisa melihat juga apa yang dilakukan oleh Ioniq 5 dan Ioniq 6 dari model konsep ke versi produksi yang tidak berubah terlalu banyak. 

Kehadiran Seven Concept sendiri merupakan kendaraan listrik ketiga yang sudah diluncurkan oleh pabrikan berlogo ‘H miring’ pada tahun ini. Memang desainnya sangat berbeda dibandingkan dengan generasi kendaraan Hyundai sebelumnya dan hal tersebut diamini oleh mereka yang berkomitmen untuk menampilkan sentuhan baru pada kendaraannya di masa depan.

Hyundai Seven Concept

Salah satu nuansa baru yang paling terlihat adalah desain parametrik pixel yang ditampilkan oleh lampu depan dan belakang, yang rata-rata digunakan oleh kendaraan listrik Hyundai saat ini. Oleh Hyundai gaya desain tersebut merupakan salah satu wujud penggabungan dua elemen digital dan gaya analog dalam satu paket.

Baca Juga: BMW Perkenalkan Concept XM, SUV Kencang Dengan Gaya Bespoke

Selain itu, konsep SUV listrik ini juga menggunakan platform E-GMP yang khusus didesain untuk kendaraan listrik Hyundai dan menjadikannya memiliki lantai datar, overhang pendek serta jarak sumbu roda yang mencapai 3.200 mm. Angka tersebut mirip dengan jarak sumbu Mercedes-Benz S-Class. Dengan bekal dimensi yang panjang tersebut tentu saja akan membuat ruang kabinnya lebih luas dan lega dari yang ditawarkan oleh SUV Hyundai saat ini. 

Di dalamnya Hyundai akan menggunakan konfigurasi kursi tiga baris dan terdiri dari dua kursi yang dapat diputar ke belakang seperti Staria, lengkap dengan pijakan kakinya. Desain ini pula yang direncanakan oleh Hyundai di masa depan dan menggambarkan wujud dari mobil otonomnya. Selain itu Hyundai juga mengganti desain roda kemudi konvensional dengan sebuah joystick yang dapat ditarik.

Kemudian dashboardnya digantikan dengan panel kontrol digital yang membentang di baris pertama dan terdapat layar besar OLED yang menghiasi langit-langit karbon dan berfungsi sebagai sunroof virtual yang dapat disesuaikan.

Hyundai Seven Concept

Adopsi Teknologi Kabin Pesawat Terbang

Sajian menarik di dalam kabin tidak hanya berhenti di situ, Seven Concept juga akan dilengkapi dengan ambient light, lemari es di dalam kabin serta ruang penyimpanan sepatu khusus. Meski masih belum jelas apakah akan seperti ini wujudnya di versi produksi, namun Hyundai menegaskan bahwa mereka sangat fokus untuk menghadirkan kendaraan masa depan dalam waktu dekat. 

Di samping itu Hyundai Seven juga akan menggunakan material kabin yang merupakan bahan daur ulang agar lebih ramah lingkungan. Selain itu sistem udara di dalam kabin juga akan menggunakan teknologi seperti kabin pesawat agar kualitas udara selalu bersih dan tidak terkontaminasi. Yang lebih keren lagi, jika kendaraan ini ditinggalkan oleh penumpangnya secara otomatis kabin akan mengaktifkan lampu UV yang berfungsi untuk membasmi bakteri dan virus.

Hyundai Seven Concept

Bocoran lain yang bisa kita intip dari Seven Concept ini adalah kemampuan baterai yang dapat diisi dengan 800V dan dapat mencapai 80% dalam 20 menit. Selain itu, dengan daya penuh mobil ini akan dibuat untuk mampu melalui jarak 482 km atau setara 300 mil. Dengan modal tersebut Seven Concept akan menjadi SUV listrik yang paling mumpuni di kelasnya.

Meski demikian belum dijelaskan apakah kehadiran Hyundai Seven ini akan menggantikan model SUV konvensionalnya yang diisi oleh Santa Fe. Namun melihat pasar Eropa yang segera memberlakukan aturan mobil non emisi pada 2025 mendatang, bisa jadi ini akan satu-satunya SUV besar yang dijual oleh Hyundai. (ALVANDO NOYA / WH)

Baca Juga: All New Avanza dan Veloz Dominasi Penjualan Toyota Selama GIIAS 2021

Sumber: Autocar

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Hyundai Pilihan

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya