Generasi Baru BMW M4 Convertible Tampil Lebih Ganas, Punya Penggerak AWD

MUNICH, Carvaganza – Tahun lalu, BMW membuat sensasi dengan peluncuran M3 dan M4 terbaru yang menuai beragam reaksi karena desain grille depannya. Kedua model langsung ditawarkan lewat varian standar dan Competition. Sebagai sportscar, M4 dijadikan model yang lebih serius dengan body model coupe. Kini, varian M4 bertambah dengan hadirnya versi Convertible yang bisa dibuka atapnya.

Dibandingkan versi Coupe, M4 Convertible ini bisa dibilang hanya menyediakan perbedaan visual, khususnya pada atapnya yang bisa dilipat. Sambil menikmati kecepatan dan keasikan berkendara khas BMW M, terpaan angin alami langsung ke muka juga menjadi ‘fitur’ dari M4 Convertible. Tapi tentunya tidak kalau dibandingkan dengan M4 sebelumnya, karena ada banyak perbedaan dan peningkatan.

BMW M4 Convertible

Di generasi baru ini, BMW merilisnya dalam varian M4 Competition M x Drive sebagai basisnya, yang menggunakan soft top berbahan kanvas. Ya bisa dibilang basisnya adalah Seri 4 Convertible, namun dengan spesifikasi dari M4 Competition. Soal atapnya sendiri, BMW klaim proses pelipatannya memakan waktu selama 18 detik, untuk konstruksi atap yang bobotnya 40% lebih ringan.

Seperti M4 Competition versi Coupe, M4 Convertible dibekali mesin enam silinder segaris 3.0 liter TwinPower Turbo, yang luapkan tenaga 509 hp dan torsi sampai 650 Nm. Ada xDrive dalam nomenklatur artinya BMW memasang sistem penggerak all-wheel drive (AWD), yang memungkinkan M4 Convertible melesat 0-100 km/jam dalam 3,7 detik saja. Antara mesin dan penggerak roda, adalah transmisi otomatis 8-percepatan.

BMW M4 Convertible

Seperti standar model M Series saat ini, sistem penggeraknya bisa dipilih untuk mode 4WD, 4WD Sport dan 2WD. Artinya jika diinginkan, pengemudi bisa ajak M4 Convertible drifting dengan aktifkan model 2WD, yang memutus koneksi mesin dan transmisi ke roda depan. Apalagi untuk yang ingin rasakan pengalaman mengendarai BMW yang khas berpenggerak roda belakang.

Demi mencegah pengemudi dan penumpang kedinginan karena angin dari luar, BMW sediakan fitur Air Collar system yang akan hembuskan udara hangat ke bagian leher dan kepala. Fitur ini akan lebih terasa manfaatnya saat berkendara di cuaca musim semi, atau saat atap dibuka pada malam hari. Penalti dari mekanisma atap lipat M4, ruang bagasi berkurang sebanyak 80 liter dibandingkan versi Coupe, menjadi hanya 300 liter.

BMW M4 Convertible

Demi mempertahankan rigiditas body dan chassis, BMW memberi M4 Convertible tambahan penguat tambahan di lantai bawah mobil dan subframe as roda belakang yang terhubung ke body. Pada sistem drivetrain, terpasang juga Active M Differential, Adaptive M Suspension dan M Compound untuk pengereman.

Fitur lain yang menjadi standar dari BMW adalah heated seat, setir sport berlapis kulit, trim alumunium pada interior, ambient lighting dan audio dari Harman-Kardon. Sementara opsi terpisah yang bisa didapatkan antara lain jok bucket M Carbon yang lebih ringan 9,5 kg, adaptive cruise control, head-up display (HUD), heater di setir dan trim serat karbon.
WAHYU HARIANTONO

Sumber: Carscoops

Artikel yang direkomendasikan untuk anda