Cina Siapkan LeEco, “Pembunuh” Tesla

BEIJING, 24 September 2016 – Perusahaan asal Cina, LeEco, rela menggelontorkan dana hingga US$ 1,08 miliar atau setara dengan Rp 14,2 triliun untuk mengembangkan proyek mobil listrik yang ditujukan untuk “membunuh” dominasi produk berbasis mobil listrik keluaran Tesla Motors.

Saat ini Tesla menjadi pabrikan yang khusus mengembangkan mobil-sport elektrik berkecepatan dan bertorsi tinggi. Pabrikan yang bermarkas di San Carlos, California, Amerika Serikat, itu dikenal dengan Tesla S.

Dikutip dari Carbuzz, Jumat (23/9), co-founder and head Le Holdings Co, Jia Yueting, menyerukan keseriusannya dalam menggarap proyek besar menciptakan mobil sport listrik. Hal ini dinyatakan setelah ia dan tim berhasil mengatasi masalah terbesar yang dihadapi sebelumnya yaitu ketersediaan modal.

Perusahaan yang sebelumnya berkutat dalam bidang smartphone dan smart tv ini, kabarnya telah merancang dan membangun prototipe mobil elektrik yang akan diberinama LeSEE. Dimana nantinya LeSEE akan diproduksi sebanyak 400.000 pertahunnya.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa Pemerintah Cina memberlakukan sebuah regulasi yang cukup mengguncang industri mobil listri di negara tersebut. Pasalnya Pemerintah Cina membatasi jumlah produsen mobil elektrik, dari lebih dari 200 perusahaan menjadi hanya sepuluh.

SEPTIAN TRI KUSUMA