Almaz RS Gunakan WISE, Wuling: Mendukung Pengemudi, Bukan Berarti Bisa Jalan Sendiri

JAKARTA, Carvaganza -- Kehadiran inovasi Wuling Interconnected Smart Ecosystem (WISE) pada Almaz RS menjadi perbincangan hangat. Maklum berbagai perangkat terkini disematkan Wuling pada SUV terbaru mereka itu. Untuk menjelaskan informasi lengkap dan kegunaannya, Wuling menggelar kegiatan Media Briefing.

Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors mengatakan hal ini dilakukan karena banyak pertanyaan bahkan pemahaman yang salah terkait WISE. Menurut Society of Automotive Engineers (SAE), ada 6 tingkatan otomasi berkendara, dari level 0 hingga 5.

Pada level 0-2, pengemudi tetap memegang kendali kapan pun fitur bantuan pengemudi diaktifkan. Pengemudi harus mengawasi fitur bantuan secara konstan. Pengemudi harus menyetir, mengerem, mengakselerasi sebagaimana dibutuhkan untuk menjaga keamanan. Kemudian pada level 3-5, pengemudi tidak perlu memegang kendali ketika fitur otomasi berkendara diaktifkan. Sekalipun pengemudi berada di bangku supir. Untuk level 3, pengemudi harus memegang kendali ketika diperlukan. Untuk level 4 dan level 5, fitur otomasi berkendara tidak membutuhkan pengemudi untuk mengambil alih. Sementara rangkaian perangkat yang dimiliki Almaz RS berada di tingkatan 2 versi SEA.

"Ini artinya Wuling Almaz RS tidak masuk dalam kategori mobil otonom alias autonomous vehicle alias mobil yang bisa mengemudi sendiri," tegas Danang. Ia menyebutkan inovasi WISE yang terdiri dari Internet of Vehicle (IoV) dan Advanced Driving Assistant System (ADAS) adalah membantu pengemudi. "Tugasnya membantu peran driver bukan menggantikannya. Dengan kata lain beban kerja driver dikurangi dengan sistem yang ada pada WISE."

Wuling Almaz RS Internet of Vehicle

Sistem Koneksi Terkini

Bagian pertama dari WISE adalah Internet of Vehicle (IoV). Peranti nirkabel ini akan menghubungkan pengguna dengan kendaraan melalui aplikasi MyWuling+ serta head unit. Bahasa mudahnya, fFitur ini menjadikan smartphone sebagai salah satu bagian alat kendali sekaligus pemantau. Komprehensif, berbagai kontrol kendaraan dapat dilakukan lewat genggaman.

Berbagai fitur yang bisa dikendalikan dengan aplikasi MyWuling+ terdiri dari Vehicle Positioning, Vehicle Remote Control, Geo-Fencing Security hingga Bluetooth Key. Sedangkan para pengguna dapat mengakses Online Navigation, Online Music, dan Internet Messaging App melalui head unit. Seperti kita ketahui head unit ini sudah didukung oleh perintah suara berbahasa Indonesia, Wuling Indonesian Command (WIND).

Wuling Almaz RS ADAS

Meningkatkan Keamanan

Kemudian kedua adalah Advanced Driver Assistance System (ADAS). Yang terdiri dari Adaptive Cruise Control (ACC), Bend Cruise Control (BCC), Lane Keeping Assist (LKA), Lane Departure Warning (LDW), Traffic Jam Assistance (TJA), sampai dengan Intelligent Cruise Assistance (ICA).

Sistem ini berisi berbagai fitur yang membantu mengurangi beban kerja pengemudi sehingga meningkatkan aspek keselamatan sekaligus kenyamanan. Sensor berupa radar dan kamera resolusi tinggi berperan sebagai indera tambahan untuk membaca kondisi lalu lintas dan situasi lingkungan sekitar yang akan diproses oleh sistem sehingga kendaraan memberi respon yang sesuai.

Fitur-fitur ADAS memiliki beberapa syarat dan batasan agar dapat aktif. Oleh karena itu, pengguna Almaz RS sangat perlu mempelajari dan memahami buku manual kendaraan sebelum berkendara. Misalnya, untuk mengaktifkan fitur bantuan jelajah adaptif (adaptive cruise), seluruh pintu harus tertutup rapat, pengemudi harus menggunakan sabuk pengaman, transmisi ada di posisi D, sistem ESC aktif, dan rem parkir tidak aktif.

"ADAS bersifat sebagai bantuan, dan tidak menggantikan peran utama pengemudi. Tiap pengemudi harus selalu waspada dan bertanggung jawab terhadap kondisi lalu lintas dan tetap aktif merespon keadaan sekitar," kata Danang Wiratmoko kembali menegaskan.

Di luar itu, SUV ini juga mendapat dukungan mesin bertenaga. Wuling Almaz RS menggendong pemacu empat silinder 1.500 cc turbo dengan torsi besar. Total puntiran sekuat 250 Nm tersaji di rentang 1.600-3.600 rpm dan dilanjut oleh puncak ekstraksi tenaga 140 hp di 5.200 rpm. Seluruh putaran lantas tersalur ke roda depan via transmisi CVT dengan simulasi perpindahan delapan percepatan nan halus.

Saat ini konsumen yang menginginkan Almaz RS bisa mendapatkan dengan harga subsidi yang setara PPnBM. Diskon ini berlaku selama periode peluncuran hingga 30 April 2021. Almaz RS EX 5-seater dijual Rp 340,8 juta, Almaz RS EX 7-seater (Rp 350,3 juta), dan Almaz RS PRO 7-seater (Rp 354,8 juta). (RAJU FEBRIAN)

Artikel yang direkomendasikan untuk anda