Alfa Romeo Siapkan Reinkarnasi GTV Sebagai Mobil Sport Listrik

MILAN, Carvaganza – Lini model masa depan Alfa Romeo akan diisi oleh model yang menggunakan kembali nama-nama klasik. Salah satunya adalah Alfa Romeo GTV, yang kabarnya akan dibangkitkan lagi, menjadi mobil sport bertenaga listrik. Setidaknya GTV akan menjadi salah satu dari banyak model baru dalam rencana besar perombakan lini model Alfa Romeo.

Dilansir oleh Autocar, calon GTV baru ini bukan hanya akan tampil dengan gaya body coupe empat pintu, mungkin seperti BMW Seri 4 Gran Coupe atau Mercedes-Benz CLA. Rencana ini disampaikan oleh CEO Alfa Romeo, Jean-Philippe Imparato yang menyebut GTV modern adalah salah satu dari rangkaian model yang menyambut era elektrifikasi pabrikan Italia ini.

Alfa Romeo 2021

“Tidak ada pengumuman apa-apa untuk tahap ini, tapi (terhadap) GTV saya sangat tertarik,” kata Imparato, mantan bos Peugeot yang juga akan menghadirkan teknologi penting baru di Alfa Romeo.

Tidak hanya elektrik, kemungkinan GTV baru akan punya platform yang bisa dipasangkan opsi drivetrain listrk murni dan mesin pembakaran berelektrifikasi. Dan dengan dimensinya, versi listrik akan dibuat meramaikan segmen yang sudah diisi oleh BMW i4 dan Tesla Model 3. Meski belum ada indikasi pasti, namun dokumen perencanaan menyatakan gambaran besar seperti di atas.

Alfa Romeo 2021

Sebelumnya, nama GTV digunakan untuk dua model berbeda, namun keduanya sama-sama berwujud coupe dua pintu. GTV lama beredar saat diproduksi antara tahun 1993 sampai 2004. Alfa Romeo kala itu juga menawarkan versi atap terbuka, yang menjadi Alfa Romeo Spider versi era 1990-an. Mobil sport berkonfigurasi 2+2 itu kemudian diskontinyu pada 2005, dan digantikan posisinya oleh Brera.

Tahun lalu sempat ada rencana bahwa nama GTV akan dibangkitkan menjadi versi coupe dari sedan performa Alfa Romeo Giulia. Namun meski sudah dikembangkan sampai mendekati veris produksi, kehadiran GTV harus dibatalkan pada awal tahun ini.

Alfa Romeo 2021

Imparato sendiri ada kencenderungan memperkenalkan model-model elektrik dengan desain retro dalam strategi promosinya. Langkah ini diambil dari caranya saat membuat Peugeot e-Legend Concept, sebuah sedan listrik yang desainnya mengadopsi gaya 504 Coupe. Namun Peugeot akhirnya tidak memproduksinya karena dianggap tidak akan cocok secara komersial, berbeda dengan Alfa Romeo yang positioning pasarnya lebih premium dan niche.

Setelah Alfa Romeo yang merupakan bagian dari Fiat Chrysler Automobiles (FCA) bergabung dengan PSA Group di bawah bendera Stellantis Group, Imparato menjadi salah satu tokoh yang dimutasi. Peremajaan dan penyegaran merek Alfa Romeo menjadi tugas Imparato, setidaknya untuk tengah dekade ini. Model-model baru Alfa Romeo nantinya akan berbasis pada platform serba guna baru dan drivetrain listrik untuk seluruh merek Stellantis. Tujuannya tentu demi efisiensi dan meningkatkan profit.

Alfa Romeo 2021

Di bawah Imparato sekarang, telah ditunjuk 49 orang dalam tim manajer, yang diharapkan bisa membangkitkan Alfa Romeo yang dianggapnya berpotensi menajdi merek premium global dari Stellantis. Dua model andalan Alfa Romeo saat ini, Giulia dan Stelvio, bersiap memasuki masa penyegaran untuk mendapat facelift. Kemungkinan keduanya akan dapat sentuhan elektrifikasi.

Pada tahun 2025 juga, keluarga Alfa Romeo akan semakin besar dengan kehadiran compact SUV Tonale, yang diposisikan di bawah Stelvio. Tonale yang dijadwalkan hadir tahun 2022 dan berformat salah satunya plug-in hybrid menggunakan platform yang dikembangkan sendiri oleh FCA. Sementara model baru lainnya akan lahir dari platform pengembangan PSA Group, untuk memungkinkan Alfa Romeo membuat mobil listrik.
WAHYU HARIANTONO

Sumber: Autocar

Artikel yang direkomendasikan untuk anda