10 Hal Menarik & Unik Ferrari Purosangue, Punya Banyak Inovasi Baru

Ferrari Purosangue

JAKARTA, Carvaganza - Ferrari Indonesia resmi menghadirkan Purosangue. Ia merupakan model unik, lantaran pabrikan asal Italia ini keluar dari kebiasaan dengan menghadirkan unit berkonfigurasi empat pintu dan empat kursi pertamanya. Walau tak mau disebut sebagai SUV, tapi wujudnya memang benar-benar berbeda signifikan dari portofolio Ferrari dengan fungsionalitas lebih mumpuni. Ia pun juga memiliki berbagai inovasi dan keunikan lain.

KEY TAKEAWAYS

  • Ferrari Purosangue bukan hanya menjadi model spesies baru yang andalkan performa dan kemampuan offroad

    Juga dilengkapi segudang fitur dan teknologi canggih untuk tegaskan keunggulan di kelasnya
  • 1. Eksterior

    Nuansa futuristis terpancar kuat pada bodi. Konsep aerodinamika optimal diaplikasikan melalui siuet bodi yang streamline. Ia pun diperkuat berbagai ventilasi yang berfungsi mengalirkan udara sebagai peningkat kemampuan dalam membelah dinding angin. Paling menarik fender pada tiap roda yang diberikan saluran udara, baik mengarah ke depan maupun ke belakang. Hal ini turut membantu sistem pendinginan kaki-kaki sehingga memberikan performa tetap andal. Kemudian pada tampang terdapat lorong yang dibuat di antara bumper depan di bagian samping dan sirip vertikal. Ia dikalibrasi untuk mempercepat aliran udara kemudian dihembuskan ke sudut luar ban. Lebih lanjut terdapat aerobridge yang yang merupakan komponen serupa pada F12berlinetta. Tapi fungsinya berbeda, bila pada F12berlinetta untuk menguatkan downforce, Purosangue justru sebaliknya mengurangi hambatan.

    Ferrari Purosangue

    Mobil pengangkut empat penumpang ini punya konfigurasi pintu menarik. Baris pertama diberikan akses yang membuka standar, sementara di belakang justru bergaya suicide. Artinya engsel tak berada di pilar B, melainkan di pilar C. Tatanan ini membuat fender serat karbon roda bokong ikut terbuka setengah mengikuti pintu. Cara membuka dan menutupnya pun sudah menggunakan elektronik. Dengan menahan handle yang tersembunyi di ujung kiri baik ke luar atau ke dalam, pintu akan bergerak secara otomatis dengan sudut sangat lebar hingga 79 derajat. Sementara akses ke mesin melalui kap yang membuka ke depan, ini mengacu pada bukaan penutup enjin Ferrari Monza SP1/SP2 dan mobil Ferrari legendaris lainnya. Ia punya sudut bukaan 63 derajat. Fun fact!

    Baca Juga: Ferrari Purosangue Hadir di Indonesia, Andalkan V12 Lawan Urus, Cayenne, dan DBX

    Bagian belakang Purosangue tak memiliki wiper. Ferrari menemukan rekayasa unik dan invotaif yang memanfaatkan aliran udara untuk membersihkan kaca belakang. Ia memiliki spoiler menggantung yang berbentuk melengkung untuk menjamin aliran udara berada pada kecepatan tepat dan mengarah ke kaca buritan. Kemudian terdapat dua pasang generator pusat di tiap ujung pembukaan bagian bawah spoiler. Fungsinya mengoptimalkan keseragaman penggosokan, menangkal pusaran yang secara alami disebabkan oleh pilar C.

    Cat yang meliputi badan tentunya punya berbagai macam pilihan. Tapi kelir yang dibuat khusus untuknya dinamakan Nero Purosangue. Terbilang cukup unik, soalnya ia terlihat seperti hitam, tapi ketika diperhatikan lebih jelas dengan pancaran cahaya secukupnya, bodi akan merefleksikan nuansa merah gelap.

    2. Struktur Baru

    Sasis Purosangue dikatakan benar-benar baru atau dirancang dari awal. Terbuat dari alumunium, strukturnya lebih ringan daripada sasis mobil-mobil Ferrari sebelumnya yang memiliki empat kursi. Adapun angka kekauan torsinya 30% dan kekakuan baloknya 25% lebih baik. Selain memastikan pengendalian dinamis dan presisi, setelan tersebut membuat peredaman kebisingan (NVH) mumpuni sekaligus penyerapan getaran halus akibat permukaan jalan. Cangkang bodi kemudian dibentuk dari perpaduan berbagai material, seperti alumunium, baja hingga serat karbon. Ferrari pun menaruh perhatian tinggi terhadap area sambungan mekanis agar punya kekuatan tinggi.

    Ferrari Purosangue

    3. Jantung Pacu Anti-Mainstream

    Di tengah pabrikan otomotif banyak menggarap segmen elektrifikasi, Ferrari justru menyajikan Purosangue dengan dapur pacu berkonfigurasi V12 tanpa imbuhan turbo alias naturally aspirated. Makin menarik karena ia baru dengan sudut antar silinder sebesar 65 derajat dengan sistem pelumasan dry sump. Jantung mekanis didesain untuk menghasilkan torsi tinggi pada putaran rendah, di mana 80 persen darinya sudah keluar saat putaran mesin 2.100 rpm. Adapun momen puntir tertingginya adalah 716 Nm di 6.250 rpm. Sementara output tenaga puncak sebesar 714,7 hp yang keluar di 7.750 rpm. Berkatnya ia dapat melesat dari posisi nol ke 100 km/jam dalam 3,3 detik.

    Untuk mencapainya, Ferrari mengaplikasikan teknologi dari perjalanan panjangnya di dunia otomotif. Kepala silinder misalnya berasal dari Ferrari 812 Competizione. Kemudian konsep kalibrasi terinspirasi dari Formula 1 untuk meningkatkan efisiensi dan pembakaran. Perangkat baru juga dibenamkan, seperti sistem katup, injeksi canggih, pompa pendingin, pompa oli dan mahkota piston. Klaimnya, Purosangue menjadi model penggendong mesin paling bertenaga yang pernah dikembangkan Ferrari, sekaligus di segmennya dan satu-satunya penghasil suara mesin Ferrari V12 bisa langsung dikenali.

    4. Mesin Pengenal Oktan

    Sistem pengapian Purosangue dipantau oleh perangkat ECU yang dilengkapi sistem penginderaan ion. Di mana ia berfungsi mengontrol waktu pengapian dengan kemampuan tunggal maupun multi agar efisien. Bahkan ia mampu mengenali nilai oktan bahan bakar di tangki, kemudian menyesuaikan langkah pembakaran yang harus dilakukan berikutnya. Teknologi ini telah dipatenkan dan berasal dari keahlian Formula 1 Ferrari.

    5. Transmisi Lebih Responsif

    Purosangue menggunakan sistem transmisi kopling ganda basah atau oil-bath dual clutch transmission dengan 8 percepatan. Ferrari pun mengoptimalkannya melalui penggunaan bak penampung kering dan desain kopling lebih kompak. Ini membuatnya memiliki tinggi yang terpangkas 15 mm, sehingga pusat gravitasi menjadi turun ketika dipasang di mobil. Sementara performanya diungkapkan lebih tinggi 35 persen. Di mana adanya hidrolik aktuasi generasi terbaru membuat waktu pengisian kopling kini lebih praktis, sehingga masa perpindahan gigi berkurang dibanding transmisi kopling ganda (DCT) 7 percepatan terdahulu.

    Ferrari Purosangue

    Secara mekanis ia juga menawarkan perjalanan halus dan hemat bahan bakar. Rasio roda gigi baru dengan rasio tas lebih panjang menghasilkan perjalanan di jalan tol lebih efisien. Sementara perpindahan gigi ke bawah telah dikalibrasi untuk mengoptimalkan perpindahan gigi yang halus. Rasionya sendiri sama dengan SF90 Stradale dan 296 GTB. Ini masih disokong piranti lunak. Secara data waktu perpindahan gigi ke atas dan ke bawah sekitar 18 persen lebih cepat. Kemudian memiliki fungsi Sailing yang memungkinkan mesin dan gearbox terpisah secara otomatis, sehingga perjalanan terasa mulus di situasi berkendara tak memerlukan traksi.

    6. Suspensi Canggih

    Unit peredaman Purosangue merupakan yang pertama diterapkan oleh Ferrari, di mana suspensi aktifnya dijalankan sistem True Active Spool Valve (TASV) dari Multimatic. Arsitektur ini menawarkan banyak keuntungan dengan menggabungkan aktuasi motor listrik dengan peredam hidrolik spool valve dalam satu sistem. Tujuannya pergerakan bodi dan roda dapat dikontrol secara aktif dengan lebih banyak otoritas gaya, dan pada frekuensi lebih tinggi dibanding sistem adaptif atau semi yang bersifat tradisional.

    Baca Juga: Rayakan Produksi 100 Unit, Edisi Toyota GR Supra GT4 Ini Super Terbatas

    7. Pengendalian Terjaga

    Terkait pengendalian, sistem suspensi aktif terhubung dengan sistem kontrol dinamika kendaraan Bernama Side Slip Control (SSC) 8.0 dan 6-Way Chassis Dynamic Sensor (6w-CDS). Teknologi ini mengoptimalkan performa saat menikung, mencegah oversteer dan understeer. Di lain sisi, Purosangue memanfaatkan Anti-lock Braking System EVO baru yang dirancang bersama Bosch. Ia terintegrasi ke rem tangan elektronik yang mendebut lewat 296 GTB. Namun, SUV Ferrari dikembangkan lebih lanjut untuk mengatasi jalanan dengan cengkraman rendah. Pengontrol tersebut memanfaatkan informasi dari Electronic Stability Control (ESC) untuk memperkirakan kecepatan mobil guna menentukan target selip keempat roda.

    Kemampuan tersebut disokong sistem penggerak roda yang merupakan pengembangan dari berbagai teknologi. Sistem 4RM-S yang dikembangkan untuk GTC4 Lusso diperkuat lebih lanjut dan mewarisi logika kontrol dari sistem 4WD SF90 Stradale, plus sistem 4WS independen batu yang ada di 812 Competizione. Dengan kata lain tiap ban memiliki otak sendiri dalam menghadapi berbagai macam kontur jalan sehingga pengendalian tetap presisi dan menyenangkan.

    Ferrari Purosangue

    8. Sistem Keselamatan Lengkap

    Faktor keselamatan berkendara dipastikan melalui penggunaan Advanced Driving Assistance System (ADAS) yang menjadi fitur standar. Adapun kelengkapannya, yakni Adaptive Cruise Control (ACC), Automatic Emergency Brake System (AEB), Auto High Beam (HBA/HBAM), Lane Departure Warning (LDW), Lane Keeping Assist (LKA), Blind Spot Detection (BSD), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Traffic Sign Recognition (TSR), Driver Drowsiness and Attention (DDA) dan kamera belakang (NSW). Untuk pertama kalinya juga, Ferrari membenamkan Hill Descent Control (HDC) untuk membantu pengemudi mempertahankan dan mengontrol kecepatan saat menuruni jalan curam.

    9. Interior

    Gaya elegan dan sporty terasa kental. Konfigurasi joknya benar-benar untuk empat penumpang, di mana baris belakang layaknya captain seat yang individual. Kokpit pengemudi terinpirasi dari SF90 Stradale. Gadget terpasang merupakan layar berukuran 10,2 inci yang menyediakan informasi lengkap. Sementara kontrol fungsi diletakkan pada piranti di bagian tengah dashboard. Sistem entertainment turut terkoneksi dengan perangkat audio Surround Hig-End 3D Burmester yang mendebut di mobil Ferrari sebagai standar.

    Perhatian tak hanya terfokus pada pengemudi, tapi juga kenyamanan seluruh penumpang. Kelapangannya tetap andal, lantaran Ferrari mendesain atap dengan dua scoop atau punuk. Membuat ruang kepala terasa luas. Di lain sisi, desain tersebut memisahkan aliran udara dari bagian atas atap dan dari area rumah kaca.

    Banyak bagian interior yang memanfaatkan material ramah lingkungan bahkan hampir 85 persen. Mulai dari kain pelapis atap dari polyester daur ulang dan karpet dari jaring ikan. Selain itu, Purosangue menjadi mobil pertama di dunia yang menggunakan sarung jok Alcantara terbuat dari 68 persen polyester daur ulang yang mendapat sertifikasi internasional. Menariknya, konsumen dapat memilih karpet dengan kain berkuatan tinggi yang biasa dipakai untuk kebutuhan militer. Tak ketinggalan material serat karbon yang mengedepankan bobot dan kekuatan.

    Ferrari Purosangue

    10. Perangkat Opsional

    Beragam perlengkapan tambahan untuk kebutuhan personalisasi disodorkan. Paling menarik adanya atap kaca elektrokromik dengan ukuran penuh (panoramic). Perangkat tersebut memiliki film yang pekat terhadap arus listrik. Ia bisa disetel untuk menjadi transparan atau pekat menghalangi cahaya dari luar. Ini menjadi produk yang sangat inovatif. Dari sisi kenyamanan, kursi depan dapat diimbuhkan pemijat dengan 10 kantung udara. Ia bisa disetel dengan lima jenis pijatan dan tiga tingkat intensitas. Lebih lanjut, terpasang sensor kualitas udara yang memeriksa kondisi di luar kendaraan. Kemudian secara otomatis mengatur kualitas udara dalam kabin melalui kontrol sirkulasi dan filter PM2.5.
    (MUHAMMAD HAFID / WH)

    Baca Juga: Meriah, Rangkaian Daihatsu Goes to Campus 2023 Ditutup di Universitas Katolik Parahyangan

    Featured Articles

    Read All

    Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

    Mobil Ferrari Pilihan

    Updates

    • DFSK Perkenalkan E5 Plus Untuk Pasar Indonesia
      DFSK Perkenalkan E5 Plus Untuk Pasar Indonesia
      Eka Zulkarnain H Hari ini
    • Begini Simulasi Chery Untuk Biaya Energi Mobil-Mobil Listriknya
      Begini Simulasi Chery Untuk Biaya Energi Mobil-Mobil Listriknya
      Anjar Leksana Hari ini
    • Yang Wajib Diketahui dari Mobil Hybrid Andalan Daihatsu, Rocky e-Smart Hybrid
      Yang Wajib Diketahui dari Mobil Hybrid Andalan Daihatsu, Rocky e-Smart Hybrid
      Eka Zulkarnain H 14 Jun, 2026
    • Member Komunitas Mobil dan Motor Merapat Ke DKS Depok
      Member Komunitas Mobil dan Motor Merapat Ke DKS Depok
      Eka Zulkarnain H 13 Jun, 2026
    • Resmi, Harga M6 DM-i Mulai Rp200 Jutaan!
      Resmi, Harga M6 DM-i Mulai Rp200 Jutaan!
      Anjar Leksana 12 Jun, 2026
    Artikel lainnya

    New cars

    • Lahir Kembali Sebagai Crossover Listrik, Mitsubishi Eclipse Adopsi Basis Nissan Leaf
      Lahir Kembali Sebagai Crossover Listrik, Mitsubishi Eclipse Adopsi Basis Nissan Leaf
      Anindiyo Pradhono 12 Jun, 2026
    • Daihatsu Kumpul Sahabat Siap Sambangi Alun-Alun Kota Depok
      Daihatsu Kumpul Sahabat Siap Sambangi Alun-Alun Kota Depok
      Anindiyo Pradhono 10 Jun, 2026
    • Melancong Pesisir Selatan Jawa, Wuling Eksion PHEV Diuji Menempuh Lebih dari 580 Km
      Melancong Pesisir Selatan Jawa, Wuling Eksion PHEV Diuji Menempuh Lebih dari 580 Km
      Anjar Leksana 10 Jun, 2026
    • Membedah Cara Kerja Teknologi Ling Power Wuling Eksion PHEV
      Membedah Cara Kerja Teknologi Ling Power Wuling Eksion PHEV
      Anjar Leksana 09 Jun, 2026
    • Toyota Innova Crysta Facelift Meluncur, Tampang Baru Lebih Gagah
      Toyota Innova Crysta Facelift Meluncur, Tampang Baru Lebih Gagah
      Anjar Leksana 09 Jun, 2026
    Artikel lainnya

    Drives

    • Mencoba Kelincahan iCAR V23 S dan V27 di Medan Off-Road di Wuhu
      Mencoba Kelincahan iCAR V23 S dan V27 di Medan Off-Road di Wuhu
      Eka Zulkarnain H 01 Mei, 2026
    • Menantang Adrenalin di AMG Speedway Korea, Uji Buasnya Monster V8 dan Ketangguhan G-Class
      Menantang Adrenalin di AMG Speedway Korea, Uji Buasnya Monster V8 dan Ketangguhan G-Class
      Anindiyo Pradhono 30 Apr, 2026
    • Mencoba iCAR V27 Menyusuri Jalanan Kota Wuhu dan Nanjing
      Mencoba iCAR V27 Menyusuri Jalanan Kota Wuhu dan Nanjing
      Eka Zulkarnain H 28 Apr, 2026
    • First Impression Wuling Eksion: Terasa Banget SUVnya dan Solid
      First Impression Wuling Eksion: Terasa Banget SUVnya dan Solid
      Anjar Leksana 18 Apr, 2026
    • TEST DRIVE: Menguji Batas Ketangguhan Deepal SO7 ke Garut
      TEST DRIVE: Menguji Batas Ketangguhan Deepal SO7 ke Garut
      Setyo Adi 03 Feb, 2026
    Artikel lainnya

    Review

    • Yang Wajib Diketahui dari Mobil Hybrid Andalan Daihatsu, Rocky e-Smart Hybrid
      Yang Wajib Diketahui dari Mobil Hybrid Andalan Daihatsu, Rocky e-Smart Hybrid
      Eka Zulkarnain H 14 Jun, 2026
    • Selisih Rp 28 juta, Ini Perbedaan Suzuki Fronx SGX 2Tone AT Dengan GX AT
      Selisih Rp 28 juta, Ini Perbedaan Suzuki Fronx SGX 2Tone AT Dengan GX AT
      Zenuar Yoga 09 Jun, 2026
    • Ini Perbedaan Jetour T1 Versi PHEV dan Mesin Konvensional
      Ini Perbedaan Jetour T1 Versi PHEV dan Mesin Konvensional
      Anindiyo Pradhono 04 Jun, 2026
    • Lepas Bakal Segera Masukkan E4 EV, Kompetisi Makin Ketat
      Lepas Bakal Segera Masukkan E4 EV, Kompetisi Makin Ketat
      Anjar Leksana 11 Mei, 2026
    • Beragam Kelebihan Hyundai Stargazer Cartenz Prime Buat Keluarga Indonesia
      Beragam Kelebihan Hyundai Stargazer Cartenz Prime Buat Keluarga Indonesia
      Anjar Leksana 04 Mei, 2026
    Artikel lainnya

    Video

    • VIDEO: Supercar Listrik BYD Yangwang U9 Bisa "Terbang" Lewati Rintangan
      VIDEO: Supercar Listrik BYD Yangwang U9 Bisa "Terbang" Lewati Rintangan
      Muhammad Hafid 08 Jan, 2025
    • VIDEO: Terpancing Warga Sekitar, Dodge Viper Tabrak Mobil Parkir Saat Burnout
      VIDEO: Terpancing Warga Sekitar, Dodge Viper Tabrak Mobil Parkir Saat Burnout
      Alvando Noya 22 Apr, 2024
    • VIDEO: BMW M2 Vs Kia EV6 GT, Pertaruhan 6 Silinder Lawan Motor Listrik
      VIDEO: BMW M2 Vs Kia EV6 GT, Pertaruhan 6 Silinder Lawan Motor Listrik
      Muhammad Hafid 06 Jan, 2024
    • VIDEO: Baterai Mobil Listrik Cina Ini Tiba-Tiba Lepas di Tengah Jalan
      VIDEO: Baterai Mobil Listrik Cina Ini Tiba-Tiba Lepas di Tengah Jalan
      Muhammad Hafid 04 Jul, 2023
    • VIDEO: Kesempatan Eksklusif Lihat Debut Global Chery Omoda 5 EV di Auto Shanghai 2023
      VIDEO: Kesempatan Eksklusif Lihat Debut Global Chery Omoda 5 EV di Auto Shanghai 2023
      Bangkit Jaya 11 Mei, 2023
    Artikel lainnya

    Hot Topics

    • Dilelang Rp 15M, Sang Flamboyan Lamborghini Miura P400 S
      Dilelang Rp 15M, Sang Flamboyan Lamborghini Miura P400 S
      Eka Zulkarnain H 01 Jun, 2021
    •  Begini Cara Pembuatan Maskot Spirit of Ecstasy Rolls-Royce
      Begini Cara Pembuatan Maskot Spirit of Ecstasy Rolls-Royce
      Eka Zulkarnain H 10 Feb, 2021
    • Kisah Maskot Spirit of Ecstasy Rolls-Royce Yang Sudah Berumur 110 Tahun
      Kisah Maskot Spirit of Ecstasy Rolls-Royce Yang Sudah Berumur 110 Tahun
      Eka Zulkarnain H 10 Feb, 2021
    • Microsoft Surface Car, Tak Kalah Keren Dari Mobil Otonom Apple
      Microsoft Surface Car, Tak Kalah Keren Dari Mobil Otonom Apple
      Rizki Satria 05 Feb, 2021
    • Terdampak Pandemi, Honda Tutup Operasi Di 2022
      Terdampak Pandemi, Honda Tutup Operasi Di 2022
      Rizki Satria 03 Jan, 2021
    Artikel lainnya

    Interview

    • Ferrari Amalfi Untuk Miliarder yang Peduli Gaya Tanpa Pamer
      Ferrari Amalfi Untuk Miliarder yang Peduli Gaya Tanpa Pamer
      Wahyu Hariantono 17 Mar, 2026
    • Bidik Segmen Baru, Lexus Ubah Cara Berinteraksi
      Bidik Segmen Baru, Lexus Ubah Cara Berinteraksi
      Muhammad Hafid 11 Mar, 2026
    • Lexus Indonesia Fokus Pada Kendaraan Elektrifikasi dan Lirik Kaum Muda
      Lexus Indonesia Fokus Pada Kendaraan Elektrifikasi dan Lirik Kaum Muda
      Muhammad Hafid 06 Mar, 2026
    • Strategi Bburago Indonesia 2026: Bidik Hypercar dan Menjadi 'Sahabat' Kolektor
      Strategi Bburago Indonesia 2026: Bidik Hypercar dan Menjadi 'Sahabat' Kolektor
      Wahyu Hariantono 27 Feb, 2026
    • Bburago Bakal Lebih Serius Garap Pasar Indonesia, Fokus Lokalisasi dan Ekspansi Skala
      Bburago Bakal Lebih Serius Garap Pasar Indonesia, Fokus Lokalisasi dan Ekspansi Skala
      Wahyu Hariantono 25 Feb, 2026
    Artikel lainnya

    Modification

    • Toyota GR Car Meet 2026: Hidupkan Romantisme Car Culture Era 90-an
      Toyota GR Car Meet 2026: Hidupkan Romantisme Car Culture Era 90-an
      Anjar Leksana 17 Mei, 2026
    • iCAR Co-Creation Ecosystem, Mantapkan Posisi Di Kustom dan Gaya Hidup
      iCAR Co-Creation Ecosystem, Mantapkan Posisi Di Kustom dan Gaya Hidup
      Eka Zulkarnain H 08 Mei, 2026
    • Berkunjung Ke Wuhu,  Bertemu  iCAR V27 Custom Adventure Setir Kanan
      Berkunjung Ke Wuhu, Bertemu iCAR V27 Custom Adventure Setir Kanan
      Eka Zulkarnain H 27 Apr, 2026
    • Ukir Sejarah, Modifikasi IMX 2026 Series Diselenggarakan di Candi Prambanan
      Ukir Sejarah, Modifikasi IMX 2026 Series Diselenggarakan di Candi Prambanan
      Zenuar Yoga 20 Apr, 2026
    • IIMS 2026: NMAA Pamer Inspirasi Modifikasi Wuling Cortez Darion
      IIMS 2026: NMAA Pamer Inspirasi Modifikasi Wuling Cortez Darion
      Zenuar Yoga 14 Feb, 2026
    Artikel lainnya

    Features

    • Yang Wajib Diketahui dari Mobil Hybrid Andalan Daihatsu, Rocky e-Smart Hybrid
      Yang Wajib Diketahui dari Mobil Hybrid Andalan Daihatsu, Rocky e-Smart Hybrid
      Eka Zulkarnain H 14 Jun, 2026
    • Resmi, Harga M6 DM-i Mulai Rp200 Jutaan!
      Resmi, Harga M6 DM-i Mulai Rp200 Jutaan!
      Anjar Leksana 12 Jun, 2026
    • Lexus Indonesia Hadirkan All-New ES Juli depan, Ini Perubahannya
      Lexus Indonesia Hadirkan All-New ES Juli depan, Ini Perubahannya
      Eka Zulkarnain H 12 Jun, 2026
    • Selisih Rp 28 juta, Ini Perbedaan Suzuki Fronx SGX 2Tone AT Dengan GX AT
      Selisih Rp 28 juta, Ini Perbedaan Suzuki Fronx SGX 2Tone AT Dengan GX AT
      Zenuar Yoga 09 Jun, 2026
    • Ini Perbedaan Jetour T1 Versi PHEV dan Mesin Konvensional
      Ini Perbedaan Jetour T1 Versi PHEV dan Mesin Konvensional
      Anindiyo Pradhono 04 Jun, 2026
    Artikel lainnya

    Community

    • Klub ID42NER Gelar Jamnas, Dihadiri Pembalap Toyota Gazoo Racing
      Klub ID42NER Gelar Jamnas, Dihadiri Pembalap Toyota Gazoo Racing
      Anjar Leksana 08 Jun, 2026
    • Club Leader Meet Up 2026 Perkuat Hubungan Daihatsu Dengan Komunitas
      Club Leader Meet Up 2026 Perkuat Hubungan Daihatsu Dengan Komunitas
      Eka Zulkarnain H 01 Jun, 2026
    • Volkswagen Resmikan Berdirinya ID. Buzz Club Indonesia
      Volkswagen Resmikan Berdirinya ID. Buzz Club Indonesia
      Anindiyo Pradhono 17 Feb, 2026
    • Touring Diskusi FORWOT Ajak Jurnalis Lihat Peluang dan Tantangan Industri Otomotif di 2026
      Touring Diskusi FORWOT Ajak Jurnalis Lihat Peluang dan Tantangan Industri Otomotif di 2026
      Bangkit Jaya 27 Jan, 2026
    • Jaecoo Resmikan Komunitas J5 EVO, Langsung Punya Ratusan Anggota
      Jaecoo Resmikan Komunitas J5 EVO, Langsung Punya Ratusan Anggota
      Anjar Leksana 26 Jan, 2026
    Artikel lainnya

    Gear Up

    • Porsche dan BOSS Gelar Pop-Up Experience Eksklusif di Plaza Senayan, Hadirkan Perpaduan Gaya Hidup dan Mobil Premium
      Porsche dan BOSS Gelar Pop-Up Experience Eksklusif di Plaza Senayan, Hadirkan Perpaduan Gaya Hidup dan Mobil Premium
      Anindiyo Pradhono 21 Mei, 2026
    • Thrustmaster Rilis T598 di Indonesia, Janjikan Pengalaman Sim Racing Lebih Realistis
      Thrustmaster Rilis T598 di Indonesia, Janjikan Pengalaman Sim Racing Lebih Realistis
      Wahyu Hariantono 01 Des, 2025
    • Hot Wheels Rilis RLC Custom Datsun 240Z, Langsung Ludes Diserbu Kolektor
      Hot Wheels Rilis RLC Custom Datsun 240Z, Langsung Ludes Diserbu Kolektor
      Muhammad Hafid 11 Jul, 2025
    • Aston Martin Valkyrie Kini Hadir dalam Versi Lego, Termasuk Gullwing dan Mesin V12
      Aston Martin Valkyrie Kini Hadir dalam Versi Lego, Termasuk Gullwing dan Mesin V12
      Muhammad Hafid 03 Jun, 2025
    • Adidas Indonesia Pamer Koleksi Apparel Mercedes-AMG Petronas F1 di Ashta Mall
      Adidas Indonesia Pamer Koleksi Apparel Mercedes-AMG Petronas F1 di Ashta Mall
      Wahyu Hariantono 25 Mar, 2025
    Artikel lainnya

    Artikel Mobil dari Oto

    • Berita
    • Artikel Feature
    • Road Test
    • Ferrari Luce Resmi Mendebut Bawa Mahakarya Arsitektur Listrik dari Maranello
      Ferrari Luce Resmi Mendebut Bawa Mahakarya Arsitektur Listrik dari Maranello
      Anindiyo Pradhono 26 Mei, 2026
    • Ferrari Amalfi Meluncur di Asia Tenggara, Bawa Nafas Baru La Nuova Dolce Vita
      Ferrari Amalfi Meluncur di Asia Tenggara, Bawa Nafas Baru La Nuova Dolce Vita
      Wahyu Hariantono 13 Mar, 2026
    • Ferrari 849 Testarossa Resmi Hadir di Asia Tenggara
      Ferrari 849 Testarossa Resmi Hadir di Asia Tenggara
      Setyo Adi Nugroho 14 Nov, 2025
    • Ferrari 849 Testarossa Resmi Diluncurkan: Supercar Hybrid 1.050 HP Pengganti SF90 Stradale
      Ferrari 849 Testarossa Resmi Diluncurkan: Supercar Hybrid 1.050 HP Pengganti SF90 Stradale
      Muhammad Hafid 10 Sep, 2025
    • Mengenal Ferrari 12Cilindri, Berlinetta V12 dengan Performa Atmosferik Brutal
      Mengenal Ferrari 12Cilindri, Berlinetta V12 dengan Performa Atmosferik Brutal
      Muhammad Hafid 26 Agu, 2025
    • Mengenal Ferrari Amalfi, Coupe V8 Twin-Turbo Elegan Sang Penerus Roma
      Mengenal Ferrari Amalfi, Coupe V8 Twin-Turbo Elegan Sang Penerus Roma
      Muhammad Hafid 09 Jul, 2025
    • La Nuova Dolce Vita, Berkencan ala Sultan Bersama Ferrari Roma
      La Nuova Dolce Vita, Berkencan ala Sultan Bersama Ferrari Roma
      Eka Zulkarnain 04 Des, 2024
    • Fakta Menarik dari Supercar Terbaru Ferrari F80 yang Sarat Kecanggihan
      Fakta Menarik dari Supercar Terbaru Ferrari F80 yang Sarat Kecanggihan
      Alvando Noya 22 Okt, 2024
    • 10 Mobil Klasik Ferrari Termahal di Dunia, Tembus Sampai Rp 1 Triliun
      10 Mobil Klasik Ferrari Termahal di Dunia, Tembus Sampai Rp 1 Triliun
      Rizki Satria 04 Mei, 2021
    • First Drive Ferrari 12Cilindri: Simfoni Terakhir Mesin V12 Tanpa Elektrifikasi?
      First Drive Ferrari 12Cilindri: Simfoni Terakhir Mesin V12 Tanpa Elektrifikasi?
      Wahyu Hariantono 03 Sep, 2025
    • First Drive Ferrari Roma Spider: Melayani dengan Kesempurnaan dan Kenyamanan
      First Drive Ferrari Roma Spider: Melayani dengan Kesempurnaan dan Kenyamanan
      Anindiyo Pradhono 23 Sep, 2024
    • Test Drive Ferrari 296 GTS: Menikmati Raungan V6 Hybrid dengan Atap Terbuka di Tuscany
      Test Drive Ferrari 296 GTS: Menikmati Raungan V6 Hybrid dengan Atap Terbuka di Tuscany
      OTO 26 Okt, 2022
    • First Drive Ferrari 296 GTB: Mesin V6 Hidup Kembali dengan Pendekatan Teknologi Hybrid
      First Drive Ferrari 296 GTB: Mesin V6 Hidup Kembali dengan Pendekatan Teknologi Hybrid
      Setyo Adi Nugroho 05 Agu, 2022

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Review
    • Artikel Feature
    • Ferrari 849 Testarossa Mendebut, Plug-in Hybrid 1.050 hp yang Menghidupkan Kembali Legenda
      Ferrari 849 Testarossa Mendebut, Plug-in Hybrid 1.050 hp yang Menghidupkan Kembali Legenda
      Muhammad Hafid 12 Sep, 2025
    • Ferrari Memperkenalkan Amalfi, Penerus Roma dengan Karakter Lebih Tegas
      Ferrari Memperkenalkan Amalfi, Penerus Roma dengan Karakter Lebih Tegas
      Wahyu Hariantono 02 Jul, 2025
    • Melihat Lebih Dekat Ferrari F80 di Universo Ferrari Bangkok
      Melihat Lebih Dekat Ferrari F80 di Universo Ferrari Bangkok
      Anindiyo Pradhono 26 Nov, 2024
    • Ferrari F80 Lanjutkan Singgasana Supercar Hybrid LaFerrari
      Ferrari F80 Lanjutkan Singgasana Supercar Hybrid LaFerrari
      Zigwheels 18 Okt, 2024
    • Ferrari Ogah Pasang Turbo ke Mesin V12
      Ferrari Ogah Pasang Turbo ke Mesin V12
      Alvando Noya 27 Mei, 2024
    • First Drive Ferrari Roma Spider: Prancing Horse Buat Harian
      First Drive Ferrari Roma Spider: Prancing Horse Buat Harian
      Anindiyo Pradhono 04 Okt, 2024
    • Mengenal Ferrari 335 S Spider Scaglietti 1957, Salah Satu Mobil Termahal yang Konon Milik Lionel Messi
      Mengenal Ferrari 335 S Spider Scaglietti 1957, Salah Satu Mobil Termahal yang Konon Milik Lionel Messi
      Ahmad Karim 09 Agu, 2021