Ferrari Purosangue Hadir di Indonesia, Andalkan V12 Lawan Urus, Cayenne, dan DBX
JAKARTA, Carvaganza - Line up Ferrari di Indonesia akhirnya resmi kedatangan anggota baru yang merupakan spesies terbaru dalam sejarahnya. Ya, Ferrari Purosangue meluncur di Indonesia, menjadi model SUV pertama mereka sepanjang sejarah, meski mereka enggan menyebutnya SUV.
KEY TAKEAWAYS
Ferrari Purosangue resmi meluncur di Indonesia sebagai 'SUV' pertama pabrikan
Menjadi model bertubuh bongsor pertama, mengandalkan mesin V12 6.5L naturally aspirated dan penggerak AWDSelain SUV atau crossover pertama, Purosangue juga menjadi mobil produksi pertama Ferrari yang mengadopsi konsep 4 pintu dan 4 penumpang. Meski formatnya baru dan tidak familiar, tapi Ferrari membawa sejumlah ciri khasnya pada Purosangue.
Alur pahatan bodi aluminium Purosangue, sangat terinspirasi dari coupe Roma Ferrari. Sedangkan bentuk buritan agak mirip FF (Ferrari Four) yang dimelarkan. Posisi pinggang terangkat, bentuk panel diffuser belakang menampung empat pipa knalpot. Lampu ekor bulat khas Maranello ditanggalkan, berganti pipih LED. Pintu baris kedua berengsel belakang, bergaya suicide door macam Cullinan. Serangkaian desain itu memberikan aksentuasi estetika elegan. Bahkan pelek depan 22 inci 255/35 dan belakang 23 inci 315/30 tidak terlihat canggung.
Ia merupakan jenis crossover spesial. Kalau pembuat mobil lain seperti Porsche, cenderung memberikan bentuk dashboard mirip di lini produk. Namun Ferrari tampaknya mengubah taktik desain di antara model. Saat Purosangue mungkin terlihat samar-samar seperti Roma di luar. Tapi begitu Anda masuk, tatanan kabin amat berbeda. Lebih mirip interior 296 GTB malah. Tidak ada head unit di tengah. Sebagai gantinya, pengemudi dan penumpang mendapatkan layar besar mereka sendiri.
Baca Juga: Radical Segera Resmi Datang ke Indonesia, Goda Pecinta Track Day
Untuk tatanan interior. Purosangue memiliki ruang menampung empat penumpang. Tidak seperti para pesaingnya yang membuat mobil berbentuk SUV. Ferrari telah memilih gaya bodi crossover setinggi 1.589 mm. Menurut pabrikan, format ini tetap memberikan ruang kepala, termasuk dimensi ramping dan pusat gravitasi lebih rendah (disokong panel atap karbon).
Ferrari Purosangue benar-benar berusaha untuk menegaskan sebagai crossover paling unggul. Makanya, mereka memilih pemacu gahar V12 6.5 liter yang disedot secara alami (NA). Embusan tenaga mencapai 715 Hp (725 PS) pada 7.750 rpm dan torsi puncak 528 lb-ft (716 Nm) di 6.250 rpm. Semua itu disambungkan sistem penggerak all wheel drive melalui transmisi kopling ganda delapan percepatan. Sistem penggerak dipasang di belakang, seperti GT Ferrari. Formulasi itu memberikan distribusi bobot Purosangue 49:51.
Dibanding lawan, ia layak disebut sebagai mobil keluarga (empat pintu) paling kuat. Aston Martin DBX punya tenaga mendekati (697 Hp / 707 PS) tetapi bukan mesin V12. Lamborghini Urus Performante baru juga hanya menghasilkan daya 657 Hp (666 PS). Bentley Bentayga tersedia dengan mesin W12 tetapi cuma menyuplai 626 Hp (635 PS). Dan ketiganya mengandalkan turbocharger supaya mengucurkan buncahan daya tinggi. Namun Ferrari tidak demikian, tetap berpegang teguh memakai pemacu naturally aspirated. Bahkan untuk melesat dari 0-100 km/jam cuma 3,3 detik.
Lalu mengenai konsumsi bahan bakar, Ferrari memberikan rentang jumlahnya. Semua tergantung cara membawa kendaraan dan mode berkendara. Klaim paling irit 6,8 km/liter dan pemakaian kombinasi 5,7 km/liter.
(ANJAR LEKSANA / WH)
Baca Juga: Ketahui 6 Kelebihan Daihatsu Rocky Ini Sebelum Membeli
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Ferrari Pilihan
- Latest
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature