Sejarah Evolusi Porsche Macan, Dari SUV Ber-DNA Sportscar Menjadi EV Karismatik

Selama 10 tahun terakhir Porsche Macan telah berevolusi dari sebuah SUV sport junior dari Cayenne, menjadi SUV listrik yang berkarakter khas pabrikan.

Porsche Macan

JAKARTA, Carvaganza – Di awal-awal kehadiran Porsche Macan pada 2013 silam diinisiasi oleh sejumlah pabrikan premium yang mulai fokus pada pengembangan SUV. Macan bukan lah SUV pertama pabrikan tetapi ia menawarkan pengalaman baru di atas platform generik dari Audi yang juga digunakan pada Q5.

Sebagaimana jajaran keluarga Porsche lainnya, Macan tidak hanya diciptakan sebagai tunggangan kaum urban tetapi juga memiliki DNA sportscar sejati yang bersumber dari balik bonnetnya.

Porsche Macan

Macan Gen 1

Porsche Macan awalnya memiliki kode Cajun yang berarti Cayenne Junior, SUV bongsor yang juga jadi primadona kaum purist. Dikutip dari website Porsche.com, nama Macan sendiri diambil dari dialek Bahasa Indonesia yang menggambarkan hewan yang sama. Hal tersebut demi menggambarkan keunggulan yang ada pada kendaraan tersebut termasuk cara penyebutannya yang menarik.

“Macan menggabungkan seluruh karakteristik mobil sport dengan keunggulan sebuah SUV dan merupakan Porsche asli. Nama Porsche baru harus sesuai dengan mereknya, terdengar bagus dalam banyak bahasa dan dialek, serta membangkitkan asosiasi positif,” kata Bernhard Maier, Member of the Executive Board Sales and Marketing of Porsche AG saat itu.

Baca Juga: Porsche Macan EV Punya 2 Pilihan Varian, Ini Perbedaannya

Maka di awal kemunculannya, Macan hadir dalam dua pilihan varian yang dibenamkan mesin buas V6 berkapasitas 3.0 liter dan dikawinkan ke transmisi dual-clutch PDK 7-percepatan. Bahkan ia memiliki karakter agresif dibandingkan Cayenne yang saat itu masih menggunakan sistem transmisi triptronic 8-percepatan. Termasuk kapabiltasnya untuk melahap medan terjal berkat sistem penggerak empat roda yang paripurna. Bahkan, Porsche juga menghadirkan pilihan mesin diesel di beberapa negara untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih variatif.

Macan S yang menjadi model entry level saat itu memiliki tenaga maksimal 335 hp dengan torsi puncak yang mencapai 460 Nm. Sementara Macan Turbo yang disokong mesin berkapasitas 3.6 liter mampu memproduksi tenaga 395 hp dengan torsi puncak 550 Nm. Namun di beberapa pasar seperti Amerika, Eropa dan Asia tersedia pula Porsche Macan dengan pilihan mesin 4-silinder berkapasitas 2.0 liter. Meski demikian, ia tetap memiliki angka performa yang cukup mengesankan tenaganya mencapai 250 hp dengan torsi puncak 370 Nm.

Sejak dipasarkan pada 2014, Porsche Macan mendapatkan sambutan yang positif dari pecinta sportscar sejati maupun pengguna kendaraan premium baru. Hingga 2018, tercatat lebih dari 350.000 Porsche Macan terjual di seluruh dunia dengan berbagai varian, bahkan di pasar Cina ia terjual lebih dari 100.000 unit. Bahkan pada rentang empat tahun tersebut, Posche sempat melahirkan Macan GTS yang mengisi kekosongan di antara Macan S dan Macan Turbo.

Porsche Macan GTS

Macan Gen 1 (facelift) dan Kelahiran Macan GTS

Memanfaatkan momen Tokyo Motor Show 2015, Macan GTS hadir sekaligus menandakan pembaruan pada seluruh model tersebut. Desain lampu utamanya yang ikonik saat itu telah disempurnakan berkat paket opsional lampu full LED. Selain itu, pabrikan juga melakukan ubahan pada desain lingkar kemudi khususnya pada layout control yang hadir lebih lengkap. Tidak ketinggalan layanan mutakhir saat itu, Porsche Communication Management System juga ikut dibenamkan di seluruh keluarga Macan.

Bahkan varian lain di bawahnya pun ikut mendapatkan peremajaan yang menyeluruh baik pada bagian eksterior maupun interior. Macan dikenal memiliki ruang kabin yang ergonomis untuk sebuah SUV, posisi duduknya pun terbilang nyaman. Seluruh joknya dibalut dengan material kulit Alcantara berkelir hitam meskipun konsumen bisa melakukan sejumlah personalisasi dengan pilihan yang tersedia. Beberapa di antaranya adalah pilihan sistem air suspension serta Porsche Active Suspension Management (PASM) untuk pengendaraan yang lebih dinamis lagi.

Memasuki tahun 2019, Porsch kembali melakukan sejumlah penyempurnaan pada Macan Gen 1 khususnya model bermesin 4 silinder 2.0 liter. Ubahan utamanya terdapat pada bagian fascia depan yang menggunakan lampu utama LED sebagai standar dan menambahkan pilihan warna baru. Selain itu, Porsche juga melakukan peningkatan di ruang kabin lewat penggunaan layar 10,9 inci yang sudah didukung oleh Porsche Communication Management serta Connect Plus.

Baca Juga: Muscle Car “Bekas” Madonna Dilelang, Kenang-Kenangan Spesial di Dalamnya

Ditambah lagi tersedia Porsche Offroad Precision App sebagai standar demi memudahkan pengendara untuk melakukan penyesuaian saat melewati jalan non-aspal. Pabrikan masih menyediakan paket opsional untuk konsumen di antaranya Active suspension management, air suspension, torque vectoring dan Sport Chrono dengan Launch Control.

Porsche Macan

Macan Gen 2 (2024)

Pengembangan Porsche Macan generasi kedua sebenarnya dimulai sejak 2019 lalu dimulai dari transisi dari penggunaan mesin pembakaran internal ke listrik murni. Pabrikan melakukan pengujian di berbagai kondisi jalan dan cuaca demi membuktikan kekuatan dari baterai serta kendaraan secara umum. Kini, Porsche Macan generasi kedua telah lahir sebagai SUV listrik murni yang merupakan lompatan jauh bagi pabrikan termasuk soal desain eskterior serta kelengkapan di dalam kabinnya.

Porsche Macan EV generasi tebaru masih mempertahankan desain eksterior yang ikonik dengan sentuhan yang lebih modern dan futuristis. Dimensinya kini lebih melar berkat wheelbase yang lebih panjang 86 mm dari model sebelumnya yang memberikan kenyamanan ekstra di dalam kabin. Di atas kertas, panjangnya pun ikut melar menjadi 4.784 mm, lebar 1.938 mm dan tinggi 1.622 mm. Namun secara umum, wujudnya tetap mudah dikenali sebagai Porsche Macan meskipun kini telah bertenaga listrik.

Di samping itu, fascia depannya kini terdapat ubahan yang cukup signifikan salah satunya penggunaan lampu utama Matrix LED serta penyematan Daytime Running Light serupa dengan Taycan. Sedangkan seluruh rodanya kini menggunakan velg sporty berukuran 22 inci yang menegaskan kesan SUV dari luar. Pada generasi ini, Porsche Macan hadir dalam dua pilihan varian yakni Macan 4 dan Macan Turbo yang juga terlihat bedanya pada bagian eksteriornya. Tentu saja Porsche Macan Turbo tampil lebih sporty berkat penyematan aerokit di bagian depan dan belakang salah satunya airsplitter dan air intake di bagian belakang.

Beralih ke bagian dalamnya, penghuni kabin akan disajikan dengan kehadiran dua layar sentuh berukuran 10,9 inci sebagai hiburan dan akses untuk penumpang depan. Ini membuat dashboard Macan terbaru penuh layar, belum termasuk meter cluster curve 12,6 inci yang membuatnya terasa futuristis. Lagi-lagi tampilannya mengingatkan kita pada kabin Taycan yang dashboardnya didominasi oleh layar besar. Terdapat update pada sistem Porsche Communication Management (PCM) yang kini sudah support dengan perangkat Android dan iOS. Termasuk kehadiran perintah suara untuk mencari navigasi dan tempat pengisian daya terdekat.

Porsche Macan EV

Sementara untuk sektor performa, keduanya disokong dengan baterai berkapasitas 100 kWh. Di atas kertas, Macan 4 menawarkan tenaga 402 hp dan torsi 650 Nm, sedangkan Turbo menawarkan tenaga 630 hp dan torsi 1.130 Nm. Tenaga ini disalurkan pada dua motor PSM di as roda depan dan belakang, dimana pembagian tenaganya didominasi motor belakang.

Di samping itu, kedua varian ini juga memiliki kemampuan jarak tempuh yang berbeda berdasarkan metode pengujian WLTP, varian Macan 4 mampu mencapai 516 - 613 kilometer rute kombinasi. Sedangkan varian Turbo, rute kombinasinya menghasilkan jarak 518 - 591 kilometer dengan sekali pengisian daya penuh. Soal performa akselerasi, Macan 4 menawarkan waktu 5,2 detik dari diam hingga 100 km/jam dengan kecepatan maksimal 220 km/jam. Varian Turbo membutuhkan waktu 3,3 detik dengan kecepatan maksimal 260 km/jam.

Pengisian daya cepatnya alias DC bisa mencapai 270 kW. Pengisian dari 10 hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu 21 menit. Pengisian dengan arus AC lewat listrik rumahan dan wallbox juga bisa dilakukan. Porsche Macan telah resmi dirilis untuk pasar global pada 25 Januari 2024 lalu dan akan segera dipasarkan di Indonesia di pertengahan tahun ini. Kehadiran Porsche Macan EV tentu saja melengkapi jajaran kendaraan listrik murni pabrikan yang telah dipasar di Tanah Air sejak 2022 lalu lewat Porsche Taycan dan Taycan Cross yang juga mengisi segmen SUV premium.
(ALVANDO NOYA / WH)

Baca Juga: Cari Mobil Keluarga Terjangkau, Ini Pilihan Low MPV Terbaru 2024

Pelajari lebih lanjut tentang Porsche Macan

  • Tampak Depan Bawah Porsche Macan
  • Tampak samping Macan
  • Tampak Depan Porsche Macan
  • Tampak belakang Macan
  • Tampak atas Macan
  • Tampak Grille Macan
  • Lampu depan Macan
  • lampu belakang Macan
  • Porsche Macan Drivers Side Mirror Front Angle
  • handle pintu Macan
  • Pelek Macan
  • Knalpot Macan
  • Tampak belakang Macan
Porsche Macan
Rp 2,1 - 2,7 Milyar

Mobil Porsche Lainnya

  • Porsche 911
    Porsche 911
  • Porsche Panamera
    Porsche Panamera
  • Porsche 718
    Porsche 718
  • Porsche Taycan
    Porsche Taycan
  • Porsche Macan
    Porsche Macan
  • Porsche Cayenne
    Porsche Cayenne

Featured Articles

Read All

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Porsche Pilihan

  • Upcoming

Pilihan mobil untuk Anda

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Artikel Feature