Nissan Produksi Lagi Mesin SR20DET, Tapi Terbatas

Nissan SR20DET

YOKKHAMA, Carvaganza - Mesin SR20DET terbaru Nissan bakal kembali hadir. Namun bukan diproduksi oleh Nissan langsung, melainkan oleh perusahaan tuner, sponsor motorsport dan dealer mobil Mercury Japan. Walau begitu mereka akan mendapatkan dukungan dari Nissan, meski belum diketahui seperti apa bentuk sokongan darinya.

Bukan hal mudah bagi Mercury Japan agar bisa memproduksi mesin itu. Diungkapkan mereka membutuhkan waktu hingga dua tahun bernegosiasi dengan Nissan. SR20DET sengaja dipilih lantaran dinilai masih banyak permintaan dari komunitas mobil Nissan. Jantung pacu tersebut mendapatkan namanya berkat penggunaan di model Silvia mulai dari S13, S14 hingga S15. Diproduksi sejak 1989 hingga 2003, komponen itu bahkan pernah dipakai Bluebird dan Pulsar GTi-R.

Nissan Silvia

Konfigurasi sesuai namanya. Berkapasitas 2.0 liter (20) yang memakai Dual Overhead Camshaft (D), suplai bahan bakar mengandalkan Electronic Fuel Injection (E) dan ditopang Turbocharger (T). Jumlah silindernya ada empat. Performanya pada model S13 menghasilkan 205 hp dan torsi 275 Nm. Kemudian naik jadi 217 hp dengan momen puntir sama pada model S14. Tertinggi ada di S15 yang mencurahkan 247 hp.

Baca Juga:

 2.0 liter empat silinder dengan dual overhead camshaft dan sistem suplai bahan bakar injeksi. Ini masih ditopang turbocharger. Secara performa cukup mumpuni, bahkan pada seri S15 mampu menghasilkan 247 hp dengan momen puntir 275 Nm.

Unit yang dibuat pun tak banyak hanya 30 buah. Namun, ada kemungkinan ditambah, tergantung dari jumlah permintaan didapat. Lantaran bukan diproduksi langsung oleh Nissan, waktu pembuatannya pun cukup lama. Tiap bulannya diperkirakan 3 sampai 4 unit bisa keluar dari pabrik. Belum ada konfirmasi jelas dari Mercury JaPan, tapi jalur pemesanan dipastikan dibuka bulan ini dengan waktu produksi dimulai November mendatang.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh マーキュリーエンタープライズ (@mercury_japan)

Lantas berapa harganya? Lagi-lagi belum ada konfirmasi jelas. Namun diduga tak murah sekitar $ 9.300 atau Rp 139 jutaan, dan ini tidak dilengkapi garansi. Selain banderolnya yang lumayan, untuk mendapatkannya kemungkinan bakal tak mudah. Lantaran Mercury Japan lebih memprioritaskan kalangan yang berkecimpung di dunia balap atau motorsport. Mengingat jantung mekanis tersebut cukup populer di kalangan tersebut karena performa dan ukurannya yang kompak. Tapi bukan berarti menutup peluang bagi konsumen biasa.

Program pembuatan komponen lama untuk model-model ikonik sebenarnya pernah dilakukan Nissan. Bahkan terbilang sering. Dimulai sejak 2017 lalu, ketika pabrikan asal jepang ini memproduksi suku cadang untuk Skyline R32 GT-R. Setahun kemudian diikuti produksi ulang spareparts untuk GT-R generasi R33 dan R34.
(MUHAMMAD HAFID / WH)

Baca Juga:

Sumber: Carscoops

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Nissan Pilihan

  • Upcoming

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Road Test

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Review
  • Artikel Feature