McLaren Kenalkan SUV Pertamanya untuk Ikuti Kejuaraan Off-Road Mobil Listrik

McLaren Extreme E

WOKING, Carvaganza – McLaren resmi memperkenalkan model SUV pertama yang mereka buat, yang selama ini mereka bantah akan produksi. SUV listrik berwarna oranye McLaren perkenalkan bukan untuk menjadi model produksi jalan raya, melainkan sebagai mobil balap Extreme E. Mobil ini akan menjadi andalan mereka di Extreme E mulai tahun depan.

SUV balap bertenaga listrik murni ini dinamakan sebagai Odyssey 21, untuk turun di kejuaraan off-road mobil listrik yang baru diluncurkan tahun ini. Untuk menegaskan identitas pabrikan, McLaren memberikan pulas warna Papaya Orange di atas warna hitam pada Odyssey 21.

McLaren menjadi satu dari tiga  pabrikan otomotif ternama yang ikut meramaikan Extreme E. Pada musim perdana yang sedang berlangsung saat ini, Hummer EV dan ABT Cupra XE menjadi tim pabrikan peserta kejuaraan ini. Beberapa nama besar di dunia motorsport juga ikut hadir seperti Nico Rosberg dan Lewis Hamilton yang menurunkan tim, sedangkan pembalap kawakan yang ikut serta seperti Sebastien Loeb, Carlos Sainz Sr., Stephane Sarrazin, dan Mattias Ekstrom.

McLaren Extreme E

Selain mengungkap mobil balap, McLaren juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan pembalap keduanya di tim. setelah sebelumnya menunjuk Tanner Foust yang tenar di ajang reli di Amerika, pembalap kedua yang ditunjuk McLaren adalah Emma Gilmour. Diumumkannya Gilmour menambah jajaran wanita pembalap di kejuaraan ini menyusul Jutta Kleinschmidt, Laia Sainz, Catie Munnings, Mikaela Ahlin-Kottulinsky, Molly Taylor, Sara Price, Christine Gz, Cristina Gutierrez, dan juara W Series Jamie Chadwick.

Baca Juga: Bos Motorsport Porsche Kasih Sinyal Positif Masuk ke F1 Mulai 2026

Meski namanya cukup asing di kalangan penggemar motorsport umum, Gilmour punya rekam jejak yang cukup impresif. Dirinya adalah wanita pertama yang berhasil memenangkan seri di New Zealand Rally Championship. Lalu Gilmour juga memenangkan gelar FIA Women in Motorsport dan seleksi QMMF cross-country rally.

“Kami bangga bergabung dengan Yang Mulia untuk mengumumkan Emma Gilmour sebagai pembalap wanita pertama untuk McLaren Racing. Emma melengkapi jajaran pembalap kami yang menarik dan kompetitif bersama Tanner Foust untuk musim pertama Extreme E,” kata CEO McLaren, Zak Brown.

“Dia adalah pemenang balapan dan telah membuktikan dirinya tahun ini di Extreme E bersama latar belakang yang luas di off-road kompetitif di berbagai seri balap di seluruh dunia. Sudah sepantasnya pembalap Wanita pertama kami berasal dari Selandia Baru tempat pendiri kami Bruce McLaren berasal.”

Extreme E

Pengalaman pabrikan asal Woking, Inggris ini dalam hal elektrifikasi akan diteruskan ke ajang balap. Sebelumnya McLaren pernah memproduksi supercar berteknologi hybrid, lewat P1 dan yang terbaru Artura. Bahkan, McLaren juga menjadi supplier baterai untuk seluruh mobil Formula E, baik mobil generasi pertama maupun generasi kedua. Bahkan di Formula 1, keunggulan McLaren sebagai pabrikan kawakan juga dibuktikan lewat sistem hybrid yang diterapkan.

Selain menjadi ajang off-road pertama yang akan diikuti oleh McLaren, Extreme E adalah kejuaraan mobil listrik yang juga dikelola oleh Alejandro Agag. Nama Agag tidak asing karena selama ini telah menggawangi balap Formula E yang kini statusnya sudah menjadi kejuaraan dunia.
WAHYU HARIANTONO

Baca Juga: Mercedes-Benz Rilis E-Class Facelift dan S-Class CKD di Star Expo 2021

Sumber: Carscoops

Mobil Mclaren Pilihan

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya