Boss VW Tolak Transisi Kendaraan Listrik Secara Bertahap dan Perlahan

CEO VW Group Herbert Diess

WOLFSBURG, Carvaganza – Iklim industri otomotif global belakangan mengalami perubahan yang cukup signifikan. Salah satunya adalah isu perpindahan kendaraan konvensional ke kendaraan listrik secara masif. Hal tersebut juga didorong oleh beberapa regulasi di beberapa negara yang mewajibkan produsen mobil tidak lagi diijinkan untuk memproduksi kendaraan dengan emisi.

Namun di samping itu, banyak pihak juga yang mengingatkan bahwa perpindahan teknologi mesin pembakaran internal ke mobil listrik harus dilakukan secara bertahap. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi Volkswagen. Menurut CEO Volkswagen Herbert Diess jika transisi ke kendaraan listrik terlalu lambat maka produsen mobil Jerman tersebut diperkirakan akan kehilangan 30.000 tenaga kerja.

VW ID4 T

Pandangan tersebut juga sempat disampaikan pada rapat dewan pengawas pada September 2021 lalu. Ia menyatakan bahwa persaingan di pasar Jerman ini diisi oleh kendaraan listrik seperti Tesla, sehingga perusahaan perlu mempercepat transisi ke kendaraan listrik untuk mengimbangi persaingan tersebut.

Selain itu, dikutip dari website Carscoop.com bahwa Tesla berencana untuk memproduksi 500.000 mobil setiap tahun di fasilitasnya di Berlin dengan 12.000 karyawan. Kemampuan produksi Tesla tersebut dibandingkan dengan fasilitas pabrik yang dimiliki VW di Wolfsburg yang memproduksi 700.000 kendaraan tiap tahun dengan dukungan 25.000 karyawan.

“Tidak diragukan lagi bahwa kami harus mengatasi daya saing pabrik kami di Wolfsburg mengingat pendatang baru di pasar. Tesla menetapkan standar baru untuk produktivitas dan skala di Grunheide, tempat di mana terletak Berlin Gigafactory Tesla. Perdebatan sekarang sedang berlangsung dan sudah ada banyak ide bagus. Tidak ada skenario konkret,” kata CEO Volskwagen Herbert Diess.

VW ID3 Hatchback

Berbeda dengan juru bicara Volskwagen, Michael Manske, menyatakan bahwa pengurangan 30.000 tenaga kerja seperti yang disebut Diess sangat tidak masuk akal dan tidak berdasar. Namun Manske mengamini bahwa sedang terjadi persaingan yang cukup ketat di pasar otomotif Jerman dan VW harus meresponnya dengan langkah serius.

Sementara itu, pabrik VW di Wolfsburg yang memiliki tenaga kerja mencapai 50.000 karyawan, tidak memproduksi kendaraan listrik satu pun. VW ID4 yang merupakan salah satu kendaraan listrik yang paling populer malah diproduksi di Tennesse, AS dan ditujukan untuk pasar Amrik.

Pabrik VW di Wolfsburg sendiri akan mulai memproduksi kendaraan listrik pada 2026 mendatang. Model pertamanya adalah Project Trinity. Mobil ini akan memiliki arsitektur yang dipesan lebih dahulu dan menampilkan powertrain dan teknologi baterai yang lebih canggih daripada yang digunakan VW saat ini. Selain itu, VW juga akan menyematkan teknologi otonom Level 4 yang lebih canggih dan responsif untuk Project Trinity. (ALVANDO NOYA/EK)

Sumber: carscoop.com

Baca juga: Bocor! Begini Tampang Baru All New Toyota Avanza / Veloz Luar Dalam

Mobil Volkswagen Pilihan

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Road Test

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Artikel Feature